Ruang Terbuka Hijau di Jakarta sebagai Arena Kreativitas dan Rekreasi Warga

Fabiola Febrinastri

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:48 WIB
Ruang Terbuka Hijau di Jakarta sebagai Arena Kreativitas dan Rekreasi Warga
Anak-anak bermain di Taman Puring, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus menata Jakarta menjadi kota yang nyaman bagi warganya. Salah satunya dengan penyediaan ruang kreativitas dan rekreasi lewat pembangunan Taman Maju Bersama (TMB) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengatakan, TMB merupakan konsep RTH berbentuk taman terbuka, yang di dalamnya dilengkapi dengan fasilitas untuk semua lapisan masyarakat. Fasilitas ini merupakan taman kolaboratif yang dibangun pemerintah dan masyarakat setempat, yang dari perencanaan, pengembangan, hingga penggunaannya melibatkan masyarakat sekitar lokasi TMB.

“TMB diproyeksikan untuk lebih mengedepankan penghijauan dan minim bangunan. TMB juga memiliki berbagai fungsi, di antaranya fungsi ekologis, yaitu penjaga kualitas lingkungan kota, menjaga keberlanjutan ekosistem, meningkatkan daya dukung tanah, menciptakan kenyamanan termal, area konservasi air, ruang mitigasi bencana, meningkatkan kualitas kesehatan kota, menambah estetika kota, serta dapat berfungsi sebagai ruang interaksi, rekreasi, dan kegiatan kolaborasi yang positif bagi masyarakat serta meningkatkan nilai ekonomi,” terang Suzi, Senin (28/8/2022).

Tahun ini, Pemprov DKI membangun TMB dan RTH yang tersebar di 31 lokasi, yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Ke-31 lokasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan lingkungan untuk mengakomodir pemenuhan dan penyediaan ruang terbuka hijau, yang berfungsi sebagai ruang ketiga bagi masyarakat, baik secara ekologis maupun kebutuhan interaksi sosial. Adapun jumlah TMB sepanjang 2018–2022 mencapai 69 taman. Jika digabungkan dengan jumlah pembangunan tahun ini, maka pada akhir 2022 masyarakat Jakarta akan memiliki 100 TMB.

Sejumlah fasilitas untuk mendukung tujuan TMB juga disediakan oleh Pemprov DKI, di antaranya toilet umum, bangku taman, tempat bermain anak, jalur joging, serta arena berolahraga.  Fasilitas-fasilitas lain di TMB memiliki keunikan tersendiri, karena dibangun sesuai dengan kebutuhan warga sekitarnya. Misalnya, taman yang mempunyai danau buatan, perpustakaan, amfiteater, area parkour dan skateboard.

Suzi mengatakan, RTH serta TMB yang disediakan oleh Pemprov DKI senantiasa memperhatikan fasilitas untuk anak-anak. Dengan begitu, RTH dan TMB yang tersebar di berbagai wilayah di Jakarta ada ruang yang ramah bagi anak-anak.

Konsep Grande

Dalam melakukan revitalisasi RTH yang sudah ada, Pemprov DKI mengusung konsep taman grande. Taman grande merupakan revitalisasi taman-taman berskala besar dan menjadi lahan untuk retensi air. Selain itu, disebut taman grande karena lokasinya strategis di tengah kota. Taman Puring dan Taman Mataram merupakan dua taman yang dipilih Pemprov DKI untuk menjadi taman berkonsep grande.

Taman Mataram seluas 0,8 hektare, sedangkan Taman Puring seluas 1,3 hektare. Berdasarkan fungsinya, Taman Mataram menjadi taman kota yang mewadahi kegiatan temporer dan kegiatan transit. Di sini tersedia berbagai fasilitas yang menyenangkan. Berbeda dengan Taman Mataram, Taman Puring lebih diarahkan sebagai tempat yang dinamis dan kreatif bagi anak-anak serta generasi milenial.

