Nyelekit! Youtuber Guru Gembul Memilih Puan Maharani Capres 2024, Kader PDIP Perlu Baca Ini

Suara Denpasar

Rabu, 28 September 2022 | 10:42 WIB
Nyelekit! Youtuber Guru Gembul Memilih Puan Maharani Capres 2024, Kader PDIP Perlu Baca Ini
Youtube Guru Gembul dan Puan Maharani (Youtube Guru Gembul/ DPR)

Suara Denpasar – Youtuber Guru Gembul ternyata sudah memilih Puan Maharani sebagai calon presiden (capres) 2024. Dia memberikan tiga alasan mengapa memilih Puan Maharani. Alasannya memang mengandung satire, nyelekit, dan bikin ngakak, sehingga kader PDIP perlu baca ini.

Berpakaian serba hitam, dan berpeci hitam, Guru Gembul yang disebut-sebut memiliki nama asli Johan Riyadi ini, mengatakan bahwa dia sudah menentukan siapa yang akan menjadi calon atau bakal calon presiden yang akan dipilih. 

“Yaitu ibu Puan Maharani. Ada 3 alasan mengapa saya memilih beliau,” kata Guru Gembul.

Berikut tiga alasan Guru Gembul memilih Puan Maharani sebagai capres 2024:

1. Buang suara

Guru Gembul mengatakan, maksudnya adalah ada kalanya orang di satu sisi tidak percaya kepada pemerintahan, pada agenda-agenda pejabat, atau sudah tidak percaya pada orang-orang yang jadi pejabat atau calon pejabat, tapi ada dorongan etika demokrasi untuk tetap memilih. 

“Pada akhirnya bisa diselesaikan kalau kita buang suara. Caranya memilih calon yang paling kecil potensinya untuk menang,” kata Guru Gembul.

Dengan memilih Puan Maharani, kata dia, maka pemilih tidak dihinggapi perasaaan bersalah karena telah memajukan calon yang pada akhirnya mengkhianati rakyat. Karena calon yang dipilihnya memang tidak menang.

2. Pejabat yang dosanya paling sedikit

baca juga

Guru Gembul mengatakan bahwa Puan Maharani adalah pejabat yang paling sedikit dosanya di mata Tuhan. Alasan dia, karena hujatan kepada pribadi Puan Maharanni jauh lebih banyak daripada yang dia lakukan selama ini. 

“Jadi yang menghujat banyak, tapi kerjanya kan lebih sedikit dari itu. Dalam kalkulasi pahala dan dosa, kalau kita mengumpat pada satu pihak, dosanya akan berkurang, pindah pada yang mengupatnya,” kata dia dengan tenang tappi sedikit tersenyum.

Dia menjelaskan, Puan Maharani adalah salah satu pejabat di Indonesia yang paling banyak hujatannya. Jangankan publik secara umum, dalam podcast Deddy Corbuzer saya, komentar negatif terhadap Puan tampil di paling atas. Bahkan, kata dia, Ade Armando yang biasa membela pemerintah ketika disuguhkan nama Puan Maharani justru malah membelot, menghujat.

“Dengan alasan ini, Ibu Puan Maharani adalah orang yang tabungan pahalanya lebih banyak dari dosanya. Kita kan memilih yang paling sedikit dosanya,” kata dia.

3. Korban politik

Guru Gembul atau Johan Riyadi melanjutkan, yang ketiga ini adalah menduga bahwa Puan Maharani adalah korban politik. Dugaannya, Puan Maharani sebetulnya tidak ingin jadi pejabat, melainkan bidang-bidang lain. Tapi gara-gara di lingkungan terdalam kekuasaan di mana keluarganya secara turun-temurun jadi presiden maka dia pun didorong untuk jadi presiden. 

Dia pun mengatakan, siapa yang disalahkan bila Puan Maharani jadi korban politik? Guru Gemul menjawab sendiri tentu bukan Puan Maharani, melainkan orang yang punya ambisi berlebihan yang sampai-sampai mengorbankan Puan Maharai sampai diolok-olok, juga mengorbankan rakyat karena menjadikan orang yang tidak mau dan tidak mampu dipaksa untuk jadi pejabat publik.

“Jadi ada dua pihak yang jadi korban. Ibu Puan Maharani di satu sisi, dan rakyat Indonesia di sisi lain,” pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo The Next President, Ingat Gus Dur Sebut Prabowo Orang yang Ikhlas Kepada Rakyat

Prabowo The Next President, Ingat Gus Dur Sebut Prabowo Orang yang Ikhlas Kepada Rakyat

Denpasar | Selasa, 27 September 2022 | 11:17 WIB

Jadi Lurah Belum Pernah, AHY Tak Pantas Jadi Presiden

Jadi Lurah Belum Pernah, AHY Tak Pantas Jadi Presiden

Denpasar | Senin, 26 September 2022 | 12:38 WIB

PDIP Blunder! Celeng Versus Banteng, Nama Ganjar Pranowo Terus Melejit

PDIP Blunder! Celeng Versus Banteng, Nama Ganjar Pranowo Terus Melejit

Denpasar | Senin, 26 September 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

×