5 Fakta Misteri Matinya CCTV di TKP Tewasnya Brigadir J, Ulah Ferdy Sambo?

Farah Nabilla

Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:38 WIB
5 Fakta Misteri Matinya CCTV di TKP Tewasnya Brigadir J, Ulah Ferdy Sambo?
Polisi memasang pemindai di balkon lantai dua rumah dinas Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Fery Sambo, di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2022). [ANTARA/Luthfia Miranda Putri]

Suara.com - Kamera CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) atas tewasnya Brigadir J bak sebuah misteri, yang hingga saat ini masih belum berhasil dipecahkan pihak kepolisian.

Sederet drama ini dimulai dari CCTV mati hingga diambil dan dirusak oleh oknum polisi. Lantas, apa saja fakta dari misteri kamera CCTV di rumah Irjen Ferdy Sambo?

1. CCTV Mati

Kapolres Metro Jakarta Selatan kala itu, Kombes Budhi Herdi Susianto mengungkapkan jika CCTV di dalam rumah Irjen Ferdy Sambo mati pada saat baku tembak terjadi.

Keterangan tersebut disampaikan Budhi di Gedung Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (12/7/2022) atau 4 hari setelah pembunuhan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022). Ia menyebut matinya CCTV lantaran dekoder pada benda itu mengalami kerusakan.

2. CCTV Diganti

Seno Sukarto selaku Ketua RT 05 RW 01 di Kompleks Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta, membeberkan ada sejumlah polisi yang tidak memakai seragam telah mengganti CCTV di kawasan kompleksnya.

Penggantian CCTV itu terjadi sehari setelah baku tembak, pada Sabtu (9/7/2022) tanpa alasan dan izinnya.

"Maksudnya bukan CCTV di rumah Pak Sambo, tapi alat (dekoder) CCTV yang di pos. Itu (diganti) hari Sabtu, saya tahu hari Senin. Iya (polisi) tidak pakai seragam," kata Seno.

Seno sendiri tidak mengetahui alasan polisi itu mengganti dekoder kamera CCTV yang berada di pos Komplek Polri tersebut. Dia juga memastikan bahwa kamera CCTV yang terpasang, aktif saat baku tembak terjadi.

3. CCTV Dihilangkan

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan bahwa tim khusus sempat menerima kendala dalam mengungkap kasus kematian Brigadir J yang tertembak.

Salah satu kendala yang dihadapi itu adalah barang bukti yang rusak atau dihilangkan. Meski Agus tidak memberikan informasi secara rinci, banyak pihak meyakini benda itu adalah kamera CCTV rumah Sambo.

4. 25 Anggota Polri Diperiksa

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowomenegaskan bahwa semua oknum polisi yang merusak, mengambil, hingga menyimpan CCTV tersebut sudah diketahui identitasnya.

Selanjutnya, tim khusus akan melakukan proses lanjutan untuk mengungkapkan kebenaran kasus kematian Brigadir J. Hasil keputusannya akan dilihat, apakah  masuk ke dalam pelanggaran kode etik atau tidak.

Hingga saat ini, sudah ada 25 polisi yang diperiksa oleh inspektorat khusus (Irsus) karena diduga tidak profesional dalam menjalankan tugasnya untuk kasus kematian Brigadir J.

5. Rusak Diduga Ulah Ferdy Sambo

Ferdy Sambo menjadi salah satu dari 25 oknum polisi yang diperiksa Irsus. Hasil keputusannya adalah, ia diduga menghilangkan dan merusak CCTV, demikian dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Sabtu (6/8/2022).

"Tadi kan disebutkan, dalam melakukan olah TKP seperti Pak Kapolri sampaikan, terjadi misalnya pengambilan CCTV dan lain sebagainya," ungkap Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta.

Irjen Ferdy Sambo disebut telah melakukan pelanggaran etik dengan merusak CCTV di TKP menjadi kesimpulan dari penyidikan Inspektorat Khusus (Irsus) Polri.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Krishna Murti Saat Tertinggal Jauh oleh Rekan Seprofesi: Ojo Dibandingke

Pesan Krishna Murti Saat Tertinggal Jauh oleh Rekan Seprofesi: Ojo Dibandingke

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:20 WIB

Irjen Ferdy Sambo 'Ditahan' di Tempat Khusus selama 30 Hari

Irjen Ferdy Sambo 'Ditahan' di Tempat Khusus selama 30 Hari

Batam | Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:19 WIB

Respon Lemkapi Saat Irjen Ferdy Sambo Diisolasi di Mako Brimob: Mereka Melanggar Kode Etik

Respon Lemkapi Saat Irjen Ferdy Sambo Diisolasi di Mako Brimob: Mereka Melanggar Kode Etik

Lampung | Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:12 WIB

Selama 30 Hari Ferdy Sambo Ditempatkan di Mako Brimob Kelapa Dua

Selama 30 Hari Ferdy Sambo Ditempatkan di Mako Brimob Kelapa Dua

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:09 WIB

IPW: Perkara Irjen Ferdy Sambo Bak Film Mafia

IPW: Perkara Irjen Ferdy Sambo Bak Film Mafia

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:09 WIB

Mahfud MD Pertanyakan Irjen Ferdy Sambo yang Hanya Diproses dalam Pelanggaran Kode Etik

Mahfud MD Pertanyakan Irjen Ferdy Sambo yang Hanya Diproses dalam Pelanggaran Kode Etik

| Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:07 WIB

Lemkapi Tanggapi soal Ferdy Sambo Ditempatkan di Tempat Khusus Mako Brimob

Lemkapi Tanggapi soal Ferdy Sambo Ditempatkan di Tempat Khusus Mako Brimob

Riau | Minggu, 07 Agustus 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:12 WIB

Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba

Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:09 WIB

Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN

Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:07 WIB

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:00 WIB

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:59 WIB

Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor

Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:58 WIB

Pertahanan Udara Bahrain Rontokkan 3 Rudal Iran, Situasi Teluk Persia Memanas

Pertahanan Udara Bahrain Rontokkan 3 Rudal Iran, Situasi Teluk Persia Memanas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:50 WIB

Jangan Cuma Elite, DPR Desak Rakyat Dilibatkan Jadi Mitra SPPG

Jangan Cuma Elite, DPR Desak Rakyat Dilibatkan Jadi Mitra SPPG

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:43 WIB

Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor BGN, Istana: Mari Kita Tunggu Hasil Kerja Jaksa

Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor BGN, Istana: Mari Kita Tunggu Hasil Kerja Jaksa

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:33 WIB