3 Cara Cek Sertifikat Vaksin: Bisa Lewat Aplikasi, Website dan WA

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 24 Juli 2022 | 08:50 WIB
3 Cara Cek Sertifikat Vaksin: Bisa Lewat Aplikasi, Website dan WA
cara cek sertifikat vaksin covid-19/ pedulilindungi

Suara.com - Sertifikat vaksin menjadi tanda bukti bahwa seseorang sudah melaksanakan vaksin dari dosis pertama sampai ketiga atau booster. Bagaimana cara cek sertifikat vaksin?

Sertifikat vaksin penting karena sudah menjadi syarat bukti untuk ditunjukkan ketika kita memasuki ruang publik dan kalau mau menggunakan alat transportasi umum seperti kereta, pesawat, dan kapal. Kalau Anda belum tahu cara cek sertifikat vaksin, berikut ada tiga cara selain melihatnya melalui aplikasi peduli lindungi. 

1. Melalui Aplikasi PeduliLindungi

Cara cek sertifikat vaksin melalui peduli lindungi adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi
  • Klik menu 'Akun'
  • Klik 'Sertifikat Vaksin'
  • Klik nama yang muncul. Maka, sertifikat vaksin dari dosis pertama hingga ketiga akan muncul.
  • Klik gambar sertifikat vaksin, jika hanya ingin melihatnya, Anda tak perlu mengunduhnya
  • Klik 'Unduh Sertifikat' kalau Anda membutuhkannya dalam bentuk PDF untuk kepentingan tertentu

2. Melalui link https://www.pedulilindungi.id/

Tidak hanya melalui peduli lindungi, Anda juga bisa mengunakan cara cek sertifikat vaksine malalui website di bawah ini: 

  • Buka Google atau aplikasi browser lainnya yang ada di ponsel
  • Masuk ke website PeduliLindungi melalui link https://www.pedulilindungi.id/
  • Klik 'Log In' atau 'Register' yang terletak di pojok kanan atas
  • Log in dengan akun yang dimiliki
  • Klik menu 'Profil' yang berada di pojok kanan atas
  • Klik 'Sertifikat Vaksin', akan muncul sertifikat vaksin sesuai dengan vaksinasi yang sudah Anda laksanakan
  • Jika Anda membutuhkannya untuk suatu kepentingan, Anda bisa unduh sertifikat dengan klik 'Unduh Sertifikat'

3. Chatbot WhatsApp

Kalau tidak bisa instal aplikasi PeduliLindungi, Anda bisa cek sertifikat vaksin Anda melalui chatbot WhatsApp. Kemenkes RI sudah meluncurkan layanan pengaduan remi melalui nomor chatbot WhatsApp.

Layanan ini difokuskan untuk menangani keluhan masyarakat berkaitan dengan sertifikat vaksin COVID-19, status vaksinasi COVID-19, dan lain sebagainya. Layanan ini terbuka selama 24 jam.

baca juga

Silahkan hubungi nomor WhatsApp Kemenkes di 081110500567. Akan muncul 'Menu Utama', silahkan pilih 'Sertifikat Vaksin'. Anda akan diminta untuk memasukkan nomor telepon yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.

Selanjutnya Anda akan menerima 6 digit kode OTP. Ketik 6 digit kode OTP tersebut ke kolom chat. Masukkan nama dan NIK. Akan muncul, sertifikat yang sesuai dengan dosis vaksin yang sudah Anda laksanakan. Kalau Anda membutuhkannya, Anda bisa download sertifikat saat itu juga. 

Demikian tiga cara cek sertifikat vaksin sampai ke tata cara download sertifikat jika diperlukan. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Saja Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?

Siapa Saja Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:19 WIB

Dari 1 hingga 10, Segini Skala Kita Harus Takut Terhadap Varian Omicron BA.5 Kata Pakar

Dari 1 hingga 10, Segini Skala Kita Harus Takut Terhadap Varian Omicron BA.5 Kata Pakar

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:25 WIB

WHO Perbarui Strategi Vaksin Covid-19 Global, Singgung 27 Negara yang Belum Mulai Program Booster

WHO Perbarui Strategi Vaksin Covid-19 Global, Singgung 27 Negara yang Belum Mulai Program Booster

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:30 WIB

3 Cara Download Sertifikat Vaksin Lewat WhatsApp, SMS dan PeduliLindungi

3 Cara Download Sertifikat Vaksin Lewat WhatsApp, SMS dan PeduliLindungi

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 08:21 WIB

Kapan Anak di Bawah 6 Tahun Boleh Dapat Vaksin Covid-19? Ini Kata Kemenkes

Kapan Anak di Bawah 6 Tahun Boleh Dapat Vaksin Covid-19? Ini Kata Kemenkes

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:35 WIB

Kemenkes Pertimbangkan Pemberian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-4

Kemenkes Pertimbangkan Pemberian Vaksin Covid-19 Dosis Ke-4

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 13:34 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×