Apa Itu Kebijakan Satu China? Diduga Dilanggar Karena Kedatangan Pelosi ke Taiwan

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:27 WIB
Apa Itu Kebijakan Satu China? Diduga Dilanggar Karena Kedatangan Pelosi ke Taiwan
Peta China dan Taiwan (Google Maps)

Suara.com - Kedatangan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan telah memicu kemarahan China. Ketegangan antara Taiwan dan China pun semakin meningkat karena kedatangan Pelosi disebut-sebut melanggar kebijakan Satu China atau "One China Policy".

Kebijakan Satu China muncul sebagai suatu solusi karena adanya perselisihan kedua negara. Namun, masih banyak yang belum mengetahui apa itu kebijakan Satu China.

Menyadur BBC News, kebijakan Satu China adalah pengakuan diplomatik posisi China bahwa hanya ada satu pemerintahan di China. Kebijakan tersebut pun diakui oleh Amerika Serikat (AS) dan menjalin hubungan formal dengan China.

Taiwan dianggap sebagai provinsi yang memisahkan diri dan kemudian diharapkan dapat bersatu kembali dengan China. Kebijakan Satu China merupakan landasan utama dari hubungan Cina dan Amerika Serikat. Hubungan ini berkaitan dengan pembuatan kebijakan dan diplomasi.

Namun berbeda dengan prinsip Satu China, China bersikeras bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari kebijakan Satu China untuk kemudian bersatu lagi suatu saat nanti. Kebijakan ini berkaitan dengan sejarah antara Taiwan, China, dan AS.

Kebijakan Satu China dapat ditelusuri kembali pada tahun 1949 dan berakhirnya perang saudara China. Nasionalis yang kalah mundur ke Taiwan dan menjadikan Taiwan pusat pemerintahan mereka.

Komunis yang menang mulai memerintah sebagai Republik Rakyat China. Kedua belah pihak mengatakan mereka mewakili seluruh China.

Sejak saat itu, Partai Komuns China yang berkuasa mengancam akan melakukan perlawanan jika Taiwan mendeklarasikan kemerdekaan. Taiwan ternyata telah menempuh jalur diplomatik yang lebih tidak terang-terangan dengan pulau itu selama beberapa tahun terakhir.

Awalnya, banyak negara termasuk Amerika Serikat mengakui Taiwan karena mereka menjauhi Komunis China. Namun ternyata semuanya berubah saat China dan Amerika Serikat saling membutuhkan mulai 1970.

Amerika Serikat pun memutuskan hubungan dengan Taipei demi bersama China. Ternyata meski begitu, masih banyak negara yang mempertahankan hubungan informal dengan Taiwan di bidang perdagangan atau budaya dan AS tetap menjadi sekutu keamanan Taiwan.

Dukungan tersebut terjadi karena AS terikat Undang-Undang bahwa mereka harus membantu Taiwan mempertahankan diri. Itulah sebabnya AS terus menjual senjata ke Taiwan. AS juga terus mengupayakan perdamaian antara keda belah pihak dan mendorong keduanya untuk berdiskusi.

Setelah menjalin hubungan dengan China, Amerika Serikat menjalin hubungan diplomatik formal dengan China pada 1979 di bawah Presiden Jimmy Carter. Amerika pun memutuskan hubungannya dengan Taiwan dan menutup kedutaannya di Taipei.

Adanya hubungan seperti ini membuat China diuntungkan. China berhasil membuat Taiwan terbuang dan tidak diakui sebagai negara merdeka oleh dunia, bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Namun meski diasingkan, Taiwan tidak sepenuhnya kalah. Taiwan mempertahankan hubungan ekonomi dan budaya dengan negara tetangga.

Taiwan juga memanfaatkan hubungannya dengan Amerika Serikat. Taiwan mempekerjakan kelompok kecil di Washington D,  termasuk mantan senator Bob Dole.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPR AS Nancy Pelosi Hiraukan Kemarahan China Saat Datang ke Taiwan: Hormati Demokrasi

Ketua DPR AS Nancy Pelosi Hiraukan Kemarahan China Saat Datang ke Taiwan: Hormati Demokrasi

Batam | Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:11 WIB

Mengenal Trio Detektif dari Drama China My Roommate Is a Detective

Mengenal Trio Detektif dari Drama China My Roommate Is a Detective

Your Say | Kamis, 04 Agustus 2022 | 10:30 WIB

Deretan Makanan Khas Taiwan Wajib Coba

Deretan Makanan Khas Taiwan Wajib Coba

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 09:45 WIB

6 Film dan Drama China Diadaptasi dari Novel Gu Man, Ada You Are My Glory

6 Film dan Drama China Diadaptasi dari Novel Gu Man, Ada You Are My Glory

Your Say | Kamis, 04 Agustus 2022 | 09:34 WIB

Intip 7 Macam Bapao dari Seluruh Dunia, Kamu Tertarik Coba yang Mana?

Intip 7 Macam Bapao dari Seluruh Dunia, Kamu Tertarik Coba yang Mana?

Your Say | Kamis, 04 Agustus 2022 | 08:01 WIB

8 Rekomendasi Drama China Wu Lei, Aktor Muda yang Merangkap Jadi Produser

8 Rekomendasi Drama China Wu Lei, Aktor Muda yang Merangkap Jadi Produser

Your Say | Kamis, 04 Agustus 2022 | 07:32 WIB

Terkini

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB