Komunikolog Sebut Kasus Pembunuhan Terhadap Brigadir J Peristiwa yang Sangat Memilukan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:07 WIB
Komunikolog Sebut Kasus Pembunuhan Terhadap Brigadir J Peristiwa yang Sangat Memilukan
Sejumlah orang mengangkat peti jenazah almarhum Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat pembongkaran makam di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]

Suara.com - Komunikolog Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sangat memilukan.

Dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni Bharada E alias Richard Eliezer, Brigadir RR alias Ricky Rizal, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, dan KM alias Kuat Maruf.

"Ini saya kira sangat memilukan peristiwa yang menghilangkan hak hidup orang, dan hak hidup itu adalah merupakan hak asasi setiap manusia. Setiap manusia berhak untuk mempertahankan hidup. Sementara kehidupan dari seseorang tersebut telah dirampas oleh yang melakukan hal tersebut yang diduga dilakukan oleh FS (Ferdy Sambo) terhadap J (Brigadir J)," ujar Emrus saat dikonfirmasi, Kamis (11/8/2022).

Ia menyebut kasus pembunuhan Brigadir J merupakan peristiwa kemanusiaan.

Selain itu, Emrus menuturkan apapun motif pembunuhan yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo kepada Brigadir J karena adanya dugaan pelanggaran hukum, etika moral atau asusila, sedianya dibawa ke ranah hukum, bukanlah dengan menghilangkan nyawa seseorang.

"Kalau ada pun motif-motif dalam melakukan penghilangan nyawa tersebut, karena diduga ada pelanggaran apapun itu, pelanggaran hukum, etika moral atau asusila, sejatinya itu dibawa ke ranah hukum dan diproses hukum," kata dia.

Terlebih tersangka Ferdy Sambo merupakan aparat penegak hukum dan memiliki jabatan tinggi di kepolisian.

Ia menyebut seharusnya melakukan proses hukum jika ada dugaan pelanggaran hukum atau dugaan lainnya, bukan menghilangkan nyawa Brigadir J.

"Karena memang FS (Ferdy Sambo) ini kan seorang penegak hukum, yang pada posisi, boleh dikatakan tidak lagi seorang yang berada di posisi bawah, tetapi sudah berada pada posisi tinggi di institusi di mana dia bekerja," paparnya.

baca juga

Kendati demikian, ia mengapresiasi Polri yang telah menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Ini bukti bahwa kepolisian kita bekerja atas dasar Scientific Crime Investigation, berdasarkan fakta data dan bukti di lapangan," ungkap Emrus.

"Tentu fakta dan data bukti hukum yang mengalami proses induksi atau induktif, maka diduga kuat bahwa FS melakukan tindakan yang melanggar hukum menghilangkan nyawa J. Jadi oleh karena itu sangat tepat bahwa kepolisian kita menetapkan FS sebagai tersangka," sambungnya.

Ferdy Sambo & Bharada E. (Suara.com)
Ferdy Sambo & Bharada E. (Suara.com)

Sebelumnya Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mengungkap motif Irjen Pol Ferdy Sambo melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat.

Berdasar hasil penyidikan awal Ferdy Sambo mengaku emosi lantaran istrinya dileceh di Magelang, Jawa Tengah.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyebut Ferdy Sambo mengetahui adanya dugaan pelecehan tersebut berdasar pengaku istrinya.

"Dalam keterangannya tersangka FS (Ferdy Sambo) mengatakan, bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC (Putri Candrawathi) yang mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan almarhum Yosua," kata Andi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

Atas hal itu, lanjut Andi, selanjutnya Ferdy Sambo mengajak Brigadir RR alias Ricky Rizal dan Bharada E alias Richard Eliezer untuk melakukan pembunuhan berencana.

"Kemudian FS memanggil tersangka RR dan tersangka RE untuk melakukan rencana pembunuhan terhadap almarhum Yosua," ungkap Andi.

"Yang saya sampaikan pengakuan di BAP (berita acara pemeriksaan)," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Skenario' Ferdy Sambo Berubah, Ngaku Tindakan Brigadir Joshua Terhadap Istri Terjadi di Magelang

'Skenario' Ferdy Sambo Berubah, Ngaku Tindakan Brigadir Joshua Terhadap Istri Terjadi di Magelang

Denpasar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:18 WIB

Diperiksa Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, 'Skenario' Ferdy Sambo Kembali Berubah, Ini Kata Polisi

Diperiksa Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, 'Skenario' Ferdy Sambo Kembali Berubah, Ini Kata Polisi

Bogor | Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:32 WIB

Motif Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Berang Setelah Dengar Cerita Sang Istri

Motif Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Berang Setelah Dengar Cerita Sang Istri

Tantrum | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:59 WIB

Terakhir Dipimpin Ferdy Sambo, Satgasus Polri Kini Resmi Dibubarkan

Terakhir Dipimpin Ferdy Sambo, Satgasus Polri Kini Resmi Dibubarkan

Kalbar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:56 WIB

Jadi Tersangka Penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Kapolri Hingga Rekan Sejawat di Korps Bhayangkara

Jadi Tersangka Penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Kapolri Hingga Rekan Sejawat di Korps Bhayangkara

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:44 WIB

Disebut Berbeda di Foto dan Video, Warganet Gak Percaya itu Putri Candrawathi

Disebut Berbeda di Foto dan Video, Warganet Gak Percaya itu Putri Candrawathi

Poptren | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:44 WIB

Terkini

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×