'Rahasia' Kloter SUB 7, Nol Zamzam di 450 Bagasi

Ruth Meliana Dwi Indriani, Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:54 WIB
'Rahasia' Kloter SUB 7, Nol Zamzam di 450 Bagasi
Januardi Syafri (kiri), Akhmad Sururi (kanan). [Dok. MCH 2022]

Suara.com - Kloter SUB 7 dianggap menjadi kelompok paling tertib terkait zamzam di bagasi. Ada 450 koper dan tidak satupun zamzam ditemukan di koper. Hal ini tak lepas dari sosok Akhmad Sururi.

Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daerah Kerja (Daker) Bandara Edayanti Dasril mengatakan kunci dari kesuksesan pria asal Bangkalan, Madura, itu adalah pendekatan personal terhadap para jemaahnya.

Edayanti mengatakan Akhmad Sururi banyak menghabiskan waktu dengan jemaah haji untuk ngobrol sembari melakukan edukasi. Yang dilakukan oleh Akhmad Sururi adalah menghilangkan dinding pembatas antara jemaah dan ketua kloter.

"Beliau punya personal approach. Jadi beliau banyak menghabiskan waktunya dengan jemaah. Jadi dalam setiap kesempatan, beliau selalu menunjukkan foto atau video yang kita buat terkait dengan barang bawaan. Beliau mengedukasi luar biasa," ujar Edayanti.

Nggak cuma itu, bahkan selepas salat berjamaah hingga makan, Akhmad Sururi tak henti ngobrol serta berbaur dengan jemaah sekaligus mengedukasi terkait aturan-atura yang ada.

"Tapi pada posisi lagi salat berjamaah selepas salat beliau mengedukasi, atau mungkin pada saat makan dia mengedukasi. dan itu tidak lelah dia lakukan sejak datang hingga pulang," terang Edayanti.

Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Akhmad Sururi dalam mengedukasi jemaah. Salah satunya yakni membuat jadwal edukasi per rombongan. Lokasinya di lorong maupun musala hotel.

Selain itu, Akhmad Sururi juga membangun komitmen jemaah SUB 7 untuk tidak membawa zamzam, baik di koper besar maupun kabin. Akhmad Sururi juga tak lelah menyapa jemaah di kamar dan memberikan petunjuk cara packing yang benar.

Melalui KBIHU, Akhmad Sururi juga menyiapkan timbangan untuk memastikan bobot koper di kisaran 20 hingga 25 kilpgram. Terkait bagasi, Akhmad Sururi juga menaruh koper besar dan menatanya per rombongan.

baca juga

Selain dari Edayanti, kesuksesan edukasi Akhmad Sururi juga diapresiasi Saudi Airlines. Melalui video Youtube, Marketing and Government Relation Manager Januardi Syafri melontarkan apresiasinya.

"Kami dari tim supporting team Saudi Sirlines, saya secara pribadi, berterima kasih karena kami nilai bisa mengedukasi jemaah kloter SUB 7 terkait bagasi," ujar Januardi.

Januardi mengatakan apa yang dilakukan oleh Akhmad Sururi perlu untuk ditiru oleh kloter lainnya. "Cukup bagus dan sangat disiplin dan perlu ditiru bagaimana Akhmad Sururi mengedukasi jemaahnya," terang Januardi.

Kloter paling 'bersih'

SUB 7 diklaim sebagai kloter yang paling tertib soal zamzam di bagasi. Tercatat, ada 450 jemaah di kloter tersebut. Hebatnya, tidak ada temuan zamzam di koper mereka, baik dari city check-in maupun pemeriksaan x-ray di Jeddah Management Company (JMC).

Prestasi tersebut dilontarkan oleh Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daerah Kerja (Daker) Bandara, Edayanti Dasril, saat ditemui di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Dia sangat terkejut dengan kloter itu.

"Alhamdulillah, saya surprise. Ada satu kloter yang sejak awal dari pemeriksaan di hotel, JMC hingga remote area itu Surabaya 7. Ada 450 (jemaah), berarti ada 450 koper zero zamzam alias tidak ada temuan zamzam," kata Edayanti.

Pun demikian saat penimbangan bagasi. Bagasi untuk Surabaya memang spesial. Hanya embarkasi Surabaya yang mendapatkan jatah bagasi maksimal 28 kilogram. Sementara, embarkasi lain memiliki jatah bagasi hingga maksimal 32 kilogram.

"Saat penimbangan barang bagasi, itu tidak ada yang lebih angka 25 kilogram. Padahal, mereka diberikan kesempatan sampai 28 kilogram,"ujar Edayanti dengan mata berbinar-binar.

Ternyata kuncinya di Ketua Kloter SUB 7. Namanya Akhmad Sururi, asal Bangkalan, Madura. Dia mengedukasi ke jemaah bahwa batas maksimal bagasi 25 kg. Sebab, lanjut Edayanti, dia mengetahui bagasi jemaah tidak akan sampai 25 kg.

"Edukasi dari Pak Sururi ini bahwa batas maksimal 25 kg karena dia tahu pasti jemaah hajinya tidak akan 25 kg. Jadi kalaupun sampai 28 kg, minimal masih di bawah under 28 kilo gitu. Strateginya cukup bagus," terang Edayanti.

Edayanti pun meminta agar Akhmad Sururi diberikan apresiasi dalam bentuk apapun karena telah membantu meringankan pekerjaan petugas dalam mengedukasi jemaah, terutama terkait muatan zamzam di bagasi.

"I don't know how to say thank you ke Pak Akhmad Sururi. Saya akan coba ngomong dengan pimpinan bahwa beliau harus diapresiasi. Dia bisa dijadikan contoh atau mungkin ada apresiasi tertentu," terang Edayanti.

Pun Edayanti berharap agar ada orang seperti Akhmad Sururi yang menggunakan pendekatan personal sekaligus meruntuhkan sekat antara ketua kloter dan jemaah sehingga lebih mudah ketika melakukan sosialisasi terkait apapun.

"Semoga ini bisa ditiru oleh sisa kloter yang belum terbang, baik lewat Jeddah maupun Madinah. Ini menjadi bukti bahwa sosialisasi sebetulnya kalau dilakukan dengan tepat itu bisa berhasil," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Dilarang, Jemaah Haji Masih Ada yang Kedapatan Bawa Air Zamzam dalam Koper Bagasi

Meski Dilarang, Jemaah Haji Masih Ada yang Kedapatan Bawa Air Zamzam dalam Koper Bagasi

Kaltim | Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:23 WIB

Jemaah Haji Sakit Mulai Dievakuasi ke Madinah

Jemaah Haji Sakit Mulai Dievakuasi ke Madinah

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:20 WIB

67 Jemaah Wafat di Hari ke-49 Operasional Haji

67 Jemaah Wafat di Hari ke-49 Operasional Haji

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:16 WIB

Nyaris 'Kecolongan' 4 Jeriken Zamzam, Tiga Bagasi Jemaah Dibongkar di Bandara

Nyaris 'Kecolongan' 4 Jeriken Zamzam, Tiga Bagasi Jemaah Dibongkar di Bandara

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:09 WIB

Kloter 11 Diklaim Pemegang Rekor Temuan Zamzam JKG

Kloter 11 Diklaim Pemegang Rekor Temuan Zamzam JKG

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:03 WIB

Salute! Cerita SUB 7, Kloter Paling Tertib soal Zamzam di Bagasi

Salute! Cerita SUB 7, Kloter Paling Tertib soal Zamzam di Bagasi

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 09:58 WIB

Terkini

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB