10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia 2022, Indonesia Termasuk?

Aulia Hafisa

Jum'at, 09 September 2022 | 18:49 WIB
10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia 2022, Indonesia Termasuk?
Ilustrasi Utang - Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia (Freepik)

Suara.com - World Population Review merilis daftat negara dengan utang terbanyak di dunia tahun 2022. Menariknya neraga yang dinyatakan memiliki utang terbanyak di belahan dunia ini didominasi oleh sejumlah negara maju. Bahkan beberapa di antaranya sempat dinyatakan pailit atau bangkrut lantaran mereka tidak mampu membayar cicilan serta bunga.  

Peningkatan jumlah utang luar negeri salah satunya disebabkan perubahan nilai tukar mata uang suatu negara terhadap dollar AS dari tahun ke tahun. World Population Review telah merilis daftar negara dengan utang terbanyak di dunia di tahun 2022 berdasarkan rasio utang terhadap Produk Domestic Bruto (PDB). 

World Population Review sendiri merupakan organisasi independen yang menyajikan data-data demografis dengan tujuan membuat data itu lebih mudah untuk diakses. Mereka setidaknya mencatat 10 negara dengan jumlah utang terbanyak dan beberapa di antaranya merupakan negara maju.  

Lantas negera mana saja yang termasuk ke dalam daftar negara dangan utang terbanyak di dunia? Berikut ini beberapa negara yang dimaksud. 

Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia 

Melansir dari laman resminya, berikut ini daftar negara dengan utang terbanyak di dunia tahun 2022 berdasarkan jumlah rasio utang terhadap Produk Domestic Bruto (PDB). 

1. Jepang 

Jepang menjadi negara pertama yang memiliki utang luar negeri terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang dirilis, Negeri Matahari Terbit dengan jumlah 127.185.332 populasi penduduk tercatat memiliki utang nasional hingga mencapai angka 234,18 persen dari produk domestik bruto (PDB).  

Total dari utang nasional Jepang ditaksir sebanyak 1.028 triliun yen atau setara dengan USD 9.087 triliun. Salah satu penyebab dari tngginya utang Jepang yaitu karena pasar saham Jepang mengalami penurunanyang tajam serta keputusan pemerintah Jepang agar menyelamatkan bank dan perusahaan asuransi dengan memberikan mereka kredit bunga rendah. 

baca juga

2. Yunani 

Yunani menjadi negara kedua dengan utang terbanyak di dunia. Berdasarkan data, utang Yunani mencapai hingga 332,6 miliar euro atau sekitar USD379 miliar. Utang itu merupakan 174,15 persen dari jumlah total PDB Yunani. Pada 30 Juni 2015 lalu perekonomian negara Yunani memang sudah mengalami keterpurukan dan sempat dinyatakan bangkrut.  

Beberapa penyebab permasalahan itu antara lain adalah krisis finansial global, reformasi ekonomi yang gagal dan terjadinya politik dinasti. 

3. Portugal 

Portugal memiliki utang nasional sebanyak 322 miliar euro atau setara USD264 miliar. Utang itu mencapai 119,46 persen dari total PDB. Negara Portugal mulai mengalami peningkatan jumlah utang berawal dari krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008–2009.

Krisis tersebut disebabkan karrna Portugal kurang berinvestasi dalam bidang infrastruktur, sehingga menyebabkan ekonominya mengalami kesulitan untuk dapat berkembang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Produktivitas Pekerja,Indonesia Terus Dorong Peran G20

Tingkatkan Produktivitas Pekerja,Indonesia Terus Dorong Peran G20

Metro | Jum'at, 09 September 2022 | 18:39 WIB

Pekan Kedua September, Aliran Modal Asing Rp1,64 Triliun Hengkang dari RI

Pekan Kedua September, Aliran Modal Asing Rp1,64 Triliun Hengkang dari RI

Bisnis | Jum'at, 09 September 2022 | 18:38 WIB

Sejak Januari, Sebanyak Rp143,14 Triliun Modal Asing Keluar dari Indonesia

Sejak Januari, Sebanyak Rp143,14 Triliun Modal Asing Keluar dari Indonesia

Deli | Jum'at, 09 September 2022 | 18:07 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB