Suara.com - Kematian Ratu Elizabeth II membuat sejumlah keturunan dan anggota keluarganya menerima gelar baru. Ini sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan kerajaan Inggris.
Nah, berikut daftar anggota keluarga kerajaan Inggris yang menerima gelar baru. Mulai dari Pangeran Charles hingga anak-anak Pangeran Harry.
1. Pangeran Charles
Sebagai pewaris takhta pertama, Pangeran Charles akan menerima gelar baru, yakni raja. Penobatannya dilakukan tanpa upacara, namun tetap ada sejumlah tahapan untuk membuatnya resmi menjadi raja.
Memiliki nama lengkap Charles Philip Arthur George, ia bisa memilih salah satu dari empat nama itu sebagai nama agungnya. Namun, ia tetap menggunakan Raja Charles III.
Sejumlah pengamat kerajaan berspekulasi bahwa Charles akan memilih untuk menghapus nama depannya lantaran ada konotasi negatif di sekitarnya.
Sebab, Raja Charles I adalah penguasa yang sangat tidak populer, dan pemerintahannya penuh dengan kontroversi dan beberapa perang saudara. Pemerintahannya berakhir ketika ia dipenggal pada tahun 1649.
Lalu, Raja Charles II, bernasib lebih baik meski partainya bejat. Ia mengakui setidaknya 12 anak haram dari berbagai gundik dan tidak meninggalkan anak sah untuk menggantikannya.
2. Pangeran Edward
Ketika Pangeran Philip meninggal dunia pada tahun 2021, gelarnya sebagai Duke of Edinburgh, diteruskan ke Pangeran Charles. Namun saat ini setelah menjadi raja, dia dapat memberikan gelar itu kepada anggota keluarga lainnya.
Gelar itu disebut, bisa dibuat ulang untuk Pangeran Edward, yang saat ini memberikan Duke of Edinburgh Awards dan mengambil banyak badan amal Pangeran Philip.
Namun, semuanya tergantung keputusan Charles apakah ia ingin menciptakan kembali gelar tersebut untuk adik bungsunya itu.
Tercatat bahwa itu tidak bisa terjamin karena Charles sempat menyinggung akan merampingkan keluarga kerajaan agar semakin sedikit anggota yang bekerja. Ditambah Duke of Edinburgh adalah gelar yang sangat senior.
3. Pangeran William dan Kate Middleton
Pangeran William dan Kate Middleton, yang telah lama memegang gelar Duke dan Duchess of Cambridge, akan segera mendapatkan beberapa gelar baru secara resmi.
William dan Kate secara otomatis menjadi Duke dan Duchess of Cornwall setelah kepergian Ratu. Ini terlihat dari penggantian nama akun Twitter resmi mereka.
Pasangan ini juga akan menjadi Pangeran dan Putri Wales, gelar yang sebelumnya dipegang oleh Charles dan mendiang Diana.
4. Camilla
Pemilik nama lengkap Camilla Parker Bowles yang semula Duchess of Cornwall memiliki gelar baru, yakni Queen Consort atau permaisuri.
Ketika Camilla menikahi Charles pada tahun 2005 lalu, ia secara otomatis menjadi Putri Wales. Namun, dirinya tidak pernah menggunakan gelar itu untuk menghormati mendiang istri Charles, Diana.
Selama bertahun-tahun diperkirakan bahwa Camilla akan mengambil gelar Permaisuri ketika suaminya naik takhta, tetapi pada Februari 2022, Ratu Elizabeth menyebut bahwa ia tidak akan menerima gelar itu.
5. Archie dan Lilibet
Meski Pangeran Harry dan Meghan Markle bukan lagi bangsawan senior, kenaikan Charles menandakan anak-anak mereka bisa menjadi Pangeran Archie dan Putri Lilibet.
Di bawah pedoman saat ini, yang ditetapkan dalam Paten Surat tahun 1917 oleh Raja George V, anak-anak penguasa, anak-anak dari putra penguasa, dan putra tertua putra Pangeran Wales semuanya akan diberi gelar dengan pangeran dan putri.
Namun, dalam Paten Surat 2012 dari Ratu Elizabeth, dia memastikan bahwa semua anak Williams, bukan hanya George akan menerima gelar kerajaan.
Sementara anak-anak Putri Anne, Peter Phillips dan Zara Tindall, di bawah pedoman saat ini, tidak akan dimasukkan dalam hal tersebut. Ia sempat diberi pilihan untuk memberi mereka gelar, tetapi ditolak
Putra bungsu Elizabeth, Pangeran Edward dan istrinya Sophie juga menolak julukan pangeran dan putri untuk anak-anak mereka.
Namun, masih belum jelas apakah Markle dan Harry akan menerima gelar itu untuk Archie dan Lilibet. Meski begitu, menurut rumor yang tersebar, Charles akan mengizinkannya.
Pada tahun 2021, Daily Mail melaporkan bahwa Charles memiliki rencana untuk melangsingkan monarki. Ia juga menyinggung bahwa ketika dirinya menjadi raja, hanya pewaris takhta dan keluarga dekat yang akan menerima gelar penuh, serta dukungan keuangan dan polisi yang didanai oleh pembayar pajak.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti