Tantangan Semakin Berat, Analis: Pemimpin 2024 Nanti Harus Mampu Atasi Krisis

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:08 WIB
Tantangan Semakin Berat, Analis: Pemimpin 2024 Nanti Harus Mampu Atasi Krisis
Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic International Studies (CSIS) Arya Fernandes (kanan) dalam diskusi bertajuk Memaknai Mandat Politik untuk Puan Maharani secara daring, Rabu (27/7/2022). (Tangkap layar Zoom)

Suara.com - Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai calon pemimpin pada 2024 nanti memiliki beban yang begitu berat. Pasalnya, ia melihat ada sejumlah tantangan domestik serta global.

Tantangan yang pertama ialah terkait isu lingkungan yang juga tengah menjadi konsen dari negara-negara di Eropa.

"Ada kebijakan untuk mendorong deforestasi dan kemarin kalau tidak salah negara sejumlah Eropa mengurangi emisi karbon pada 2030," kata Arya dalam diskusi bertajuk Memaknai Mandat Politik untuk Puan Maharani secara daring, Rabu (27/7/2022).

Selain lingkungan, ada pula isu kesehatan di mana pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai. Pandemi Covid-19 belum tuntas, organisasi kesehatan dunia atau WHO mengumumkan adanya wabah cacar monyet.

Di Indonesia sendiri, Arya menyebut kalau pemerintah masih berusaha untuk menurunkan angka stunting.

Di luar isu lingkungan dan kesehatan, Arya mengungkapkan ada isu ekonomi yang mengancam Indonesia. Ia memberikan contoh pada situasi di Inggris di mana inflasi di negara tersebut meningkat lebih tinggi hingga menyebabkan PM Inggris Boris Johnson mengundurkan diri.

Dengan beragam masalah tersebut, Arya menilai calon pemimpin yang menggantikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi nantinya harus benar-benar teruji terutama disaat situasi negara tengah krisis.

"Tantangan ke depan yang akan semakin berat kita butuh calon pemimpin atau pemimpin yang punya misi, yang visioner dan juga tentu pemimpin yang teruji."

"Maksudnya apakah dia dengan situasi itu, bagaimana pemimpin mampu (mengatasi) dalam situasi krisis."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin dan Jajarannya Bakal Merapat, Gerindra-PKB Akan Deklarasi Berkoalisi di Sentul 13 Agustus

Cak Imin dan Jajarannya Bakal Merapat, Gerindra-PKB Akan Deklarasi Berkoalisi di Sentul 13 Agustus

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 14:49 WIB

Rapimnas Gerindra Diundur, Prabowo Bakal Beri Jawaban Maju di Pilpres Sabtu 13 Agustus 2022

Rapimnas Gerindra Diundur, Prabowo Bakal Beri Jawaban Maju di Pilpres Sabtu 13 Agustus 2022

Jabar | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:59 WIB

PKS Senang Habib Rizieq Sudah Bebas, Bakal Digandeng untuk 2024?

PKS Senang Habib Rizieq Sudah Bebas, Bakal Digandeng untuk 2024?

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:18 WIB

Wapres Ma'ruf Minta MUI Tak Perlu Ikut Tentukan Capres

Wapres Ma'ruf Minta MUI Tak Perlu Ikut Tentukan Capres

| Rabu, 27 Juli 2022 | 09:02 WIB

Capres dari Kalangan Militer Dianggap Masih Ideal, Pengamat: Sebuah Keniscayaan Pemilu Kita!

Capres dari Kalangan Militer Dianggap Masih Ideal, Pengamat: Sebuah Keniscayaan Pemilu Kita!

Sumbar | Rabu, 27 Juli 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB