Sejarah Bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih

Rifan Aditya

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:57 WIB
Sejarah Bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih
Sejarah Bendera Indonesia - Ilustrasi murid, pelajar, siswa, anak bawa bendera Merah Putih, bendera Indonesia (Istock)

Suara.com - Bendera merah putih memiliki nilai historis tersendiri bagi bangsa Indonesia. Benderanya kerap dikibarkan kala perayaan hari-hari penting seperti hari kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus. Berikut sejarah bendera Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber.

Melansir indonesia.go.id, Bendera Negara Indonesia yang secara singkat disebut sebagai bendera negara adalah Sang Merah Putih. Namun, bendera ini kerap disebut dengan beragam nama. Meski memiliki banyak nama, maknanya tetap sama.

Masih dari sumber yang sama, bendera negara Indonesia kerap disebut sebagai Sang Saka Merah Putih, Merah Putih, atau kadang disebut Sang Dwiwarna karena memiliki dua warna saja.

Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama. Bendera kebanggaan Indonesia ini merangkum nilai-nilai kepahlawanan, ahasaism, dan nasionalisme.

Secara filosofis, warna merah berarti berani, sedangkan warna putih berarti suci. Selain itu, merah juga melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwanya. Kedua warna tersebut dianggap saling melengkapi dan menyempurnakan Indonesia.

Menurut Bung Karno, dua warna itu berasal dari penciptaan manusia, yaitu merah yang menyimbolkan darah wanita dan putih yang mewakili warna sperma. 

Filosofi lainnya, tanah Nusantara kita berwarna merah, sementara getah tumbuhan berwarna putih dan tradisi orang Jawa menyajikan bubur merah putih sudah berlangsung selama ratusan tahun.

Sejarah Bendera Indonesia

Merangkum berbagai sumber, sejarah warna merah-putih diambil dari warna panji Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Namun pendapat lainnya mengatakan sejarah merah putih erat dengan mitologi bangsa Austronesia tentang Bunda Bumi dan Bapak Langi.

baca juga

Keduanya dilambangkan dengan warna merah sebagai warna tanah dan putih sebagai warna langit. Inilah sebabnya, mengapa warna merah dan putih sering muncul dalam lambang negara-negara berbangsa Austronesia seperti Tahiti, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, sampai Madagaskar. 

Sebuah catatan menyebut balatentara Jayakatwang dari Gelang-gelang mengibarkan panji berwarna merah dan putih saat menyerang Singasari, yang artinya sebelum masa Majapahit, merah dan putih sudah digunakan sebagai panji kerajaan.

Di sisi lain, warna putih adalah warna kapas yang ditenun jadi selembar kain, sementara pewarna merah alami biasanya didapat dari daun pohon jati, bunga belimbing wuluh atau kulit buah manggis.

Tak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang, kerajaan Kediri juga memakai panji merah putih. 

Hal yang sama juga ditemukan di bendera perang Sisingamangaraja dari tanah Batak dengan gambar pedang kembar warna putih dan dasar merah menyala dan putih. Pada bendera Sisingamangaraja XII, dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, yang merupakan pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

Menurut  Mansyur Suryanegara, seorang Guru Besar sejarah dari Universitas Padjajaran Bandung, semua pejuang Muslim di Nusantara menggunakan panji-panji merah putih dalam melakukan perlawanan, sesuai hadis Nabi Muhammad.

Ketika perang di Aceh, pejuang-pejuang menggunakan umbul-umbul warna merah putih dengan gambar pedang, bulan sabit, matahari dan bintang serta beberapa ayat yang diambil dari Al Quran.  Itulah sejarah bendera Indonesia yang diambil dari berbagai sumber.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan HUT RI, 10.000 Bendera Merah Putih Dibagikan Gratis pada Warga Palembang

Rayakan HUT RI, 10.000 Bendera Merah Putih Dibagikan Gratis pada Warga Palembang

Sumsel | Senin, 15 Agustus 2022 | 19:07 WIB

TNI AL Bakal Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut di 77 Wilayah Indonesia

TNI AL Bakal Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut di 77 Wilayah Indonesia

Sumsel | Senin, 15 Agustus 2022 | 18:52 WIB

Pemkot Makassar Siapkan 77 Bendera Merah Putih di Anjungan Pantai Losari

Pemkot Makassar Siapkan 77 Bendera Merah Putih di Anjungan Pantai Losari

Sulsel | Senin, 15 Agustus 2022 | 18:21 WIB

Terkini

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

News | Senin, 28 September 2026 | 12:44 WIB

Bahaya Terselubung Investasi Rp30,4 Triliun Microsoft: Jangan Sampai Bumi Kita yang Haus!

Bahaya Terselubung Investasi Rp30,4 Triliun Microsoft: Jangan Sampai Bumi Kita yang Haus!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:43 WIB

Bongkar Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Ditjen Pas Periksa Ferdy Sambo

Bongkar Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Ditjen Pas Periksa Ferdy Sambo

News | Senin, 28 September 2026 | 12:39 WIB

Dituding Nikmati Lapas Mewah, Ini Alasan Kemenimipas Soal Bingkai Foto Koruptor Jimmy Masrin

Dituding Nikmati Lapas Mewah, Ini Alasan Kemenimipas Soal Bingkai Foto Koruptor Jimmy Masrin

News | Senin, 28 September 2026 | 12:39 WIB

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

×