Wacana Kompor Gas Bakal Diganti Kompor Listrik, Lebih Ekonomis Mana?

Farah Nabilla

Sabtu, 17 September 2022 | 13:39 WIB
Wacana Kompor Gas Bakal Diganti Kompor Listrik, Lebih Ekonomis Mana?
Ilustrasi kompor gas (Pexels.com/Teona Swift)

Suara.com - Presiden Jokowi memerintahkan pengalihan kompor gas berbasis energi impor (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal dengan nama kompor induksi.

PLN akan melakukan konversi kompor gas elpiji ke kompor listrik pada tahun ini. Rencananya, PLN akan menargetkan para pelanggan listrik subsidi untuk beralih menggunakan kompor induksi.

Adapun berikut serba-serbi seputar isu kompor elpiji yang akan diganti menjadi kompor listrik.

Menghemat Dana APBN

PLN mengklaim konversi kompor elpiji ke kompor induksi bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena harga keekonomian listrik lebih murah ketimbang harga keekonomian elpiji.

Disampaikan oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, pihaknya telah melakukan uji klinis terhadap 2.000 proyek percontohan di Solo dan Bali.

Berdasarkan hitungan PLN, konversi kompor elpiji ke kompor listrik dalam skala besar mampu menghemat APBN sebesar Rp330 miliar per tahun untuk 300 ribu keluarga penerima manfaat pada tahun 2022.

Tahun depan, program konversi ini menargetkan 5 juta keluarga penerimaan manfaat yang diproyeksikan bisa menghemat biaya sekitar Rp5,5 triliun per tahun.

Pengguna Kompor Listrik Bisa Pakai Jalur Khusus

baca juga

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (14/9/2022), Dirut PLN Darmawan Prasodjo juga mengungkapkan para pengguna kompor listrik nantinya akan memakai jalur khusus.

Maknanya, penggunaannya ini tidak akan mengganggu listrik yang sudah terpasang. Ia menyebut ada kesalahpahaman terkait PLN mendorong masyarakat miskin pengguna listrik 450 VA untuk beralih memakai kompor induksi.

Darmawan memastikan program tersebut tidak menambah beban biaya listrik masyarakat. Sebab, akan memakai jalur khusus yang berbeda dengan daya listrik yang sudah terpasang di rumah.

Bisa Memasak Lebih Cepat

Darmawan menyebut, berdasarkan arahan Kementerian ESDM, kompor listrik harus lebih cepat dalam memasak dibandingkan dengan kompor elpiji tiga kilogram.

Dengan begitu, PLN juga melalukan perubahan spesifikasi kompor listrik. Apabila memasak air menggunakan kompor elpiji memerlukan waktu 10 menit 29 detik, maka dengan kompor induksi 1.800 watt kecepatannya bisa diturunkan menjadi 8 menit 47 detik.

Biaya Kompor Listrik Meringankan Masyarakat

Darmawan menyampaikan jika memasak dengan kompor listrik bisa menghemat biaya sekitar 10-15 persen dibandingkan dengan menggunakan kompor elpiji 3 kg.

Ia kemudian merinci, harga kompor elpiji adalah Rp19.698 per kg, dengan subsidi Rp 4.250 per kg. Namun, sampai ke masyarakat harganya mencapai Rp 5.250 per kg, sehingga pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 15.448 per kg.

Sedangkan harga kompor listrik senilai Rp 11.792 per kg listrik ekuivalen dengan kisaran 7,18 Kwh. PLN membebaskan biaya listrik sebesar Rp 4.550 yang dibayar masyarakat. Jadi penggunaannya menjadi lebih murah Rp720.

Respons Masyarakat

Warga Denpasar Selatan, Bali semakin akrab dengan cara baru memasak tanpa api. Melalui program konversi ke kompor induksi yang berbasis listrik, ribuan dari mereka telah menerima manfaat program ini dan mengaku lebih nyaman dan lebih hemat.

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pantai Mertesari, Sanur, Jro Kesumawati, dengan gembira mengisahkan pengalamannya menggunakan kompor induksi. Ia merupakan salah satu dari sekitar 1.000 pelanggan PLN yang turut dalam 950 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) kompor induksi.

Kesumawati mengaku, ia dan pelaku UMKM lain yang menerima paket bantuan kompor induksi merasa gembira. Penggunaan kompor induksi menurutnya tidak sulit, lebih hemat, dan mudah dibersihkan.

Kendati begitu, masih banyak kontra yang muncul jika kompor elpiji akan diganti kompor listrik, terutama dari segi daya beli masyarakat dan kebutuhan listrik rumah tangga yang meningkat. 

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Beralih dari Gas Elpiji, Cek Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Induksi

Sebelum Beralih dari Gas Elpiji, Cek Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Induksi

Indotnesia | Jum'at, 16 September 2022 | 14:26 WIB

5 Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Gas, Benarkah Lebih Hemat?

5 Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Gas, Benarkah Lebih Hemat?

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 14:23 WIB

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

Tangsel | Rabu, 14 September 2022 | 23:38 WIB

Siap-siap Gas Melon 3 Kg Bakal Ditarik, Ini Gantinya Dari Pemerintah

Siap-siap Gas Melon 3 Kg Bakal Ditarik, Ini Gantinya Dari Pemerintah

Purwasuka | Rabu, 14 September 2022 | 13:32 WIB

Politikus DPR Usulkan Penghapusan Daya Listrik 450 VA

Politikus DPR Usulkan Penghapusan Daya Listrik 450 VA

Tantrum | Selasa, 13 September 2022 | 17:22 WIB

Warga Deli Serdang Udah Tahu Belum, Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis

Warga Deli Serdang Udah Tahu Belum, Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis

Sumut | Selasa, 13 September 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

×