Pemberian Dosis Penguat Kedua Bagi Nakes Langkah Tepat Lindungi Mereka

Siswanto

Senin, 01 Agustus 2022 | 04:00 WIB
Pemberian Dosis Penguat Kedua Bagi Nakes Langkah Tepat Lindungi Mereka
Sejumlah petugas tenaga kesehatan menjemur pelindung wajah yang telah didekontaminasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). [ANTARA FOTO/M Risyal Hdayat]

Suara.com - Ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman, Yudhi Wibowo, menilai kebijakan pemerintah terkait penyelenggaraan vaksinasi COVID-19 booster atau penguat kedua bagi kalangan tenaga kesehatan merupakan langkah tepat.

"Kebijakan ini sangat tepat, untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi tenaga kesehatan," kata Yudhi, hari ini.

Pengajar di Fakultas Kedokteran Unsoed tersebut mengatakan perlindungan terhadap kalangan nakes sangat penting di tengah peningkatan kasus COVID1-19.

"Mengingat pada saat ini perkembangan kasus COVID-19 menunjukkan tren peningkatan seiring kemunculan subvarian baru Omicron seperti BA.4 dan BA.5 peningkatan perlindungan kepada nakes yang memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19 sangatlah penting," katanya.

Terkait hal tersebut, pemberian dosis penguat atau booster kedua bagi kalangan nakes diharapkan dapat memberikan proteksi yang menyeluruh.

"Upaya ini sangat tepat jika didasarkan dari rata-rata keberlangsungan imunitas dari vaksinasi yaitu 6 bulan pasca-disuntikkan," katanya.

Dengan demikian, pemberian booster kedua diharapkan mampu meningkatkan level antibodi untuk melawan infeksi COVID-19.

"Seiring pelaksanaan pemberian dosis penguat atau booster kedua bagi kalangan nakes, pemerintah juga perlu terus meningkatkan cakupan vaksinasi dosis ketiga bagi masyarakat umum," katanya.

Menurutnya, sosialisasi mengenai vaksinasi dosis penguat atau booster harus terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat.

baca juga

"Sosialisasi bahwa booster berfungsi untuk memberikan perlindungan optimal di tengah pandemi COVID-19 harus terus digencarkan," katanya.

Sementara itu seperti diwartakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan Surat Edaran No HK 02.02/C/ 3615 /2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Hal ini karena Sumber Daya Manusia atau SDM kesehatan merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19, selain juga mempertimbangkan semakin banyaknya jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:44 WIB

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Terkini

Aktivis BEM UI Dianiaya di Tebet, Yasonna Laoly Desak Pengusutan Transparan

Aktivis BEM UI Dianiaya di Tebet, Yasonna Laoly Desak Pengusutan Transparan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Eks Danpaspampres Jokowi, Letjen Tri Budi Utomo Ditunjuk Jadi Wakasad

Eks Danpaspampres Jokowi, Letjen Tri Budi Utomo Ditunjuk Jadi Wakasad

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:46 WIB

KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA

KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Soal Ijazah Gibran, KPU Solo Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Secara Faktual

Soal Ijazah Gibran, KPU Solo Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Secara Faktual

Surakarta | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis A Taste of Life, Drama China yang Dibintangi Li Qin dan Hu Ge

Sinopsis A Taste of Life, Drama China yang Dibintangi Li Qin dan Hu Ge

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

6 Rekomendasi Tote Bag Modern dari Brand Lokal untuk Atasi Kebutuhan Mobilitas Anak Muda

6 Rekomendasi Tote Bag Modern dari Brand Lokal untuk Atasi Kebutuhan Mobilitas Anak Muda

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:43 WIB

5 Pilihan Bedak Padat Wardah yang Glowing dan Tahan Lama

5 Pilihan Bedak Padat Wardah yang Glowing dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Berburu Properti Murah, BRI Gelar Lelang 5.000 Aset Serentak di Seluruh Indonesia

Berburu Properti Murah, BRI Gelar Lelang 5.000 Aset Serentak di Seluruh Indonesia

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

Prabowo Ungkap Alasan Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Dear Gibran! George Weah Baru Dapat Ijazah SMA di Usia 40 Tahun Ikut Pilpres dan Menang

Dear Gibran! George Weah Baru Dapat Ijazah SMA di Usia 40 Tahun Ikut Pilpres dan Menang

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×