Dinilai Polisi Tak Beradab, Teriakan Kata Binatang Kombes Setyo Berbahaya karena Bisa Dianggap Perintah

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 16 September 2022 | 16:12 WIB
Dinilai Polisi Tak Beradab, Teriakan Kata Binatang Kombes Setyo Berbahaya karena Bisa Dianggap Perintah
Dinilai Polisi Tak Beradab, Teriakan Kata Binatang Kombes Setyo Berbahaya karena Bisa Dianggap Perintah. (Suara.com)

Suara.com - Komisi Untuk Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) turut mengomentari soal aksi tak tercela Kombes Setyo Koes Heriyanto yang melontarkan kata binatang saat mengawal aksi demomstrasi tolak kenaikan BBM yang digelar massa mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis kemarin. Menurut KontraS, ucapan perwira menengah Polri itu malah tidak beradab dan seperti memprovokasi anggota lainnya. 

"Perkataan kasar ini justru seperti provokasi dan menunjukkan tak ada adab," kata Wakil Koordinator KontraS, Rivanlee Anandar saat dihubungi Suara.com, Jumat (16/9/2022).

Sebagai aparat yang merupakan pelayan masyarakat dalam kondisi yang memanas seharusnya polisi dituntut untuk lebih tenang dari massa demonstran.

"Dalam kondisi aksi, situasi tersebut menuntut polisi untuk jauh lebih tenang daripada pendemo supaya tidak reaktif dan ambil tindakan sewenang-wenang termasuk secara verbal," kata Rivanlee.

Kepala Divisi Hukum KontraS Andy Muhammad Rezaldy saat konferensi pers di Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (30/6/2022). [Suara.com/Yaumal]
Rivanlee Anandar (kedua dari kanan). [Suara.com/Yaumal]

Atas perilaku itu, Propam Polri dinilai perlu untuk menegur Kombes Setyo. Dikhawatirkan hal itu menjadi sebuah kebiasaan dari aparar kepolisian saat berhadapan dengan massa yang berunjuk rasa.

"Perlu (ditindak lanjuti Propam Polri). Paling tidak menegur dan meminta yang bersangkutan (Setyo) mengakui perbuatannya. Entah itu emosi atau tidak," ujar Rivanlee.

Rivanlee menilai perilaku dari anggot polisi tersebut sangat berbahaya. Dikhawatirkan hal itu menjadi sebuah kebiasaan dari aparar kepolisian saat berhadapan dengan massa yang berunjuk rasa.

"Perkataan tersebut berbahaya, karena bisa saja di lapangan dianggap sebagai sebuah perintah," tegasnya.

baca juga

Lontarkan Kata Binatang

Diketahui, Kombes Setyo Koes Heriyanto melontarkan ucapan tak pantas ke arah massa mahasiswa BEM SI saat aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Kamis (15/9/2022) kemarin.

Kejadian bermula saat negosiasi antara mahasiswa dan pihak kepolisian.

Pihak mahasiswa saat itu meminta untuk bisa menuju Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo, menyampaikan tuntutannya tentang penolakan kenaikan harga BBM. Namun saat itu dihembuskan kabar jika Jokowi sedang berada di Papua.

Mahasiswa pun makin ingin merangsek masuk menuju istana untuk mengecek kebenaran tersebut.

Kombes Setyo Koes Heriyanto
Kombes Setyo Koes Heriyanto

"Tanggal 8 September kemarin pas kami demo pertama Jokowi pulang lewat belakang. Sekarang kita demo kedua katanya ke Papua. Kalau Presiden gak ada, kan ada Wakilnya," teriak orator dari atas mobil komando, Kamis (15/9/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kombes Setyo Teriakan Kata Binatang ke Mahasiswa Saat Demo, Polri Diminta Disiplinkan Anggotanya Patuhi Prinsip HAM

Kombes Setyo Teriakan Kata Binatang ke Mahasiswa Saat Demo, Polri Diminta Disiplinkan Anggotanya Patuhi Prinsip HAM

News | Jum'at, 16 September 2022 | 15:45 WIB

Dianggap Berbahaya, Kombes Setyo yang Teriakan Kata Binatang ke Mahasiswa Perlu Ditegur Propam Polri

Dianggap Berbahaya, Kombes Setyo yang Teriakan Kata Binatang ke Mahasiswa Perlu Ditegur Propam Polri

News | Jum'at, 16 September 2022 | 15:33 WIB

Komisi III DPR Desak Kapolri Beri Sanksi ke Kombes Setyo usai Ucapkan Kata Binatang ke Mahasiswa

Komisi III DPR Desak Kapolri Beri Sanksi ke Kombes Setyo usai Ucapkan Kata Binatang ke Mahasiswa

News | Jum'at, 16 September 2022 | 13:40 WIB

Acungkan Jari, Anak Buah Kombes Setyo Ikut Bentak Mahasiswa Pendemo Jokowi di Patung Kuda: Hormati Komandan Saya!

Acungkan Jari, Anak Buah Kombes Setyo Ikut Bentak Mahasiswa Pendemo Jokowi di Patung Kuda: Hormati Komandan Saya!

News | Jum'at, 16 September 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×