“Ke depannya, Pemprov DKI akan melanjutkan konsep taman grande dalam merevitalisasi taman berskala besar, agar berfungsi maksimal sebagai ruang publik sekaligus menjadi lahan untuk retensi air,” jelas Suzi.

Saat Suara.com mengunjungi Taman Puring pada Jumat (26/8/2022), banyak warga yang melakukan berbagai aktivitas di sini. Taman yang selesai direvitalisasi pada 2020 ini telah berubah bentuk menjadi taman favorit warga. Taman  yang terletak di Jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan ini senantiasa dikunjungi oleh anak-anak ini untuk bermain. Semakin sore, taman yang berdekatan dengan Pasar Mayestik ini kian ramai, karena anak-anak dari segala usia datang bermain di sini. Waktu paling ramai biasanya saat mereka telah bebas dari jam belajar di sekolah.

Bagi warga umum, Taman Puring juga menarik, sebab memiliki jogging track dan skating area Buat mereka yang sekadar jalan-jalan, Taman Puring kini dipenuhi dengan sudut-sudut menarik yang Instagramable.

Menurut Risna (36), seorang karyawati yang tinggal di bilangan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Taman Puring yang saat ini dilihatnya berbeda dengan Taman Puring yang dikenalnya beberapa tahun sebelumnya.

“Dulu, saya kalau ke Pasar Mayestik, malas lihat Taman Puring, karena pohonnya besar-besar, tidak ada lampu, sehingga terkesan seram. Kalau sekarang sudah berbeda, sudah jadi cantik. Anak-anak kini banyak bermain di sana, fasilitas mainnya juga bagus, warna-warni, dan menarik,” tuturnya kepada Suara.com.

Perempuan yang tinggal di Jakarta Selatan sejak kecil ini mengaku, tahu persis perkembangan Kawasan Mayestik dan sekitarnya, termasuk Taman Puring. Ketika sudah selesai direvitalisasi, penampilan taman yang menjadi indah ini membuat Risna sering menyempatkan diri mengajak anaknya ke Taman Puring. Biasanya kegiatan ini dilakukannya setelah berkuliner di Pasar Mayestik yang lokasinya berseberangan dengan Taman Puring.

“Sambil menjaga anak bermain, saya dan suami jalan-jalan saja di taman. Kami cari tempat yang paling bagus untuk selfie,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-Siap! NCT 127 Resmi Umumkan Bakal Gelar Konser di Indonesia

Siap-Siap! NCT 127 Resmi Umumkan Bakal Gelar Konser di Indonesia

| Senin, 29 Agustus 2022 | 14:34 WIB

Puji Anies Atasi Kemacetan dan Perbanyak Ruang Hijau di Jakarta, Wali Kota Rotterdam: Selamat

Puji Anies Atasi Kemacetan dan Perbanyak Ruang Hijau di Jakarta, Wali Kota Rotterdam: Selamat

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 14:27 WIB

Pemkot Jaktim Sediakan Tenda Pengungsian Buat Korban Kebakaran Cakung 7 Hari ke Depan

Pemkot Jaktim Sediakan Tenda Pengungsian Buat Korban Kebakaran Cakung 7 Hari ke Depan

Jakarta | Senin, 29 Agustus 2022 | 14:08 WIB

Bek Persija Ini Persembahkan Kemenangan Atas Arema FC di Malang untuk Jakmania

Bek Persija Ini Persembahkan Kemenangan Atas Arema FC di Malang untuk Jakmania

Bola | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:27 WIB

Berbincang dengan Walkot Rotterdam di Balai Kota, Anies: Kotanya Memiliki Kesamaan dengan Jakarta

Berbincang dengan Walkot Rotterdam di Balai Kota, Anies: Kotanya Memiliki Kesamaan dengan Jakarta

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:27 WIB

DPRD DKI Rapat Soal Pemberhentian Gubernur-Wagub di Bogor, Anies: Kita Hormati

DPRD DKI Rapat Soal Pemberhentian Gubernur-Wagub di Bogor, Anies: Kita Hormati

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:32 WIB

Terkini

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB