Diam-diam Gerindra Buat Simulasi Internal untuk Pilpres 2024, Sufmi Dasco: Hasilnya Bukan untuk Konsumsi Publik

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 05 September 2022 | 20:37 WIB
Diam-diam Gerindra Buat Simulasi Internal untuk Pilpres 2024, Sufmi Dasco: Hasilnya Bukan untuk Konsumsi Publik
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, partainya sudah melakukan simulasi mencari komposisi terbaik figur untuk dipasangkan dengan ketua umum partai berlambang kepala garuda, Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.

Menurutnya, setiap partai politik menjelang Pilpres 2024 sudah melakukan berbagai kajian dan penelitian. Pun hal itu dilakukan Gerindra.

"Itu untuk kepentingan partai dalam kesiapan menghadapi Pilpres. Bahwa kemudian Prabowo dipasangkan dengan siapa dan siapa itu sudah dilakukan simulasi," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2022).

Untuk hasil simulasi tersebut, kata dia, tidak akan dipublikasikan. Menurutnya, hal itu hanya sebagai kajian terlebih masukan untuk internal partai termasuk pertimbangan untuk Prabowo.

"Hasilnya bagaimana? Itu adalah masukan bagi partai, bukan untuk konsumsi publik, masukan bagi partai utamanya pimpinan partai untuk ambil sikap atau langkah-langkah terhadap masukan bagi partai terutama pimpinan partai untuk megambil sikap atau langkah-langkah terhadap pasangan-pasangan yang nanti akan diambil," katanya.

Saat disinggung apakah simulasi itu juga memasangkan Prabowo dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Dasco menyebut semua calon yang muncul dalam setiap hasil survei dicoba untuk disimulasikan.

"Tadi kan saya sudah bilang bahwa terhadap calon-calon yang muncul di tengah masyarakat maupun di survei-survei tentunya itu juga dilakukan simulasi-simulasi," katanya.

Sinyal Duet

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengakui, memang ada kemungkinan bagi dirinya untuk menjadi calon presiden, sedangkan untuk calon wakil presidennya ialah Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

baca juga

Meski menyatakan kemungkinan duet tersebut memang ada, namun Prabowo menyiratkan enggan bersikap terburu-buru dalam memikirkan kemungkinan tersebut. Menurut Prabowo jalan kedua partai, baik Gerindra maupun PDIP masih panjang.

"Tentunya ini masih, perjalanan masih panjang iya kan? PDIP harus memikirkan, Gerindra juga," kata Prabowo usai menjamu Puan di Hambalang, Bogor, Minggu (4/9/2022).

Sebelumnya, Puan mesem dan tersipu di hadapan Prabowo Subianto, usai Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan bahwa ada kemungkinan duet Prabowo-Puan sebagai calon presiden dan wakil presiden di 2024.

Sikap Puan tampak sangat senang. Hal itu tergambar dari senyum lebar Puan saat Prabowo menjawab pertanyaan wartawan ihwal kemungkinan duet itu terjadi. Puan juga tampak melihat ke arah belakang lebih dulu, ke tempat para elite Gerindra dan PDIP berdiri, sebelum akhirnya tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Restu Cak Imin Tentukan Nasib Duet Prabowo-Puan, Lanjut jadi Kenyataan atau Kandas hanya jadi Peluang?

Restu Cak Imin Tentukan Nasib Duet Prabowo-Puan, Lanjut jadi Kenyataan atau Kandas hanya jadi Peluang?

News | Senin, 05 September 2022 | 20:03 WIB

Gerindra Diingatkan Tak jadi Pengkhianat, Tinggalkan Cak Imin dan PKB Demi Tampung Puan jadi Cawapres Prabowo

Gerindra Diingatkan Tak jadi Pengkhianat, Tinggalkan Cak Imin dan PKB Demi Tampung Puan jadi Cawapres Prabowo

News | Senin, 05 September 2022 | 19:56 WIB

Bukan Sinyal Lagi, Pengamat Nilai Pertemuan Prabowo dan Puan Pertegas Peluang Koalisi di Pilpres 2024

Bukan Sinyal Lagi, Pengamat Nilai Pertemuan Prabowo dan Puan Pertegas Peluang Koalisi di Pilpres 2024

Jogja | Senin, 05 September 2022 | 18:56 WIB

Terkini

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB