Viral ABG Dikeroyok bak Samsak Hidup, Kepala Nyaris Dilindas Motor Walau Sudah Minta Maaf

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Kamis, 29 September 2022 | 14:04 WIB
Viral ABG Dikeroyok bak Samsak Hidup, Kepala Nyaris Dilindas Motor Walau Sudah Minta Maaf
Remaja laki-laki dikeroyok, kepala terus ditendang sampai hampir dilindas sepeda motor pelaku. (Instagram/@banjarnahor)

Suara.com - Aksi perundungan yang melibatkan kekerasan fisik kembali menggegerkan dunia maya. Kali ini bahkan pengeroyokan yang terjadi sangat mengerikan karena korban harus melindungi kepalanya mati-matian demi mencegah dilindas dengan sepeda motor.

Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @banjarnahor. Tampak sekelompok remaja laki-laki berjaket hitam yang merunduk di tanah sambil mati-matian melindungi tubuhnya.

"Ampun... Ampun A'..." rintih remaja itu, apalagi karena tubuhnya terus menjadi samsak hidup bagi para pelaku. Sesekali juga terdengar tawa hingga umpatan dari para pelaku untuk remaja yang sama-sama mengenakan seragam dan celana biru tersebut.

Korban terlihat berusaha keras melindungi tubuhnya dari pukulan, injakan, dan tendangan para pelaku. Situasi semakin memanas ketika ada pelaku yang menyalakan mesin sepeda motornya lalu memutar gas dengan suara kencang.

Sepeda motor itu pun melaju mendekati korban dan hampir melindas kepala korban, tetapi remaja laki-laki itu terus berusaha menutupi kepalanya dengan tangan.

Masih di video yang sama sempat terlihat korban yang masih sanggup berdiri dan berusaha melawan pelaku. Tampaknya adegan ini justru diambil sebelum adegan di awal video, memperlihatkan detik-detik sebelum korban semakin diamuk sampai tak bisa berkutik.

Video ini jelas menuai amarah publik. Namun sayang sekali tidak ada keterangan di mana dan kapan video tersebut direkam, meski sekilas terdengar mereka berdialog dengan bahasa Sunda.

Karena itulah, @banjarnahor yang membagikan video tersebut siap memberikan imbalan Rp500.000 untuk siapapun yang bisa menciduk para pelaku pengeroyokan tersebut.

"Yang bisa dapat pelaku pengeroyokan saya kasih 500 ribu. Stop perundungan, bagaimana belajar di sekolah bisa kondusif kalau sikap-sikap seperti ini masih terus terjadi," desaknya, seperti dikutip Suara.com, Kamis (29/9/2022).

baca juga

Pendapat serupa tampak dituliskan oleh para warganet.

"Yaa Allah anak kesayangan kalo digituin gimana Naudzubillah," komentar warganet.

"Ya Tuhan.. Kawal Jangan Bermaterai Bang..," desak warganet.

"Astagfirullahaladzim, paling ga tega liat video kaya gini, semoga pelaku segera tertangkap, yang kaya gini bisa dipenjarain ga sih, entar alesannya masih dibawah umur, miris," kata warganet.

"Sikat bang, coba yang kek gini dikasih pelajaran, penjarakan biar kapok," imbuh warganet lain.

"Jangan ada kata damai dan di selesaikan dengan kekeluargaan, karena mereka bukan keluarga," timpal yang lainnya.

Sanksi untuk Pelaku Pengeroyokan

Ilustrasi pengeroyokan penganiayaan (Antara)
Ilustrasi pengeroyokan penganiayaan (Antara)

Menurut KUHP, pelaku pengeroyokan bisa dijerat dengan Pasal 170 dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5,5 tahun.

"Barangsiapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan," begitulah bunyi Pasal 170 Ayat (1) KUHP.

Lalu bila pelaku terbukti bersalah, maka hukuman penjara bisa ditambah dengan kondisi:

  1. Penjara selama-lamanya 7 tahun, bila dengan sengaja merusakkan barang atau kekerasan menyebabkan luka.
  2. Penjara selama-lamanya 9 tahun, jika kekerasan menyebabkan luka berat pada tubuh.
  3. Penjara selama-lamanya 12 tahun, jika kekerasannya menyebabkan matinya orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Nandur Alias Nanam Mundur, Puan Maharani Justru Kebalikannya, Tanam Padi tapi Jalannya Maju

Bukan Nandur Alias Nanam Mundur, Puan Maharani Justru Kebalikannya, Tanam Padi tapi Jalannya Maju

Your Say | Kamis, 29 September 2022 | 13:22 WIB

Viral Mobil Diamuk Massa Usai Tabrak Anak Kecil di Minahasa Ternyata Rombongan Anggota DPRD Solo

Viral Mobil Diamuk Massa Usai Tabrak Anak Kecil di Minahasa Ternyata Rombongan Anggota DPRD Solo

Surakarta | Kamis, 29 September 2022 | 12:01 WIB

Harga Makanan Buat Mendelik, Wanita Curiga Oknum Pegawai Warung Cari Untung Sendiri: Syok!

Harga Makanan Buat Mendelik, Wanita Curiga Oknum Pegawai Warung Cari Untung Sendiri: Syok!

Hits | Kamis, 29 September 2022 | 12:45 WIB

Pilu! Tangis Mahasiswa Bertoga Pecah Ibu Meninggal Jelang Acara Wisuda, Publik Banjir Air Mata

Pilu! Tangis Mahasiswa Bertoga Pecah Ibu Meninggal Jelang Acara Wisuda, Publik Banjir Air Mata

Hits | Kamis, 29 September 2022 | 12:44 WIB

Tega! Kena Gerebek, Pria Langsung Ngacir dan Tak Pedulikan Pacar Belum Berbusana 'Dikepung' Satpol PP

Tega! Kena Gerebek, Pria Langsung Ngacir dan Tak Pedulikan Pacar Belum Berbusana 'Dikepung' Satpol PP

News | Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×