Ruko Lantai 3 di Sawah Besar Terkunci saat Dilalap Api, Cerita Petugas Jebol Teralis Besi Pakai Gerinda

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 02 September 2022 | 17:56 WIB
Ruko Lantai 3 di Sawah Besar Terkunci saat Dilalap Api, Cerita Petugas Jebol Teralis Besi Pakai Gerinda
Ruko Lantai 3 di Sawah Besar Terkunci saat Dilalap Api, Cerita Petugas Jebol Teralis Besi Pakai Gerinda. (Suara.com)

Suara.com - Petugas pemadam kebakaran harus menjebol teralis besi terlebih dahulu saat melakukan proses pemadaman di ruko tiga lantai yang terbakar di Jalan Kartini Raya RT 01/RW 03, Sawah Besar, Jakarta Pusat terbakar pada Jumat (2/9/2022) pagi. Hal itu diungkapkan warga sekitar yang sempat melihat proses pemadaman berlangsung.

Roni (43), saat itu hendak bergegas menuju angkot miliknya yang terparkir tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, tepat pukul 04.30 WIB, Roni mendapati api telah membesar dan membakar ruko yang dijadikan sebagai toko akuarium tersebut.

"Saya kebetulan mau ambil angkot, pas sampai lihat api sudah besar banget," kata Roni saat dijumpai di lokasi kejadian Jumat sore.

Saat itu Roni mendapati sudah ada beberapa unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian. Dia juga melihat para petugas dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat berupaya membuka teralis besi. Pasalnya, teralis besi itu dalam kondisi terkunci sehingga petugas tidak bisa masuk ke dalam dan mencari titik api.

Kata Roni, petugas sampai mengeluarkan gerinda untuk membuka teralis besi tersebut.

Penampakan ruko lantai tiga yang terbakar di kawasan Sawah Besar Jakarta Pusat. (Suara.com/Arga)
Penampakan ruko lantai tiga yang terbakar di kawasan Sawah Besar Jakarta Pusat. (Suara.com/Arga)

"Itu petugas damkar sempat kesulitan karena pagar besinya terkunci. Pakai gerinda itu mereka buat buka teralisnya terus masuk ke dalam," beber dia.

Pantauan Suara.com di lokasi, ruko tiga lantai itu menghitam atau hangus pada bagian atas. Karyawan yang bekerja di toko akuarium itu saat ini terpantau tengah menyelamatkan barang-barang dagangan yang tidak terbakar.

Tumpukan barang dagangan seperti makanan ikan, pasar, hingga garam yang masih selamat itu dipindahkan ke mobil box yang terparkir di depan lokasi. Pemilik ruko juga berada di lokasi guna memantau kondisi.

Liana (55) selaku pemilik ruko menyampaikan, saat kejadian tidak ada karyawan yang berjaga di lokasi. Dia menyampaikan, para karyawannya tinggal di indekos yang tak jauh dari ruko yang terbakar tersebut.

baca juga

"Karyawan saya semuanya memang tidak ada yang tinggal di sini. Mereka semua kos tak jauh dari lokasi," kata Liana saat dijumpai di lokasi, Jumat sore.

Liana menambahkan, saat ini para karyawannya sedang ditugaskan untuk menyelamatkan sisa-sisa barang dagangan yang tidak terbakar.

"Ya sekarang kami mindahin saja barang-barang yang selamat ke tempat lain," beber dia.

Dari laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, si jago merah membara pada pukul 04.05 WIB. Diduga kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik dari lantai dasar.

Bangunan tiga lantai yang terdiri dari indekos dan toko aquarium di Jalan Kartini Raya RT 1/RW 3, Sawah Besar, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat pagi (2/9/2022) (ANTARA/Fauzi)
Bangunan tiga lantai yang terdiri dari indekos dan toko aquarium di Jalan Kartini Raya RT 1/RW 3, Sawah Besar, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat pagi (2/9/2022) (ANTARA/Fauzi)

"Dugaan penyebab sementara dari korsleting listrik di lantai dasar," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal saat dikonfirmasi.

Adapun hambatan saat proses pemadaman adalah ruko dalam kondisi terkunci dan teralis yang terbuat dari besi. Tidak hanya itu, kerugian imbas insiden ini mencapai Rp700 juta.

"Taksiran kerugian mencapai Rp. 700 juta. Hambatan saat pemadaman yakni ruko terkunci dan berteralis besi," beber dia.

Sebelumnya, sebanyak 13 unit dan 65 personel diterjunkan ke lokasi kejadian. Operasi pemadaman berlangsung sejak pukul 04.13 WIB.

Asril melanjutkan, api berhasil dilokalisir pukul 05.00 WIB. Satu jam berselang, tepat pada pukul 06.00 WIB, petugas melakukan tahap pendinginan.

Tidak sampai situ, ada tambahan satu unit dan lima personel guna memadamkan api yang masih menyala. Tepat pada pukul 10.37 WIB, api dinyatakan padam.

"Pemadaman berhasil dinyatakan selesai pukul 10.37 WIB dengan pengerahan akhir sebanyak 14 unit dan 70 personel," beber Asril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruko Terkunci dan Bertalis Besi Jadi Hambatan Proses Pemadam Kebakaran Ruko Tiga Lantai di Sawah  Besar

Ruko Terkunci dan Bertalis Besi Jadi Hambatan Proses Pemadam Kebakaran Ruko Tiga Lantai di Sawah Besar

News | Jum'at, 02 September 2022 | 17:17 WIB

Yang Bisa Diselamatkan Setelah Ruko Lantai 3 di Sawah Besar Hangus Terbakar Subuh Tadi

Yang Bisa Diselamatkan Setelah Ruko Lantai 3 di Sawah Besar Hangus Terbakar Subuh Tadi

News | Jum'at, 02 September 2022 | 16:06 WIB

Kebakaran di Sawah Besar Jakpus Telan Kerugian Rp700 Juta, Petugas Kesulitan Padamkan  Api karena Ruko Terkunci

Kebakaran di Sawah Besar Jakpus Telan Kerugian Rp700 Juta, Petugas Kesulitan Padamkan Api karena Ruko Terkunci

News | Jum'at, 02 September 2022 | 15:20 WIB

Ceritakan Kronologi Kebakaran di Bulaksumur, Aditya Jebol Tembok untuk Evakuasi Korban

Ceritakan Kronologi Kebakaran di Bulaksumur, Aditya Jebol Tembok untuk Evakuasi Korban

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 15:17 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB