Pengakuan Jemaah Haji Taruh Zamzam di Bagasi: Mau Coba-coba

Ruth Meliana Dwi Indriani, Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 16 Juli 2022 | 10:41 WIB
Pengakuan Jemaah Haji Taruh Zamzam di Bagasi: Mau Coba-coba
Petugas masih menemukan air zamzam dalam koper bagasi jamaah haji yang akan pulang ke Tanah Air (ANTARA/HO.MCH2022)

Suara.com - Temuan zamzam masih terlihat di beberapa bagasi jemaah haji Indonesia. Ternyata sejumlah jemaah haji 2022 ingin mencoba peruntungan.

Salah seorang jemaah haji Indonesia yang enggan disebutkan namanya mengaku memasukkan air zamzam kemasan di bagasi lantaran ingin coba-coba.

"Kita itu lihat yang dulu-dulu pada bisa, makanya kita mau coba-coba juga," tutur jemaah haji tersebut saat ditemui di Al Kiswah Tower, Sektor 4 Jarwal, Makkah, Jumat (15/7/2022).

Jemaah haji tersebut mencoba peruntungan. Botol zamzam pun dikemas dengan segala macam cara dan bentuk. Tujuannya cuma satu: agar lolos dalam proses skrining.

Diketahui, jemaah haji kebanyakan memasukkan air zamzam dalam kemasan botol 330 mililiter (ml) ke koper bagasi. Mereka lalu membungkus air zamzam dengan lakban agar tidak ketahuan.

"Kalau lolos ya alhamdulillah, kalau enggak ya belum rezeki," sambungnya.

Tak cuma itu, ada juga jamaah haji yang mencoba membawa air zamzam di tas tentengan. "Saya bawa 2 botol 300 ml dan 2 botol 600 ml. Kalau emang enggak boleh (bawa air zamzam) ya ditinggal," urainya.

Sementara itu, petugas terus menggencarkan sosialisasi bagi jemaah agar tidak membawa air zamzam. Batas maksimal bagasi 32 kilogram juga selalu disampaikan.

“Alhamdulillah sosialisasi terus dilakukan. Pengalaman kloter pertama kemarin jadi bahan evaluasi. Hari ini semoga sudah tidak ada lagi jemaah yang nekat bawa zamzam,” kata Ketua Kloter 2 Padang (PDG 2) Amar Akbar.

baca juga

Ketua Sektor 4 Ahmad Ridani mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada ketua kloter agar menyampaikan ke jamaahnya untuk tidak membawa air zamzam ke koper bagasi.

"Mau bagaimana pun juga mereka mengemas air zamzam akan ketahuan juga saat masuk mesin x-ray dan itu akan dikeluarkan. Nah ini daripada itu menghambat proses perjalanan koper ke bandara, lebih baik sekarang dikeluarkan," tegasnya.

Larangan membawa zamzam

Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan PPIH Daerah Kerja Bandara, Edayati Dasril berharap nantinya akan semakin sedikit temuan air zamzam di dalam koper bagasi jamaah.

Edayati mengatakan, pihaknya mengaku terus melakukan sosialisasi sejak dari tanah air bahwa tidak diperbolehkan membawa air zamzam di dalam bagasi tercatat.

"Ini based on safety regulation dari maskapai. Sesuai aturan GACA jamaah haji tidak boleh membawa air zamzam di dalam bagasi tercatat," pesan Edayati.

"Mereka akan terhimpit satu dengan yang lain dan kemungkinan besar akan pecah lalu merembes sehingga akan menyebabkan kabel-kabel di bawah pesawat itu akan terganggu," jelasnya.

Ditegaskan Eda, larangan membawa air zamzam di dalam bagasi tercatat bukan keinginan Kementrian Agama dan pemerintah. Namun ia juga tidak menyalahkan jamaah haji yang punya keinginan tinggi membawa air zamzam karena dianggap hadiah paling tinggi untuk dibawa ke tanah air.

"Penerbangan kita itu cukup lama, kalau ke Jakarta saja butuh waktu kurang lebih 9 jam, ke Solo sekitar 10 jam, ke Makasar sampai 12 jam. Jadi ini berpotensi pecah dan merembes yang bisa membahayakan penerbangan. Kami tetap mengacu kepada aturan keselamatan dan keamanan penerbangan," tegasnya.

Menurut Eda, kalau pun nanti di dalam pemeriksaan X-ray ternyata ada air zamzam yang lolos di dalam bagasi, maka nantinya di General Investigation Directorate (GID) akan tetap ditemukan.

"Kalau nanti dalam sampling antara 5 sampai 10 bagasi ternyata ditemukan air zamzam, maka satu truk itu akan dibawa lagi ke Airgate untuk dibersihkan kembali. Ini akan berakibat pada delay pesawat karena protap kami 12 jam sebelum terbang seluruh bagasi jamaah sudah di-upload di dalam pesawat," ucapnya.

Padahal, tegas Eda, air zamzam untuk jamaah haji Indonesia sudah disiapkan seberat 5 liter dan telah berada di asrama haji embarkasi.

"Sehingga jamaah tidak perlu repot-repot lagi membawa zamzam. Berbeda dengan negara lainnya yang tidak memfasilitasi pengiriman air zamzam nya," tutur Eda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tambahan Jatah Zamzam, Ini Kata Menag

Soal Tambahan Jatah Zamzam, Ini Kata Menag

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 10:27 WIB

Lelah Pascaarmuzna, Jemaah Diimbau Sesuaikan Aktivitas

Lelah Pascaarmuzna, Jemaah Diimbau Sesuaikan Aktivitas

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:33 WIB

Kata Menag soal Bocoran Kuota Haji 2023

Kata Menag soal Bocoran Kuota Haji 2023

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 20:42 WIB

Keluhan Menag Yaqut soal Biaya Masyair Jomplang dengan Fasilitas

Keluhan Menag Yaqut soal Biaya Masyair Jomplang dengan Fasilitas

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 20:37 WIB

Menag Yaqut Soroti Toilet untuk Jemaah Haji Laki-laki dan Perempuan

Menag Yaqut Soroti Toilet untuk Jemaah Haji Laki-laki dan Perempuan

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 20:34 WIB

Ketahuan Bawa Air Zamzan Saat Hendak Pulang ke Tanah Air, Ratusan Koper Jemaah Haji Asal Indonesia Dibongkar Lagi

Ketahuan Bawa Air Zamzan Saat Hendak Pulang ke Tanah Air, Ratusan Koper Jemaah Haji Asal Indonesia Dibongkar Lagi

Sumbar | Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Malang | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:20 WIB

5 Bahan Alami Penghilang Bau Kulkas yang Ampuh dan Aman untuk Makanan

5 Bahan Alami Penghilang Bau Kulkas yang Ampuh dan Aman untuk Makanan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Tren Desain Ruang Kerja: Nyaman dan Dorong Produktivitas Karyawan

Tren Desain Ruang Kerja: Nyaman dan Dorong Produktivitas Karyawan

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Urutan Pemakaian Essence Pagi dan Malam Hari yang Benar, Jangan Sampai Terbalik!

Urutan Pemakaian Essence Pagi dan Malam Hari yang Benar, Jangan Sampai Terbalik!

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Parfum Cepat Hilang saat Cuaca Panas? Begini Cara agar Wanginya Awet

Parfum Cepat Hilang saat Cuaca Panas? Begini Cara agar Wanginya Awet

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Promo Cicilan iPhone 18 dari BRI di Urban Republic, Dapatkan Diskon Rp3 Juta

Promo Cicilan iPhone 18 dari BRI di Urban Republic, Dapatkan Diskon Rp3 Juta

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Sempat Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Sempat Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Golkar Kunci Dukungan Capres 2029 untuk Prabowo, Cawapres Ditentukan Nanti

Golkar Kunci Dukungan Capres 2029 untuk Prabowo, Cawapres Ditentukan Nanti

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Berapa Lama Proses Jadinya SKCK Online?

Berapa Lama Proses Jadinya SKCK Online?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×