Contoh Khutbah Jumat Bulan Muharram: Memperbanyak Amalan Sunnah

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:07 WIB
Contoh Khutbah Jumat Bulan Muharram: Memperbanyak Amalan Sunnah
Ilustrasi Contoh Khutbah Jumat Bulan Muharram - Jamaah melaksanakan Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, Jumat (20/8/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Suara.com - Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah yang jatuh pada tanggal 30 Juli 2022, umat muslim bisa saling mengingatkan dan saling memperbaiki diri. Muharram dikatakan sebagai bulan yang mulia karena terdapat amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan umat Islam, yaitu berpuasa. Saking mulianya, bahkan Muharram dijuluki sebagai syahrullah alias bulan Allah SWT. 

Pada hari Jumat ini akan dilangsungkan shalat Jumat sehingga tema khutbah "Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah" akan menjadi tema utama yang bisa disampaikan kepada jamaah shalat Jumat. Seperti Apa contoh khutbah Jumat bulan Muharram? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Contoh Khutbah Jumat Bulan Muharram

Jamaah sholat Jumat yang dirahmati oleh Allah SWT,

Seperti halnya tahun masehi, tahun hijriah juga merupakan bagian dari fenomena alam biasa. Secara ringkas, jika kalender masehi mendasarkan penghitungan pada peredaran bumi mengelilingi matahari, maka kalender hijriah mengacu pada peredaran bulan mengelilingi bumi. Karena itulah kita sering mendengar bahwa kalender hijriah disebut pula kalender qamariyah (qamar artinya bulan), sedangkan kalender masehi dikenal dengan sebutan kalender syamsiyah (syams artinya matahari).

Namun demikian, di balik posisinya sebagai fenomena alam tersebut, ada banyak keistimewaan-keistimewaan karena agama memang menjadikannya demikian. Islam telah mengajarkan bahwa ada kelebihan-kelebihan tertentu antara satu bulan dengan bulan yang lainnya dalam kalender hijriah. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat at-Taubah ayat 36: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah SWT adalah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah SWT pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (mulia). Itulah (ketetapan) agama yang lurus".

Ayat tersebut menjelaskan bahwa tidak semua bulan berkedudukan sama, dan dalam Islam ada empat bulan utama di luar Ramadhan, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan juga Rajab.

Karena kemuliaan bulan-bulan itulah, Islam lantas menganjurkan seluruh umat muslim untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai ikhtiar untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat muslim didorong untuk memperbanyak puasa, dzikir, sedekah, serta solidaritas kepada sesama.

Perlu dipahami, bahwa dalam setiap rentang waktu tertentu (hari, pekan, bulan, dan tahun) selalu terkandung bagian waktu yang diistimewakan. Misalnya waktu antara maghrib dan isya, sepertiga malam terakhir, hari Jumat, bulan Ramadhan, bulan Muharram, dan waktu-waktu lainnya. Dalam waktu-waktu spesial itulah pahala akan dilipatgandakan, dosa-dosa bisa dihapus, dan doa-doa kemungkinan besar akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati oleh Allah SWT,

Allah SWT memang telah menganugerahi kita kesempatan-kesempatan emas yang begitu banyak. Allah SWT mengutamakan waktu-waktu tertentu karena hendak memberikan keutamaan pada hamba-hamba-Nya.

Di antara banyak amalan yang sangat dianjurkan di bulan pertama kalender hijriah ini adalah puasa. Di dalam hadits riwayat Ibnu Majah dijelaskan: "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW dan bertanya, ‘Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi menjawab, ‘Puasa di bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram".

Melalui riwayat Ibnu Majah pula, puasa pada hari Asyura (10 Muharram) disebut sebagai bagian dari amalan untuk menghapus dosa-dosa setahun yang sudah lewat. Selain 10 Muharram, puasa juga dianjurkan pada hari-hari lain di bulan Muharram ini.

Selain puasa, amalan lain yang bisa digiatkan adalah meningkatkan solidaritas antar sesama. Kebanyakan umat muslim, utamanya di Indonesia, menjadikan momen Muharram sebagai “lebaran anak yatim” dengan memberikan santunan pada anak-anak yang kehilangan orang tua dan secara ekonomi lemah.

Ada banyak hikmah di bulan Muharram, seperti yang telah diuraikan dalam contoh khutbah Jumat Muharram di atas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW

5 Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 19:47 WIB

Khutbah Jumat Tahun Baru Islam 2022 dan 5 Rekomendasi Topik

Khutbah Jumat Tahun Baru Islam 2022 dan 5 Rekomendasi Topik

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:27 WIB

Khatib Khutbah Wukuf Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan ke Jamaah Haji

Khatib Khutbah Wukuf Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan ke Jamaah Haji

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:43 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB