Panas Elite Gerindra Gegara Sandiaga Siap Nyapres Berbuntut Ancaman Konsekuensi Etik

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 09 September 2022 | 14:45 WIB
Panas Elite Gerindra Gegara Sandiaga Siap Nyapres Berbuntut Ancaman Konsekuensi Etik
Sandiaga Uno saat menyambangi pelatihan yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari pelaku UMKM, milenial, hingga emak-emak.

Suara.com - Kuping para elite Partai Gerindra seketika 'panas' kala mendengar pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu baru-baru ini menyatakan siap nyapres usai didukung pengurus PPP di Yogyakarta.

Adalah Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad panjang lebar berbicara soal Sandiaga siap nyapres. Secara tersirat, ia memberikan ancaman bagi Sandiaga, bahwa ada konsekuensi etik apabila ia nekat maju sebagai capres di 2024.

Partai Gerindra mengingatkan Sandiaga Uno bahwa setiap pilihan akan ada konsekuensi yang harus ditanggung. Ttermasuk ihwal keinginan Sandiaga Uno yang menyatakan siap maju di bursa pencalonan presiden 2024.

Meski menyatakan tidak mempersoalkan pilihan Sandiaga Uno. Tetapi di satu sisi, Dasco mengingatkan bahwa calon presiden dari Gerindra sudah bulat, yakni Prabowo Subianto, bukan kader yang lain.

"Jadi menteri adalah pilihan hidup, kemudian jadi presiden adalah pilihan hidup. Nah jadi pilihan itu juga ada konsekuensi memilih jadi presiden, calon presiden yang dicalonkan partai lain, itu gak ada masalah, tapi ada konsekuensi kan gitu, secara etik maupun secara moral," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Menurut dia, apa yang menjadi pilihan Sandiaga adalah pilihan dan ditentukan individu dan bukan menjadi kewajiban Gerindra untuk ikut memilih hal serupa.

"Jadi pilihan-pilihan itu harus dipilih sehingga kita sebagai orang yang sudah matang dalam berpolitik. Tentunya kita akan tunggu saja pilihannya seperti apa, bukan Gerindra yang harus memilih, kan gitu," ucap Dasco.

Dasco juga mempersilakan Sandiaga Uno untuk menjalin komunikasi intens dengan Prabowo Subianto. Tetapi ia mengingatkan, kalau komunikasi yang ingin dilakukan terkait calon presiden, keputusan Gerindra sudah final.

Ia menegaskan, Gerindra telah menentukan sikap untuk mendukung Ketua Umum Gerindra, Prabowo sebagai calon presiden 2024.

baca juga

"Saya rasa kan kalau di Gerindra kan sudah final bahwa pencapresan itu mencapreskan Pak Prabowo dan itu belum ada opsi lain karena rapimnasnya sudah demikian," kata Dasco.

Karena itu, Dasco menegaskan tidak ada lagi komunikasi mengenai keputusan mencapreskan Prabowo yang telah diambil dan disepakati bersama di rapat pimpinan nasional atau Rapimnas.

"Saya pikir komunikasi-komunikasi yang lain silakan saja dilakukan, tapi saya pikir untuk pencapresan sudah final," kata Dasco lagi.

Apa Kata Sandiaga Uno?

Di sisi lain, Sandiaga Uno mengaku akan terus intens berkomunikasi dengan Ketua Umum Prabowo Subianto, seiring ia yang menyatakan diri untuk maju dalam bursa Pilpres 2024.

Tetapi Sandiaga Uno tidak menjawab lugas apakah dirinya juga akan meminta izin ke Prabowo, apabila ia benar-benar ingin ikut nyapres. Sandiaga hanya menginggung soal waktu yang tepat.

"Saya akan terus berkomunikasi dengan beliau kalau di saat yang tepat," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2022) malam.

Menurut Sandiaga saat ini bukan merupakan saat yang telat. Mengingat tahun politik masih satu sampai dua tahun mendatang, menuju 2024.

Ia menegaskan masih fokus menyelesaikan tuga-tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Tapi kan ini belum saatnya politik, kita sekarang saatnya bekerja untuk menyelesaikan tugas-tugas kita," kata Sandiaga.

"Ada dua tahun lagi di pemerintahan ini. Tugas-tugas ada di depan mata terutama berkaitan dengan masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat," sambungnya.

Tetap Jadi Kader Gerindra

Sandiaga Uno memastikan bahwa dirinya masih menjadi kader Gerindra. Hal itu ia sampaikan menanggapi pertanyaan ihwa dirinya yang pernah menyatakan siap untuk "nyapres". Karena itu ia menegaskan tetap patuh terhadap keputusan partai.

"Jadi saya masih kader Gerindra dan patuh kepada keputusan partai," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta usai rapat, Kamis (8/9/2022).

Seperti diketahui, Gerindra dalam rakernas telah memutuskan untuk kembali mendukun Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres di 2022.

Menanggapi itu, Sandiaga mengaku akan taat dan patuh apabila memang ada arahan dari Prabowo.

"Oleh karena itu saya sampaikan tadi, seandainya ada arahan dari Pak Prabowo tentunya akan kita maknai sebagai sebuah arahan yang harus kita patuhi," kata Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Mau Nyapres, Gerindra Tetap Pilih Prabowo

Sandiaga Uno Mau Nyapres, Gerindra Tetap Pilih Prabowo

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 14:37 WIB

Bikin Elite Memanas, Gerindra Ancam Sandiaga Jika Nekat Nyapres: Ada Konsekuensi Etik

Bikin Elite Memanas, Gerindra Ancam Sandiaga Jika Nekat Nyapres: Ada Konsekuensi Etik

News | Jum'at, 09 September 2022 | 14:08 WIB

Kode Keras Petinggi Gerindra Menyoal Komunikasi Sandiaga Ke Prabowo: Boleh Saja, Asal Bukan Pencapresan

Kode Keras Petinggi Gerindra Menyoal Komunikasi Sandiaga Ke Prabowo: Boleh Saja, Asal Bukan Pencapresan

News | Jum'at, 09 September 2022 | 13:52 WIB

Asal Tak Bahas Pencapresan, Gerindra Tak Masalah Sandiaga Intens Komunikasi sama Prabowo

Asal Tak Bahas Pencapresan, Gerindra Tak Masalah Sandiaga Intens Komunikasi sama Prabowo

News | Jum'at, 09 September 2022 | 13:10 WIB

Sandiaga Siap Maju dalam Pilpres 2024: Saya Akan Patuh dengan Putusan Partai

Sandiaga Siap Maju dalam Pilpres 2024: Saya Akan Patuh dengan Putusan Partai

Depok | Jum'at, 09 September 2022 | 09:29 WIB

Tak Ingin Jadi Penghianat, Sandiaga Uno Patuhi Keputusan Partai Soal Nyapres

Tak Ingin Jadi Penghianat, Sandiaga Uno Patuhi Keputusan Partai Soal Nyapres

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 08:12 WIB

Ditanya Siap Nyapres, Sandiaga Uno: Saya Masih Kader Gerindra, Patuh Arahan Pak Prabowo

Ditanya Siap Nyapres, Sandiaga Uno: Saya Masih Kader Gerindra, Patuh Arahan Pak Prabowo

Video | Jum'at, 09 September 2022 | 13:35 WIB

Terkini

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB