Profil Resimen Pelopor, Pasukan Elit Polri Tempat Bharada E Bernaung Jadi Pelatih

Farah Nabilla

Kamis, 14 Juli 2022 | 07:51 WIB
Profil Resimen Pelopor, Pasukan Elit Polri Tempat Bharada E Bernaung Jadi Pelatih
Ilustrasi Penembak Jitu Resimen Pelopor. (pixabay.com//97820)

Suara.com - Bharada E yang terlibat dalam kasus polisi tembak polisi di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu diketahui merupakan penembak nomor satu di Resimen Pelopor Korps Brimob. Ia dikenal piawai memegang senjata api. Ternyata bukan hanya sebagai anggota, Bharada E juga merupakan salah satu pelatih di Resimen Pelopor tersebut.

Kesatuan apakah Resimen Pelopor tersebut? Namanya seakan masih asing di masyarakat. Untuk menjawab pertanyaan itu, berikut adalah profil dari Resimen Pelopor.

Profil Resimen Pelopor

Resimen Pelopor dibentuk pada 1961, ketika Kepolisian Republik Indonesia (polri) dipimpin oleh Kapolri Soekarno Djoyonegoro.

Resimen Pelopor atau disingkat Men-Por merupakan pasukan elit kepolisian yang dianggap paling mematikan di banding pasukan lainnya saat itu.

Pasukan elit Men-Por ini merupakan pasukan yang lahir dari Brigade Mobil (Brimob). Pembentukan Resimen Pelopor adalah buah dari keinginan Presiden Soekarno saat itu, yang menghendaki nama Indonesia bagi satuan-satuan TNI?Polri.

Di masa itu, Men-Por memiliki senjata yang khas dan mencadi ciri resimen ini, yakni AR-15.

Kiprah Resimen Pelopor

Sebagai pasukan elit, anggpta Resimen Pelopor dibentuk dan digembleng dengan latihan militer khusus agar tanggunh di berbagai medan tempur.

baca juga

Salah satu penugasan yang pernah diterima anggota Men-Por adalah ketika menyusup ke Irian Barat/Papua, dan menjadi bagian dari Komando Trikora.

Pasukan elit ini berhasil mendarat di Fak-Fak pada Mei 1962 dan terlibat pertempuran dengan pasukan Angkatan Darat Beland disana.

Pada 1964, ketika hubungan Indonesia dengan Malaysia sedang memanas, pasukan Resimen Pelopor ditugaskan dalam konfrontasi dengan negeri jiran tersebut.

Ketika itu, Resimen Pelopor ditugaskan untuk menyusup secara senyap ke pedalaman hutan tripos Kalimantan, untuk menyerang patrol lawan. Semua identitas anggota Resimen Pelopor pun disamarkan, mengingat misi yang mereka jalankan sangat rahasia.

Akibat serangan yang dilakukan oleh Resimen Pelopor, Malaysia akhirnya terpaksa meminta bantuan Inggris dan Australia. Untuk menghadapi Resimen Pelopor, Inggris sampai menurunkan dua pasukan elitnya, yakni SAS dan Gurkha Regiment.

Seakan tak cukup kuat untuk menghadapi Resimen Pelopor, dua pasukan elit Inggris tersebut masih mendapatkan bantuan pasukan elit dari Australia dan Selandia Baru.

Pertempuran itu berjalan dengan sengit, sehingga mengakibatkan 200 orang dari pasukan gabungan Inggris tewas.

Namun tak sedikit pula anggota TNI yang gugur dalam pertempuran itu. Peristiwa itu lalu membuka mata sunia tentang kekuaran militer yang dimiliki Indonesia.

Resimen Pelopor dibubarkan

Setelah kejatuhan Presiden Soekarno dan digantikan oleh Presiden Soeharto, Resimen Pelopor dibubarkan pada 1972 dengan berbagai alasan.

Namun pada 1975 mantan anggota pasukan Resimen Pelopor dimobilisasi dan dimasukkan dalam pasukan khusus Detasemen Alap-alap ketika persiapan Operasi Seroja di Timor-Timur.

Namun kemampuan pasukan Men-Por suda berkurang, sebab setelah dibubarkan pada 1972, sejumlah anggotanya kembali bertugas sebagai polisi umum dan tida pernah berlatih kembali.

Alhasil, banyak mantan anggota Men-Por yang gugur dalam pertempuran Operasi Seroja di Timor-Timur. Dan seiring berjalannya waktu, keberadaan Resimen Pelopor mulai dilupakan banyak orang.

Resimen Pelopor Masa Kini

Mengutip laman resmi Korps Brimob, disebutkan bahwa saat ini Resimen Pelopor adalah Satuan Pelaksana Utama yang berada di bawah Korps Brimob Polri.

Salah satu tugas yang diberikan kepada Resimen Pelopor adalah membina dan meningkatkan kemampuan anggota kepolisian.

Selain itu, Resimen Pelopor juga bertugas mengerahkan kekuatan Satuan atas perintah Kakor Brimob, dengan tugas dan fungsi menyelenggarakan fungsi penindakan massa dan lawan insurjensi, agar terwujudnya keamanan dalam negeri.  

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Independen Selidiki Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Ferdy Sambo

Komnas HAM Independen Selidiki Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Ferdy Sambo

Kalbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 22:33 WIB

Minta Kasus Penembakan Diungkap Transparan, Keluarga Almarhum Brigadir J: Banyak Kejanggalan

Minta Kasus Penembakan Diungkap Transparan, Keluarga Almarhum Brigadir J: Banyak Kejanggalan

Kalbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 22:12 WIB

Ketua RT Rumah Ferdy Sambo Kesal Tak Dapat Laporan Terkait Polisi Tembak Polisi: Saya Ini Jenderal

Ketua RT Rumah Ferdy Sambo Kesal Tak Dapat Laporan Terkait Polisi Tembak Polisi: Saya Ini Jenderal

Kalbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 21:23 WIB

Ikut Usut Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM: Kami Bukan Tim Khusus Bentukan Kapolri

Ikut Usut Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM: Kami Bukan Tim Khusus Bentukan Kapolri

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 20:52 WIB

Profil Bharada E yang Tembak Brigadir J, Penembak Nomor 1 dan Instruktur Vertical Rescue

Profil Bharada E yang Tembak Brigadir J, Penembak Nomor 1 dan Instruktur Vertical Rescue

Selebtek | Rabu, 13 Juli 2022 | 19:08 WIB

Bharada E Tembak Brigadir J hingga Tewas, Komnas HAM Tunggu Penjelasan Polri

Bharada E Tembak Brigadir J hingga Tewas, Komnas HAM Tunggu Penjelasan Polri

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 18:27 WIB

Diajak Masuk Tim Khusus Kasus Polisi Tembak Polisi, Komnas HAM Masih Tunggu Penjelasan dari Polri

Diajak Masuk Tim Khusus Kasus Polisi Tembak Polisi, Komnas HAM Masih Tunggu Penjelasan dari Polri

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 18:21 WIB

Ketua MPR Ajak Masyarakat Mengambil Hikmah Kasus Penembakan Bharada E: Jangan Berlebihan Menjustifikasi

Ketua MPR Ajak Masyarakat Mengambil Hikmah Kasus Penembakan Bharada E: Jangan Berlebihan Menjustifikasi

Kalbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 18:18 WIB

Prihatin, Bamsoet Minta Publik Percayakan Kasus Polisi Tembak Polisi ke Polri

Prihatin, Bamsoet Minta Publik Percayakan Kasus Polisi Tembak Polisi ke Polri

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 18:14 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×