PLTN Zaporizhzhia di Ukraina Kini dalam Mode Darurat Setelah Jaringan Listrik Terakhir Terputus

Diana Mariska

Jum'at, 09 September 2022 | 18:52 WIB
PLTN Zaporizhzhia di Ukraina Kini dalam Mode Darurat Setelah Jaringan Listrik Terakhir Terputus
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina. (Handout / International Atomic Energy Agency (IAEA) / AFP)

Suara.com - Operator tenaga nuklir Ukraina mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia kini beroperasi dalam mode darurat dengan risiko tinggi.

PLTN terbesar di Eropa yang memiliki enam reaktor itu berada di bawah kendali pasukan Rusia sejak periode awal invasi yang dimulai pada bulan Februari tetapi hingga kini masih dioperasikan oleh staf yang berasal dari Ukraina, Associated Press melaporkan.

PLTN tersebut dan daerah sekitarnya telah berulang kali terkena tembakan di tengah perang yang masih berlangsung.

Dan pada Senin (5/9), saluran listrik terakhir yang menghubungkan PLTN Zaporizhzhia ke jaringan listrik yang berada di Ukraina terputus dan menybabkan pembangkit tersebut tanpa sumber listrik dari luar dan hanya menerima daya dari satu-satunya reaktor yang masih beroperasi.

Operator nuklir Ukraina, Energoatom, mengatakan pada Jumat (9/9) bahwa perbaikan pada jalur luar tidak mungkin dilakukan karena masih berlanjutnya peristiwa saling tembak. Selain itu, pengoperasian di wilayah itu juga memiliki "risiko melanggar standar keselematan radiasi dan api".

“Penarikan pasukan Rusia dari PLTN dan penciptaan zona keamanan di sekitarnya menjadi satu-satunya cara untuk menormalkan situasi di PLTN Zaporizhzhia,” ujar Petro Kotin, kepala Energoatom, kepada TV Ukraina.

Pertempuran berlanjut pada Jumat di bagian selatan dan timur Ukraina – dan juga di utara di mana Ukraina mengklaim mereka berhasil memukul mundur pasukan Rusia di beberapa daerah.

Pesawat-pesawat Rusia mengebom rumah sakit di kota Velika Pysarivka, di perbatasan dengan Rusia, kata Dmytro Zhyvytskyi, gubernur wilayah Sumy. Bangunan tersebut dilaporkan hancur, tetapi jumlah korban belum dapat dikonfirmasi.

Menurut gubernur regional Oleh Syniehubov. empat orang tewas dalam penembakan di wilayah Kharkiv.

Minggu ini, Ukraina mengklaim telah mendapatkan kembali kendali atas lebih dari 20 permukiman di wilayah Kharkiv, termasuk kota kecil Balakliya.

Unggahan media sosial menunjukkan warga Balakliya yang menangis dan tersenyum sembari memeluk tentara Ukraina.

Sementara itu, delapan orang tewas di kota Bakhmut dalam satu hari terakhir, dan kota itu telah tanpa air dan listrik untuk dalam empat hari terakhir, ungkap gubernur Pavlo Kyrylenko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Ungkap Dugaan Rusia "Kirim" Anak-anak Ukraina ke Wilayahnya Untuk Diadopsi Paksa

PBB Ungkap Dugaan Rusia "Kirim" Anak-anak Ukraina ke Wilayahnya Untuk Diadopsi Paksa

News | Kamis, 08 September 2022 | 14:05 WIB

Putin Sanjung Negara-negara Asia, Sebut Sanksi Eropa "Ancaman Global"

Putin Sanjung Negara-negara Asia, Sebut Sanksi Eropa "Ancaman Global"

News | Rabu, 07 September 2022 | 18:39 WIB

Dunia Masuk Jurang Resesi, Harga Minyak Tak Pasti, Menkeu: Rusia Diembargo

Dunia Masuk Jurang Resesi, Harga Minyak Tak Pasti, Menkeu: Rusia Diembargo

Sumedang | Rabu, 07 September 2022 | 16:05 WIB

Rusia Akan Beli Jutaan Roket dan Peluru Artileri dari Korea Utara

Rusia Akan Beli Jutaan Roket dan Peluru Artileri dari Korea Utara

News | Selasa, 06 September 2022 | 14:23 WIB

Penjualan Mobil Bekas Jepang di Rusia Meningkat, Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

Penjualan Mobil Bekas Jepang di Rusia Meningkat, Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

Otomotif | Senin, 05 September 2022 | 07:44 WIB

Terkini

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB