Bjorka Orang Indonesia? Begini Dugaan Pakar Keamanan Siber

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Selasa, 13 September 2022 | 17:38 WIB
Bjorka Orang Indonesia? Begini Dugaan Pakar Keamanan Siber
Akun hacker Bjorka [Twitter].

Suara.com - Bjorka terus menuai sorotan publik seiring dengan semakin banyaknya data-data pribadi yang dibocorkan. Bahkan Bjorka tidak ragu membuka data pribadi Menko Polhukam Mahfud MD setelah sang peretas diklaim bukan membocorkan data rahasia.

Tak pelak profil peretas yang mengaku berbasis di Warsawa, Polandia ini banyak disorot publik. Bahkan kekinian beredar dugaan Bjorka adalah orang Indonesia alih-alih peretas dari luar negeri.

Salah satu yang menyorotinya adalah pakar siber sekaligus pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi. Dalam wawancaranya di Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan di kanal YouTube tvOneNews, Fahmi mengutip opini warganet yang menduga Bjorka berasal dari Indonesia.

Kecurigaan ini, menurut Fahmi, diawali dari Bjorka yang dianggap sangat memedulikan isu-isu di Indonesia. "Mulai ada netizen yang biasa berbahasa Inggris, (jadi) membaca tulisan orang Indonesia berbahasa Inggris udah kerasa banget," ungkap Fahmi, dikutip Suara.com.

"Ini kok sepertinya bukan bahasa Inggris yang native. Atau orang Indonesia yang tinggal di luar negeri. Ini seperti orang Indonesia, tinggal di Indonesia, dan berbahasa Inggris. Netizen mulai mengulik hal-hal seperti itu dan banyak mereka melihat bahwa Bjorka ini kayaknya di Indonesia," sambungnya.

Bukan cuma memetik dari pendapat warganet, Fahmi sendiri memiliki opini serupa yang dicuitkannya di Twitter. Pasalnya Fahmi menilai ketikan Bjorka tidak terlalu menunjukkan jati dirinya sebagai seseorang yang bermukim di Eropa.

"Sampeyan (kamu) kalau marah dan kesal, coba gunakan bahasa slang english khas Poland. Biasanya ada fck fcknya gituuu... Jangan pake bahasa engres yang baik dan benar," cuit Fahmi lewat Twitter-nya, Minggu (12/9/2022). Saat itu Fahmi mengutip cuitan Bjorka yang dituliskan lewat akun lamanya yang telah ditangguhkan, @bjorxanism.

Pendapatnya ini kemudian kembali dipertegas di sesi wawancaranya dengan TV One. Menurutnya bahasa, gaya berbicara, gaya menulis, bisa menjadi penentu apakah seseorang memang berasa dari dalam atau luar Indonesia.

"Orang luar, di luar betulan, ada kata-kata yang tidak umum dilakukan oleh orang Indonesia. Ada juga kata-kata yang paling sering digunakan oleh orang Indonesia, misalnya dalam kalimat depan ada (kata) 'karena...', kemudian di-translate 'because...' itu nggak umum banget di kalangan orang berbahasa Inggris," jelas Fahmi.

baca juga

Hal yang tanpa sadar dilakukannya ini bisa menjadi dasar profiling Bjorka.

Kecurigaan Fahmi soal apakah Bjorka dari Indonesia atau bukan juga menguat ketika peretas itu sempat mengalihkan isu, seperti mengaku dibesarkan dengan bahasa Indonesia.

"Tapi ada hal-hal yang nggak bisa ditutupin," pungkas Fahmi.

Pakar Keamanan Siber Sebut Bjorka Cuma Penjual Data di Forum Peretas

Pakar keamanan siber Ruby Alamsyah. (YouTube/tvOneNews)
Pakar keamanan siber Ruby Alamsyah. (YouTube/tvOneNews)

Pakar keamanan siber, Ruby Alamsyah, menyebut Bjorka hanyalah salah satu dari penjual atau broker data di forum peretas.

Selain itu, meski sekarang Bjorka sangat fokus dalam menguliti pemerintah, Ruby menilai sang peretas sebenarnya bukan hanya fokus terhadap permasalahan di Indonesia.

"Kurang tepat kalau dibilang Bjorka ini hanya menjual data atau mengekspos data orang Indonesia. Bisa dilihat di forum tersebut, dia juga jual data dari platform lain kok, nggak hanya dari Indonesia saja," terang Ruby.

"Ini membuktikan bahwa si Bjorka murni penjual data atau broker penjual data yang sebenarnya random, tetapi mungkin dia kebanyakan punya data-data Indonesia. Tapi yang dipastikan dia juga jual data dari platform negara lain, nggak hanya Indonesia," sambungnnya.

Sementara sepak terjangnya saat ini, yang sampai membuka data-data pribadi banyak pejabat Indonesia, adalah wujud upayanya membuktikan reputasi. Apalagi karena warganet bahkan pemerintah Indonesia kerap menantang Bjorka untuk membuka data-data tokoh tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya

Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya

Bekaci | Selasa, 13 September 2022 | 14:44 WIB

Soal Mahfud MD Tanggapi Santai Serangan Bjorka, Drone Emprit Sebut Menko Polhukam Bisa Rugikan Publik

Soal Mahfud MD Tanggapi Santai Serangan Bjorka, Drone Emprit Sebut Menko Polhukam Bisa Rugikan Publik

News | Selasa, 13 September 2022 | 14:38 WIB

Makin Menjadi, Akun Diduga Milik Bjorka Tawarkan 1.000 Dolar Jika Bisa Tebak Nama Pembunuh Munir

Makin Menjadi, Akun Diduga Milik Bjorka Tawarkan 1.000 Dolar Jika Bisa Tebak Nama Pembunuh Munir

News | Selasa, 13 September 2022 | 14:33 WIB

Menkominfo Benarkan Hacker Bjorka Telah Sebarkan Data-data Pemerintah, Tapi..

Menkominfo Benarkan Hacker Bjorka Telah Sebarkan Data-data Pemerintah, Tapi..

Malang | Selasa, 13 September 2022 | 13:10 WIB

Bjorka 'Mengamuk', Fadli Zon Sindir BSSN yang Malah Bangun Kolam Renang Rp 1,8 M: Lebih Penting dari Keamanan Siber

Bjorka 'Mengamuk', Fadli Zon Sindir BSSN yang Malah Bangun Kolam Renang Rp 1,8 M: Lebih Penting dari Keamanan Siber

News | Selasa, 13 September 2022 | 13:06 WIB

Terkini

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:57 WIB

×