Bantah Klaim JNE Kubur Bansos Jokowi karena Rusak, Pemilik Lahan di Depok: Beras Masih Layak Dimakan

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:40 WIB
Bantah Klaim JNE Kubur Bansos Jokowi karena Rusak, Pemilik Lahan di Depok: Beras Masih Layak Dimakan
Bantah Klaim JNE Kubur Bansos Jokowi karena Rusak, Pemilik Lahan di Depok: Beras Masih Layak Dimakan. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Temuan paket bantuan sosial (bansos) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sebuah lahan dekat gudang JNE, kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat membikin geger masyarakat. Pihak JNE menegaskan, paket bansos berupa beras itu adalah milik mereka dan dipendam lantaran rusak.

Rudi Samin selaku pemilik lahan bereaksi dan menyatakan ada beras yang dalam kondisi bagus. Bahkan, dia menyatakan beras yang terpendam di lahannya masih layak untuk di konsumsi.

"Beras yang bagus dibawa ke Polres masih layak untuk dimakan, dikonsumsi, beras bukan buat warga sini, buat luar daerah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Sumatera, Lampung, Bali, Maluku, Irian," kata Rudi di lokasi, Rabu (3/8/2022).

Rudi juga menanyakan klaim JNE terkait kepemilikan beras tersebut. Sebab, ketika menemukan paket tersebut terpendam di lahannya, ada tulisan yang menyatakan paket bansos itu milik Bulog.

"Kalau ini barang milik negara tertulis barang ini milik BUMN dan bulog kok rusak main ganti sendiri , ada SOP, saya saja pemilik tanah enggak tahu dipendam di sini," sambungnya.

Direskrimsus Polda Metro Jaya menyambangi kuburan bansos Depok, Rabu (3/8/2022). (Suara.com/Arga)
Direskrimsus Polda Metro Jaya menyambangi kuburan bansos Depok, Rabu (3/8/2022). (Suara.com/Arga)

Klaim JNE 

Pihak ekspedisi JNE buka suara soal temuan paket bansos tersebut. JNE menegaskan, beras yang dipendam di lahan itu bukan merupakan paket bansos.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum JNE, Anthony Djono. Dalam keterangannya, dia menegaskan jika beras itu milik JNE yang sudah dalam kondisi rusak.

"Beras yang hari ini saudara lihat dikubur, itu bukan beras bansos, itu adalah beras milik JNE. Kenapa dikubur? Karena beras itu sudah rusak," kata Anthony.

baca juga

Anthony mengatakan, beras tersebut rusak karena kehujanan saat dalam perjalanan usai diambil dari gudang Bulog. Akibatnya, beras tersebut berjamur dan tak layak dikonsumsi.

Paket bansos ditimbun dekat gudang JNE Depok. (Suara.com/Arga)
Paket bansos ditimbun dekat gudang JNE Depok. (Suara.com/Arga)

"Setelah beras dari gudang Bulog diambil, dalam perjalanan ada yang kena hujan. Sehingga itu biasa lah basah, ada berjamur, itu sudah tidak layak konsumsi," jelas dia.

Anthony mengatakan, pihaknya mempunyai bukti berupa dokumen terkait paket sembako tersebut. Hal tersebut akan disampaikan secara gamblang dalam konfrensi pers yang akan berlangsung esok hari, Kamis (4/8/2022) di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

"Kami kuasa hukum dari JNE, besok kami akan adakan konferensi pers jam 2 di Pantai Mutiara, Pluit. Jadi mohon kehadirannya, kami akan sampaikan secara detail teknisnya. Kami punya semua dokumen bukti. Jadi pagi ini kita hanya sampaikan inti pokoknya saja. Teknis besok kami akan jelaskan," sambungnya.

Anthony menambahkan, beras dalam kondisi rusak itu tidak mungkin lagi disalurkan ke masyarakat. Kata dia, JNE juga telah mengganti seluruh paket beras yang rusak tersebut.

"Transporter kami bertanggung jawab, kami ganti semua beras yang rusak. Ada nggak penerima manfaat yang komplain? Sampai hari ini tidak ada. Kami sudah ganti semua. Jadi tidak ada kerugian sedikitpun."

Polisi Cek ke TKP

Pada hari ini, Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan pengecekan ke lokasi. Pantauan Suara.com, terlihat Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis dan Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar hadir di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.

Tidak hanya itu, terlihat pula pihak lain seperti Kementerian Sosial, JNE, hingga pemilik lahan bernama Rudi Samin berada di lokasi.

Masih terlihat garis polisi membentang tak jauh dari lubang yang digali sebagai tempat pemendaman paket bansos. Petugas juga terlihat membuka terpal yang berada di dekat garis polisi untuk melihat kondisi beras yang ada.

Namun, polisi belum bisa memastikan apakah beras yang dipendam itu karena rusak atau tidak.

Penyidik Polda Metro Jaya saat mengecek lokasi kuburan Bansos Jokowi di Depok. (Suara.com/Arga)
Penyidik Polda Metro Jaya saat mengecek lokasi kuburan Bansos Jokowi di Depok. (Suara.com/Arga)

"Permasalahannya adalah, itu adalah beras penimbunan atau beras rusak, dan lain sebagainya, itu kami masih melakukan proses penyelidikan. Jadi saya belum bisa menyampaikan beras itu beras apa. Nanti mungkin update hasil penyelidikan akan kami sampaikan," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis.

Kubur 3,4 Ton Beras 

Auliansyah mengatakan, ada sebanyak 3,4 ton beras yang terpendam di lokasi tersebut. Data itu didapat polisi dari pihak JNE.

"Hasil sementara yang kami dapat dari keterangan JNE, itu 3,4 ton," sambungnya.

Auliansyah belum bisa memastikan apakah ada barang lain selain beras yang terpendam di lahan tersebut. Kekinian, pihaknya tengah memintai keterangan ahli guna memastikan hal tersebut.

"Kami juga akan meminta ahli supaya tidak ada permasalahan yang timbul di kemudian hari. Apakah itu hanya beras, atau ada yang lain, saya belum bisa jawab sekarang," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger, Sebanyak 3,4 Ton Beras Bansos Jokowi di Lahan Gudang JNE Depok

Geger, Sebanyak 3,4 Ton Beras Bansos Jokowi di Lahan Gudang JNE Depok

Video | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:35 WIB

Cekcok dengan Kuasa Hukum JNE, Pemilik Lahan Kuburan Bansos Presiden: Kalau Mau Dikubur Di Mana?!

Cekcok dengan Kuasa Hukum JNE, Pemilik Lahan Kuburan Bansos Presiden: Kalau Mau Dikubur Di Mana?!

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:30 WIB

Sebanyak 3,4 Ton Beras Bansos Jokowi di Lahan JNE Depok

Sebanyak 3,4 Ton Beras Bansos Jokowi di Lahan JNE Depok

Deli | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:17 WIB

Terkuak! Kuburan Bansos Jokowi di Lahan Gudang JNE Depok Berisi 3,4 Ton Beras

Terkuak! Kuburan Bansos Jokowi di Lahan Gudang JNE Depok Berisi 3,4 Ton Beras

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:05 WIB

Terkini

4 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Ringkas dan Santai tapi Tetap Sopan

4 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Ringkas dan Santai tapi Tetap Sopan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Pekan Depan, Amerika Serikat Umumkan Sanksi Baru untuk Iran yang Belum Pernah Ada

Pekan Depan, Amerika Serikat Umumkan Sanksi Baru untuk Iran yang Belum Pernah Ada

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Prabowo Siapkan Kejutan di Pidato Kenegaraan, Masyarakat Diminta Simak hingga Tuntas

Prabowo Siapkan Kejutan di Pidato Kenegaraan, Masyarakat Diminta Simak hingga Tuntas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:11 WIB

7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui

7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:10 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir, Pakai Otak AI Intel Core Ultra Terbaru untuk Kerja Anti-Ribet!

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir, Pakai Otak AI Intel Core Ultra Terbaru untuk Kerja Anti-Ribet!

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

×