Sekda NTT Tewas Kecelakaan Diduga Serangan Jantung saat Nyetir, Mobil Terjepit Dua Pohon Lontar

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2022 | 09:50 WIB
Sekda NTT Tewas Kecelakaan Diduga Serangan Jantung saat Nyetir, Mobil Terjepit Dua Pohon Lontar
Ilustrasi kecelakaan. [Envato Elements]

Suara.com - Sekretaris daerah Provinsi NTT, Domu Warandoy dinyatakan tewas dalam kecelakaan tunggal yang dialaminya pada Sabtu, (01/10/2022) di sekitar Hotel Dobitos, Kupang, NTT. Para saksi pun mengungkap soal kronologi kecelakaan tersebut. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak selengkapnya.

1. Kronologi

Menurut saksi di tempat, mereka melihat pertama kali mobil Fortuner milik Domu melaju begitu kencang dari arah Jalan El Tari menuju Jalan Frans Seda. Mobil yang dikendarai sendiri oleh Domu tiba tiba hilang kendali di jarak sekitar 100 meter dari depan Hotel Debitos, Jalan Seda. Jalan yang menurun membuat mobil sulit kendalikan dan langsung menabrak pohon lontar yang ada di pinggir jalan.

2. Kesulitan evakuasi

Mengetahui kecelakaan tersebut, pihak kepolisian pun langsung datang bersama Damkar, BPBD, hingga Dishub untuk mengevakuasi Domu dari mobilnya. Namun, posisi mobil yang terjepit di antara pohon lontar membuat mereka kesulitan mengevakuasi Domu dari dalam mobil. Butuh waktu lebih dari 2 jam hingga akhirnya Domu berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly, Kupang.

3. Dugaan serangan jantung

Domu pun dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakan tersebut. Dokter yang menangani Domu pun mengungkap adanya ciri-ciri dari tubuh Domu yang memungkinkan ia mengalami serangan jantung tepat sebelum kecelakaan tersebut terjadi.

4. Murni kecelakaan tunggal

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota AKP Andri Aryansyah pun mengungkap bahwa kecelakaan ini murni kecelakaan tunggal dan memastikan tidak ada korban jiwa lainnya. "Ini (murni) kecelakaan tunggal" ujar Andri.

5. Luka di tubuh Domu

Dokter pun mengungkap bahwa ada beberapa luka di tubuh Domu akibat kecelakaan tersebut, seperti luka robek di mata kanan, darah dari hidung, luka di leher, memar di dada dan perut, memar di kaki kanan.

6. Jenazah akan dibawa ke kampung halaman

Dari tanda-tanda penyebab kecelakaan, dokter pun menyarankan untuk dilakukannya otopsi. Namun menurut salah satu sumber kerabat Domu, keluarga hanya mengizinkan untuk dilakukan visum saja. Usai divisium Jenazah dibawa pulang ke kampung halamannya di Waingapu, Sumba Timur pada Minggu (02/10/22) untuk dimakamkan.

Kecelakaan yang melibatkan pejabat daerah ini bukanlah yang pertama kalinya di Indonesia. Oleh karena itu, Polantas selalu menghimbau masyarakat untuk berhati hati dalam berkendara.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Kecelakaan Kereta Api di Lahat Sumsel, Ibu Dan Balita Meninggal di Tempat

Fakta-Fakta Kecelakaan Kereta Api di Lahat Sumsel, Ibu Dan Balita Meninggal di Tempat

Sumsel | Senin, 03 Oktober 2022 | 07:35 WIB

Mobil Mitsubishi Colt Terpental Jauh Usai Ditabrak Kereta Api di Lahat, Ibu Dan Balita Tewas di Tempat

Mobil Mitsubishi Colt Terpental Jauh Usai Ditabrak Kereta Api di Lahat, Ibu Dan Balita Tewas di Tempat

Sumsel | Minggu, 02 Oktober 2022 | 22:39 WIB

Sekda NTT Domu Warandoy Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal

Sekda NTT Domu Warandoy Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal

Sumut | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:17 WIB

Kecelakaan Antara Mobil Minibus dan Motor Kembali Terjadi di Cisolok, Sukabumi

Kecelakaan Antara Mobil Minibus dan Motor Kembali Terjadi di Cisolok, Sukabumi

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:40 WIB

Disebut Fitur Deteksi Kecelakaan Mobil iPhone 14 Pro Gagal, Apple Merespons

Disebut Fitur Deteksi Kecelakaan Mobil iPhone 14 Pro Gagal, Apple Merespons

Tekno | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:23 WIB

Balap Liar! Pengendara Terpental di JLNT Casablanca Saat Sedang Kebut-kebutan

Balap Liar! Pengendara Terpental di JLNT Casablanca Saat Sedang Kebut-kebutan

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Viral Sejumlah Pemotor Terjatuh dan Terlindas di JLNT Casablanca

Viral Sejumlah Pemotor Terjatuh dan Terlindas di JLNT Casablanca

Otomotif | Minggu, 02 Oktober 2022 | 03:50 WIB

Terkini

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB