Polri Janji Usut Tuntas Kasus Brigadir J, Pengamat: Yang Pasti Publik Menunggu Sampai Kapan Waktu untuk Pengusutan Kasus

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:19 WIB
Polri Janji Usut Tuntas Kasus Brigadir J, Pengamat: Yang Pasti Publik Menunggu Sampai Kapan Waktu untuk Pengusutan Kasus
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran memberikan konferensi pers terkait kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Gedung rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat sekaligus Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menyatakan, saat ini publik masih menunggu sampai kapan pengusutan kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Karena itu, Herry berharap Polri mengungkap motif pembunuhan Brigadir J secara terang-terangan.

"Yang pasti adalah publik menunggu sampai kapan waktunya menyelesaikan ini. Artinya hasil dari proses penyelidikan mendalam Polri harus dibuka seterang-terangnya apa yang motif yang sebenarnya dari kematian Brigadir J," ujar Herry kepada Suara.com, Kamis (11/8/2022).

Pernyataan Hery menyusul Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berjanji akan mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J berdasarkan "pembuktian ilmiah" berdasarkan desakan sejumlah pakar.

Herry menilai, kasus kematian Brigadir J yang melibatkan Irjen Sambo berdampak pada isu-isu miring mengenai institusi Polri. Yakni mulai dari isu dugaan keterlibatan dalam perjudian dan isu lainnya. Karena itu, kata Herry, kasus kematian Brigadir J harus dibuka seterang-terangnya oleh Polri, Tim Independen yang dibentuk internal atau eksternal Polri.

"Saya kira kasus Ferdy Sambo berdampak pada isu-isu miring mengenai institusi Polri mulai dari dugaan adanya keterlibatan dalam perjudian, isu lain yang menurut saya harus diselidiki lebih dalam oleh Polri dan juga oleh kelompok atau tim independen yang dibentuk di luar dari Polri maupun internal Polri. Karena publik sudah melihat ini sebagai suatu hal yang dibuka seterang-terangnya," tutur Herry.

Selain itu, Herry menilai publik sejak awal publik berpendapat bahwa ada yang tak beres dengan institusi Polri menyusul kasus penembakan Brigadir J oleh anggota Polri. Terlebih dalam kasus ini, Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka utama.

Sehingga pengusutan kasus kematian Brigadir J harus menjadi momentum untuk memulihkan nama baik Polri dan meluruskan spekulasi yang beredar di masyarakat.

"Dari awal kasus (yang melibatkan)Ferdy Sambo, telah membuat publik berpendapat bahwa institusi ini tidak ada yang beres. Artinya bagaimana cara Polri untuk memulihkan nama baiknyanya. Tentunya kasus ini dari spekulasi yang ada di publik harus diluruskan," tutur Herry.

baca juga

Lebih lanjut, Herry menyebut Polri juga harus tegas jika ada memang ada tersangka baru selain Irjen Ferdy Sambo.

"Bilamana itu yang terjadi adalah sesuatu yang kurang jelas, maka Polri harus berani tegas untuk membuat keputusan misalnya apakah ada tersangka baru selain Irjen Ferdy Sambo atau hanya Ferdy," kata dia.

Herry menyebut publik juga sejak awal memiliki persepsi minor soal pengusutan kasus kematian Brigadir J. Namun kata dia, penetapan tersangka terhadap Irjen Ferdy Sambo membuat kepercayaan publik semakin pulih dalam kasus kematian Brigadir J.

"Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian penyelidikan lebih dalam terhadap kasus ini dan menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai salah satu tersangka dari kasus tersebut kepercayaan publik semakin pulih dengan adanya hal tersebut," katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berjanji akan mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J berdasarkan "pembuktian ilmiah" di tengah desakan sejumlah pakar hukum agar publik terus mengawal kasus ini meski Inspektur Jenderal Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ini merupakan komitmen Bapak Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dengan pembuktian ilmiah sampai ke persidangan dengan tetap meminta Komnas HAM, Kompolnas, serta masyarakat mengawal bersama kasus tersebut,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo kepada BBC News Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timsus Polri Bidik Tersangka Lain Terkait Kasus Kematian Brigadir J

Timsus Polri Bidik Tersangka Lain Terkait Kasus Kematian Brigadir J

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:31 WIB

Heboh! Keluarga Ariel NOAH Jadi Korban Skenario Ferdy Sambo

Heboh! Keluarga Ariel NOAH Jadi Korban Skenario Ferdy Sambo

Poptren | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:25 WIB

Tersangka Penembakan Brigadir J Sudah Lengkap, Timsus Bidik Tersangka Penghilangan Barang Bukti

Tersangka Penembakan Brigadir J Sudah Lengkap, Timsus Bidik Tersangka Penghilangan Barang Bukti

Lampung | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:14 WIB

Rincian Gaji dan Tunjangan Polisi: dari Pangkat Bharada sampai Irjen

Rincian Gaji dan Tunjangan Polisi: dari Pangkat Bharada sampai Irjen

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:12 WIB

Mengapa Polisi Belum Umumkan Motif Pembunuhan Brigadir J?

Mengapa Polisi Belum Umumkan Motif Pembunuhan Brigadir J?

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:12 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte Duga Kapolri Masih Berhati-hati Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Irjen Napoleon Bonaparte Duga Kapolri Masih Berhati-hati Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Depok | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:11 WIB

Sebut Timsus Polri Sudah Bekerja dengan Baik Tangani Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ma'ruf Amin: Tunggu Sampai Selesai

Sebut Timsus Polri Sudah Bekerja dengan Baik Tangani Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ma'ruf Amin: Tunggu Sampai Selesai

Kalbar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:10 WIB

Singgung CCTV Mati di Kebakaran Kejagung sampai Kasus KM 50, Rizal Ramli Sentil Ferdy Sambo?

Singgung CCTV Mati di Kebakaran Kejagung sampai Kasus KM 50, Rizal Ramli Sentil Ferdy Sambo?

Jabar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:11 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:55 WIB

×