Berkali-kali Berteriak 'Tembak' ke Bharada E, Ferdy Sambo Disebut Jadi Penembak Kepala Brigadir J: Penentu Kematian

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 20 September 2022 | 10:32 WIB
Berkali-kali Berteriak 'Tembak' ke Bharada E, Ferdy Sambo Disebut Jadi Penembak Kepala Brigadir J: Penentu Kematian
Tersangka Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winnato]

Suara.com - Kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih belum terang benderang.

Kendati sudah berlangsung dua tahun lebih, kasus ini masih abu-abu dengan rekonstruksi dan pernyataan para pelaku/saksi yang masih kian berkembang.

Terbaru salah satu kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak menyebutkan bahwa Ferdy Sambo kemungkinan menembak kepala belakang Brigadir J.

Meskipun sebelumnya mantan Kadiv Propam tersebut menyangkal bahwa dia turut melakukan tembakan dengan tangannya sendiri, namun dalam rekonstruksi tampak adegan menembak oleh Ferdy Sambo.

"Pertama-tama harus kita flashback dulu bahwa Ferdy Sambo bisa menjadi tersangka itu karena ada keterangan Bharada Eliezer (Bharada E) dengan bukti-bukti lain," ungkap Martin Lukas.

Martin Lukas Simanjuntak (Youtube/Tvone)
Martin Lukas Simanjuntak (Youtube/Tvone)

Menurutnya dari kelima tersangka, Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal (Bripka RR) sama sekali tak melepaskan tembakan.

Sebelum kejadian, Bharada E dan Bripka RR diminta Ferdy Sambo untuk menembak, namun akhirnya Bharada E di mana paling junior yang akhirnya mengeksekusi Brigadir J.

Saat berlangsung, Martin menyebut bahwa menurut kesaksian Bharada E, Ferdy Sambo berteriak 'tembak-tembak' berkali-kali.

"Ketika Eliezer diminta tembak oleh Ferdy Sambo, itu teriakan itu diulang ulang tembak temabak sehingga Eliezer nembak berkali-kali," ujar Martin Lukas.

baca juga

"Tentunya orang yang menggerakkan Bharada E itu bertanggung jawab," tambahnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa dari Hasil rekonstruksi Ferdy Sambo juga melepaskan tembakan pada Brigadir J.

"Dia [Ferdy Sambo] nembak bagian kepala," ungkap Martin Lukas. 

Menurutnya jika diingat dari pernyataan dokter forensik, dua tembakan yang menewaskan Birgadir J adalah tembakan di bagian dada karena membuatnya kehilangan bagian darah.

Sementara yang kedua adalah tembakan di bagian kepala belakang di mana diduga dilepaskan oleh Ferdy Sambo sendri.

"Yang menembak kepala belakang adalah Ferdy Sambo, jadi dia adalah penentu kematian Brigadir J," imbuhnya lagi.

Peluru Antik di TKP Penembakan Brigadir J

Pada TKP penembakkan Brigadir J, ditemukan ada tiga jenis peluru. Padahal awalnya hanya ditemukan dua senjata dalam pembunuhan Brigadir J, yakni senjata jenis Glock-17 dan HS.

Namun seiring berjalannya waktu, ditemukan peluru jenis lain yang keluar dari pistol berbeda pula.

Irjen Ferdy Sambo dan ajudan - siapa brigadir ricky (FB/Roslin Emika)
Irjen Ferdy Sambo dan ajudan - siapa brigadir ricky (FB/Roslin Emika)

Setidaknya ditemukan enam peluru berkode pin 9 CA, 14 peluru berkode S&B, dan terbaru satu peluru berkode LZ Luger 9mm.

Peluru berkode LZ Luger 9mm tersebut diduga berasal dari pistol antik Luger yang harganya miliaran rupiah.

Pistol Luger yang pelurunya diduga ditemukan di TKP kasus penembakkan Brigadir J itu bukanlah pistol biasa.

Jenis pistol tersebut sudah muncul sejak awal tahun 1900-an. Dalam hal ini, angkatan laut Kekaisaran Jerman sudah mulai menggunkaan pistol ini sejak tahun 1904.

Hingga pada tahun 1908 pistol yang juga dijuluki Parabellum-Pistole itu diperkenalkan sebagai pistol organik Kekaisaran Jerman. Tapi yang paling dikenal orang adalah, pistol ini selalu digunakan oleh perwira NAZI.

Salah satu dari jenis pistol Luger telah terjual seharga $1.000.000 (Rp 14,9 miliar ) pada tahun 1989 sehingga disebut 'Pistol Satu Juta Dolar'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Paling Juga Tak Peduli' Curhat Pilu Anak Broken Home Cuma Bisa Diam Diberi Makanan Sisa oleh Tetangga

'Paling Juga Tak Peduli' Curhat Pilu Anak Broken Home Cuma Bisa Diam Diberi Makanan Sisa oleh Tetangga

News | Selasa, 20 September 2022 | 10:00 WIB

Geger Suami Gerebek Istri Selingkuh dengan Polisi di Kosan: Apakah Ini Sudah Akhir Zaman?

Geger Suami Gerebek Istri Selingkuh dengan Polisi di Kosan: Apakah Ini Sudah Akhir Zaman?

Kaltim | Selasa, 20 September 2022 | 10:00 WIB

Viral Wanita Kenakan Bulu Mata dari Rumput Asli, Hasilnya Justru Mengejutkan!

Viral Wanita Kenakan Bulu Mata dari Rumput Asli, Hasilnya Justru Mengejutkan!

Lifestyle | Selasa, 20 September 2022 | 09:52 WIB

Terkini

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 17:19 WIB

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:18 WIB

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 17:16 WIB

×