Mengenal Pistol Glock 17 yang Dipakai Bharada E Untuk Menembak Brigadir J

Farah Nabilla

Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:04 WIB
Mengenal Pistol Glock 17 yang Dipakai Bharada E Untuk Menembak Brigadir J
Menilik Pistol Glock 17 Yang Dipakai Bharada E (buinger.com)

Suara.com - Baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E yang terjadi pada Jumat, (08/07/2022) lalu masih dalam tahap penyelidikan.

Sampai saat ini, penyebab adanya baku tembak ini masih menjadi misteri dan menimbulkan banyak kontroversi. Salah satunya adalah penggunaan senjata yang digunakan Bharada E untuk membela diri sampai menyebabkan Brigadir J meninggal dunia. Lantas, apa jenis pistol yang digunakan oleh Bharada E?

Tim kepolisian pun mengungkap bahwa senjata yang digunakan oleh Bharada E adalah pistol jenis Glock 17.

Spesifikasi Pistol Glock 17

Pistol jenis ini berasal dari bahan polymer ringan dan diproduksi di Austria. Pistol ini juga merupakan jenis pistol semi-otomatis sehingga menjadi andalan para anggota kepolisian sebagai senjata mereka.

Pistol ini juga memiliki kapasitas magasin (penyimpanan peluru) sebanyak 17 peluru. Peluru yang digunakan dalam pistol ini berukuran 9 mm sehingga termasuk ringan. Pistol Glock 17 ini bahkan masuk dalam jajaran senjata terpopuler dari tim kepolisian dan militer dunia karena desainnya yang dinamis dan cukup cekatan dalam menyiapkan peluru setelah dikongkang sehingga banyak digunakan di belahan dunia manapun.

Bahkan, Polri menyebut bahwa pistol ini merupakan standar senjata dari Polri (senjata organik) dan hampir dimiliki oleh semua anggota Polri. Pistol ini juga masuk dalam kategori senjata standar dalam urusan pengamanan suatu acara atau kegiatan yang memerlukan pengawasan dari anggota Polri.

Namun, kepemilikan senjata pistol Glock 17 ini menuai tanda tanya besar terutama dari para petinggi negara. Pada dasarnya, pistol ini memang dimiliki oleh para perwira Polri. Namun ternyata pistol ini berada di tangan seorang anggota yang bukan sekelas perwira. Hal ini juga diungkap salah satu legislator dari PDIP, Trimedya Panjaitan yang secara terang-terangan mempertanyakan soal kepemilikan senjata ini.

Ia mengungkap bahwa pistol ini tidak bisa digunakan dan dimiliki sembarang anggota Polri, apalagi Bharada E diketahui baru empat tahun menjalani karir sebagai seorang polisi.

baca juga

"Tolong pak dilihat peraturan Kapolri, benar nggak Bharada E dia menggunakan Glock? Pantas nggak dia pakai Glock?" ungkap Tri kepada media pada Kamis, (14/07/2022) kemarin.

Bukan hanya itu, dari tangan Bharada E, pihak kepolisian mengungkap bahwa kapasitas magasin dari pistol Glock 17 yang digunakan Bharada E tersebut, tersisa hanya ada 12 peluru yang berarti ada 5 peluru yang keluar untuk menembaki Brigadir J hingga Brigadir J harus kehilangan nyawa. Kejadian ini juga membuat Bharada E disebut sebagai "penembak jitu".

Kejanggalan atas kepemilikan senjata ini ternyata mengundang reaksi dari para warganet yang juga bertanya tanya soal kepemilikan senjata anggota Polri yang tidak sesuai dengan pangkatnya tersebut. 

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR: Latar Belakang Tewasnya Brigadir J Harus Diusut Tuntas karena Penuh Misteri

Anggota DPR: Latar Belakang Tewasnya Brigadir J Harus Diusut Tuntas karena Penuh Misteri

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 11:45 WIB

Dua Wartawan Diduga Diintimidasi saat Meliput Kasus Penembakan Brigadir J, Polisi: Jangan Menduga-duga

Dua Wartawan Diduga Diintimidasi saat Meliput Kasus Penembakan Brigadir J, Polisi: Jangan Menduga-duga

Kalbar | Jum'at, 15 Juli 2022 | 06:00 WIB

Usut Kematian Brigadir J, Komnas HAM Pastikan Bekerja Secara Independen

Usut Kematian Brigadir J, Komnas HAM Pastikan Bekerja Secara Independen

Video | Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:00 WIB

Kata Polri soal Dugaan Intimidasi Jurnalis saat Meliput Kasus Penembakan Brigadir J

Kata Polri soal Dugaan Intimidasi Jurnalis saat Meliput Kasus Penembakan Brigadir J

Riau | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:28 WIB

Komnas HAM sebut Kasus Polisi Tembak Polisi Berdampak pada Masyarakat, Polri Diminta Transparan

Komnas HAM sebut Kasus Polisi Tembak Polisi Berdampak pada Masyarakat, Polri Diminta Transparan

Kalbar | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:23 WIB

KontraS Endus Upaya Menutup Fakta-fakta dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

KontraS Endus Upaya Menutup Fakta-fakta dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

Purwokerto | Kamis, 14 Juli 2022 | 20:31 WIB

Pria Berambut Cepak Intimidasi Wartawan Saat Liput Rumah Irjen Ferdy Sambo, Foto dan Video Dihapus Paksa

Pria Berambut Cepak Intimidasi Wartawan Saat Liput Rumah Irjen Ferdy Sambo, Foto dan Video Dihapus Paksa

Bekaci | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:30 WIB

Buntut Penembakan Brigadir J, Tagar Misteri Baku Tembak Jadi Trending, Publik Singgung Soal Tragedi KM 50

Buntut Penembakan Brigadir J, Tagar Misteri Baku Tembak Jadi Trending, Publik Singgung Soal Tragedi KM 50

Bekaci | Kamis, 14 Juli 2022 | 20:05 WIB

Meliput di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, 2 Jurnalis Diintimidasi, Rekaman Dihapus

Meliput di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, 2 Jurnalis Diintimidasi, Rekaman Dihapus

Sumut | Kamis, 14 Juli 2022 | 20:01 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×