Sepekan Kontroversi Puan Maharani: Diskakmat Wong Cilik, Cemberut hingga Dewan Kolonel

Rabu, 28 September 2022 | 11:52 WIB
Sepekan Kontroversi Puan Maharani: Diskakmat Wong Cilik, Cemberut hingga Dewan Kolonel
Gaya Puan Maharani kenakan kebaya Kutubaru di sidang tahunan MPR 2022. (Ist)

Alih-alih mendapatkan simpati, publik malah memandang sinis aksi Puan tersebut. Melalui sejumlah komentar di media sosial, warganet menilai Puan tidak bisa merakyat.

"Bagaimana mau merakyat bila lahir di tengah kemewahan dan nama besar? Bagaimana mau merasa nyaman bila tak pernah memulai dari bawah bersama rakyat?" tulis salah satu warganet.

Dicari massa aksi Hari Tani Nasional, dukung Dewan Kolonel

Pada Selasa lalu (27/9/2022) massa yang terdiri dari petani, buruh dan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung DPR RI Jakarta.

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada parlemen terkait peringatan Hari Tani Nasional. Menanggapi aksi tersebut, salah satu anggota DPR RI dari Fraksi PKS keluar menemui massa aksi.

Namun ternyata bukan anggota DPR itu yang dicari peserta aksi. Mereka justru ingin bertemu dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Melalui mobil komando, peserta aksi meminta agar Puan keluar dari gedung DPR dan menemui mereka. Tak tanggung-tanggung, peserta aksi sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun sebagai bentuk sindiran.

"Mau ketemu bu Puan tidak teman-teman?" teriak sang orator.

"Mau," sambut massa aksi.

Baca Juga: Bertemu di Warung Pecel, Pertemuan Puan Maharani dan Muhaimin Iskandar Malah Respon Negatif

"Kalau memang bapak-bapak di atas sini adalah perwakilan DPR yang baik, bukan hanya perwakilan partai, kami menagih mampukah Bapak membawa kami bertemu Bu Puan. Bisa tidak Pak ketemu dengan Bu Puan?" ucap sang orator.    

Selain dicari massa, Puan juga dinilai mendukung Dewan Kolonel. Beberapa waktu lalu, anggota Komisi III DPR RI Johan Budi mengungkapkan dirinya telah menginisiasi terbentuknya sebuah tim yang diberi nama Dewan Kolonel.

Tim tersebut diisi oleh para loyalis Puan Maharani yang bertugas untuk menaikkan citra dan elektabilitas Ketua DPR RI tersebut agar bisa meraih kursi presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Johan Budi menyebut, loyalis Puan Maharani yang bergabung dalam Dewan Kolonel tersebut terdiri dari seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, mulai dari Komisi I hingga Komisi XI.

Meski begitu, lanjut Johan Budi, Dewan Kolonel tidak terkait dengan kepengurusan DPP PDI Perjuangan, dan Puan Maharani sendiri telah menyetujui pembentukkan Dewan Kolonel tersebut.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI