Jelang Helat G20, Menteri ESDM Tinjau Kesiapan Green Energy Station Pertamina di Bali

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:12 WIB
Jelang Helat G20, Menteri ESDM Tinjau Kesiapan Green Energy Station Pertamina di Bali
Menteri ESDM, Arifin Tasrif Tinjau Kesiapan Green Energy Station Pertamina di Bali, Selasa (30/8/2022). (Dok: Pertamina)

Suara.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif didampingi Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati meninjau kesiapan Green Energy Station (GES) milik Pertamina dengan meninjau lokasi SPBU 5180130, Denpasar, Bali, Selasa (30/8/2022). 

Dalam peninjauannya, Arifin mendukung kesiapan Pertamina dan menilai sebagai langkah awal menuju transisi energi baru terbarukan (EBT).

Arifin langsung mendapat penjelasan soal GES Pertamina oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso. Selanjutnya, Arifin dan rombongan meninjau Charging Station (SPKLU) dan Battery Swapping Station (SPBKLU) untuk mendukung kendaraan listrik yang saat ini terus meluas penggunaannya.

"Ini akan menuju ke Energi Baru Terbarukan karena kan memang hulunya ini kita masih memakai (energi) fosil yang dulu sudah di program panjang, tapi ini akan berangsur transisi menuju energi bersih energi baru terbarukan. Ini evolusi kendaraan bermotor, tadinya berbakar jadi listrik, bersih lingkungan, dan hemat," kata Arifin.

Dia menambahkan, memang sudah saatnya Indonesia mulai transisi energi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Terlebih Pertamina sudah menyiapkan GES untuk mendukung arah kebijakan transisi energi ini.

"Pertamina harus antisipasi tantangan usaha jangka panjang melihat sumber yang ada di kita sumber migas makin turun. Alternatifnya apa yang harus dipakai? Nah, sudah ada jawabannya untuk bisa mengganti minyak dengan listrik. Ini akan bertahap," kata Arifin.

Sementara itu, Nicke mengatakan, hingga kini Pertamina telah memiliki 238 GES yang telah terpasang panel surya, 6 unit Charging Station untuk pengisian mobil listrik, dan 14 unit Battery Swapping Station untuk penukaran baterai motor listrik. Pertamina juga menargetkan nantinya semua outlet baik sisi hilir maupun hulu akan ditingkatkan dari energi baru terbarukan. 

"Untuk sumbernya, kita punya target energy mix. Untuk ekosistem EV (electric vehicle) Pertamina masuk di hilir dulu kita mulai roda dua. Kita pahami pasar roda dua agak sulit baterai cas di rumah, jadi konsepnya kita jual baterai swap berikan kemudahan bagi kendaraan motor," kata Nicke.

"Untuk sisi hulu, Pertamina kerja sama dengan BUMN Inalum, PLN membangun Indonesia Battery Corporation (IBC) melakukan investasi pengembangan pembuatan baterai mulai dari hulu hingga hilir," imbuh Nicke.

baca juga

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso mengatakan bahwa perluasan penyediaan infrastruktur hilir khususnya di Bali merupakan bagian komitmen Pertamina untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yakni Charging Station (SPKLU) dan Battery Swapping Station (SPBKLU) untuk mendukung kendaraan listrik yang saat ini terus meluas penggunaannya.

“Bali terkenal dengan kepeduliannya terhadap lingkungan, bagaimana kehidupan harus seimbang. Dulu Program Langit Biru Pertamina yang bertujuan untuk mengurangi emisi juga hadir pertama kali di Bali. Tingkat kepedulian yang tinggi dan makin maraknya kendaraan listrik di Bali kami ambil sebagai kesempatan untuk turut berkontribusi mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” jelas Harsono Budi.

Untuk di Bali, Harsono Budi mengatakan bahwa Pertamina di tahun 2022 ini berencana mengembangkan 58 GES, dimana 6 di antaranya akan dilengkapi dengan 6 unit Battery Swapping Station. Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga turut mengembangkan unit Charging Station untuk pengisian bus listrik.

“Perluasan ini mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam mempercepat elektrifikasi di sektor transportasi serta komitmen untuk menjalankan aspek Environmental, Social, & Governance (ESG) mengenai penyediaan energi yang lebih bersih. Selain itu, pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini juga sebagai dukungan agenda G20 mendatang, di mana sebagian besar kendaraan yang digunakan adalah kendaraan listrik yang ramah lingkungan,” lanjutnya.

Diketahui, Bali menjadi tempat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 mendatang. Di mana akan hadir para pemimpin negara besar dunia yang tergabung dalam G20. Sejumlah persiapan untuk mendukung kegiatan perhelatan akbar itu dilakukan Pertamina, salah satunya dengan menyediakan GES untuk kebutuhan kendaraan kegiatan G20 yang sebagian besar menggunakan kendaraan listrik ramah lingkungan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Pameran Bali Bangkit, Wapres Dukung Pertumbuhan IKM Lokal

Tinjau Pameran Bali Bangkit, Wapres Dukung Pertumbuhan IKM Lokal

Metro | Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:38 WIB

Rara Ngaku Honor Pawang Hujan Ratusan Juta, Biasanya Diterima Per Hari

Rara Ngaku Honor Pawang Hujan Ratusan Juta, Biasanya Diterima Per Hari

Sumsel | Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:12 WIB

Antisipasi Penimbunan BBM di DIY, Pertamina Amankan Jalur Distribusi

Antisipasi Penimbunan BBM di DIY, Pertamina Amankan Jalur Distribusi

Jogja | Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:44 WIB

Pertamina Bersama Warga Setempat Tanam Mangrove di Pesisir Karawang

Pertamina Bersama Warga Setempat Tanam Mangrove di Pesisir Karawang

Sumedang | Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:36 WIB

Pemerintah India Ingin Tiru Gaya Indonesia dalam Menggelar Presidensi G20

Pemerintah India Ingin Tiru Gaya Indonesia dalam Menggelar Presidensi G20

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:05 WIB

Pelaku Aksi Pegang Pantat Pengendara di Denpasar Kini Diburu Polisi

Pelaku Aksi Pegang Pantat Pengendara di Denpasar Kini Diburu Polisi

Bali | Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

News | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:30 WIB

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:29 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:25 WIB

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 28 September 2026 | 11:24 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:21 WIB

×