Deretan Pengakuan Ferdy Sambo, Beberkan Motif hingga Sebut Jadi Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:40 WIB
Deretan Pengakuan Ferdy Sambo, Beberkan Motif hingga Sebut Jadi Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J
Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Ferdy Sambo menyampaikan beberapa pengakuan usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka utama pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sejak 9 Agustus 2022 lalu.

Pengakuannya ini diperoleh dari proses pemeriksaan yang dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 11 Agustus 2022 yang dilakukan Timsus dan 12 Agustus 2022 yang dilakukan Komnas HAM.

Berikut deretan pengakuan Ferdy Sambo, mulai dari beberkan motif pembunuhan hingga aktivitasnya satu jam sebelum insiden penembakan.

1. Motif Pembunuhan karena Emosi Harkat Martabat Keluarga Dilukai

Ferdy Sambo mengungkapkan motif pembunuhan Brigadir J, yakni didasari adanya tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarganya saat berada di Magelang.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyebut, jika Ferdy Sambo mengetahui adanya hal tersebut berdasarkan pengakuan sang istri, Putri Candrawathi.

"Dalam keterangannya, tersangka FS mengatakan, bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang, yang dilakukan almarhum Yosua," kata Andi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

2. Akui Jadi Aktor Utama Pembunuhan

Sambo akhirnya mengakui jika dirinya menjadi aktor utama dalam insiden penembakan yang menewaskan Brigadir J di rumah dinasnya, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

baca juga

Ferdy Sambo juga mengaku bersalah atas tindakan tersebut, sehingga terjadi disinformasi mengenai kasus ini. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat atas rekayasa yang dia buat.

Sambo, kepada Komnas HAM, turut mengakui bahwa sejak awal dirinya lah yang melakukan langkah-langkah rekayasa. Jadi, apa yang terbangun sejak awal kasus ini adalah tembak-menembak.

"Kedua dia mengakui sejak awal dia lah yang melakukan langkah-langkah untuk merekayasa, mengubah, mendisinfirmasi bebebrapa hal sehingga pada tahap awal yang terbangun konstruksi peristiwa tembak menembak," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.

3. Brigadir J Masih Hidup saat Sampai di Rumah Dinas

Dalam pemeriksaan di Mako Brimob, Jumat (12/8/2022), Ferdy Sambo juga mengaku bahwa Brigadir J masih hidup saat tiba di rumah dinasnya. Hal ini disampaikan oleh Komnas HAM.

"Apakah ketika dia sampai di TKP Duren Tiga, rumah dinas (Ferdy Sambo) nomor 46 itu Yosua dalam kondisi hidup atau kah sudah meninggal? Dia bilang masih hidup," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam.

4. Aktivitias di Rumah Pribadi Satu Jam Sebelum Penembakan

Komnas HAM juga mengonfirmasi aktivitas satu jam sebelum penembakan. Dalam rekaman video yang mereka dapatkan, di waktu itu ada Sambo dan istrinya.

Rupanya, kata Komnas HAM, memang ada komunikasi antara Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati, sehingga hal tersebut sangat mempengaruhi peristiwa yang ada di TKP 46.

Komisaris Komnas HAM, Choirul Anam menyebut percakapan antara eks Kadiv Propam Polri itu dengan sang istri berlangsung selama satu jam. Tepatnya, di rumah pribadi Sambo.

Komnas HAM juga menanyai Ferdy Sambo tentang kegiatan di rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling 3, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurut Anam, terjadi satu jam sebelum insiden penembakan terjadi.

"Dalam rekaman video yang kami dapatkan dari kurang lebih 1 jam yang kita juga tadi tanyakan, apa yang terjadi dalam peristiwa itu dan ternyata memang ada komunikasi antara Pak Sambo dan Ibu Sambo. Sehingga memang sangat mempengaruhi peristiwa yang ada di TKP 46," papar Anam.

Adapun kabar terbaru dari kasus ini, dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan terjadi pada istri Ferdy Sambo dihentikan oleh penyidik Bareskrim Polri.

Selain kasus dugaan pelecehan seksual pada istri Ferdy Sambo, penyidik juga menghentikan dugaan percobaan pembunuhan.

Alasan penyidik memutuskan menghentikan penanganan dua kasus tersebut adalah lantaran tidak ditemukannya peristiwa pidana.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mabes Hentikan Penyidikan Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Brigadir Joshua Terhadap Istri Ferdy Sambo

Mabes Hentikan Penyidikan Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Brigadir Joshua Terhadap Istri Ferdy Sambo

Denpasar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Ketua LPSK Ungkap Aksi Ferdy Sambo Nekat Sodorkan 2 Amplop Besar Berisi Uang: Langsung Dikembalikan

Ketua LPSK Ungkap Aksi Ferdy Sambo Nekat Sodorkan 2 Amplop Besar Berisi Uang: Langsung Dikembalikan

Selebtek | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Semakin Jelas, Bareskrim Akhirnya Stop Penyidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Istri Ferdy Sambo

Semakin Jelas, Bareskrim Akhirnya Stop Penyidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Istri Ferdy Sambo

Purwokerto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:11 WIB

Penyidikan Kasus Dugaan Pelecehan Istri Ferdy Sambo Dihentikan

Penyidikan Kasus Dugaan Pelecehan Istri Ferdy Sambo Dihentikan

Foto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Sebut Ada Mafia di Tubuh Polri, IPW Cium Perlawanan Geng Sambo ke Timsus

Sebut Ada Mafia di Tubuh Polri, IPW Cium Perlawanan Geng Sambo ke Timsus

Lampung | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Akan Dibatalkan, Ditinjau Kembali oleh Ditjenpas

Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Akan Dibatalkan, Ditinjau Kembali oleh Ditjenpas

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Diskon Buku Hingga 20 Persen di Kinokuniya, Bayar Pakai BRI!

Diskon Buku Hingga 20 Persen di Kinokuniya, Bayar Pakai BRI!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

×