10 Tragedi Sepakbola di Indonesia Sejak 2011, Kanjuruhan Paling Berdarah

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:11 WIB
10 Tragedi Sepakbola di Indonesia Sejak 2011, Kanjuruhan Paling Berdarah
Ilustrasi tragedi sepakbola di Indonesia (Unsplash)

Suara.com - Pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya berakhir ricuh dan menelan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit. Hal ini tentu memunculkan kemarahan masyarakat dan pertanyaan, kapan daftar tragedi sepakbola di Indonesia tidak bertambah lagi?

Jika ditarik kebelakang, sejarah kelam sepak bola Indonesia yang melibatkan bentrokan suporter atau pihak keamanan sangat panjang. Mungkin salah satu dari tragedi pertama yang terdokumentasi adalah pada tahun 2011, ketika Pelita Jaya menghadapi Arema. Terbaru, jelas, tragedi stadion Kanjuruhan, ketika Arema FC dan Persebaya bertemu.

Daftar Tragedi Sepakbola di Indonesia

Tanpa bermaksud menyinggung pihak manapun, berikut daftar tragedi sepakbola yang pernah terjadi di Indonesia, dan memakan korban jiwa.

  1. April 2011, laga antara Pelita Jaya kontra Arema, korban meninggal dunia 1 orang yang merupakan suporter Pelita Jaya. Korban dikeroyok oleh sekelompok pemuda yang mengaku suporter Persib Bandung
  2. Mei 2012, bentrokan antara suporter Persija Jakarta dengan Persib Bandung yang memakan 3 orang korban jiwa dari sisi suporter Persib Bandung. Satu korban meninggal akibat tusukan benda tajam, dan dua lainnya menjadi korban pengeroyokan oleh pihak lain.
  3. Oktober 2014, seorang suporter PSCS Cilacap menjadi korban pengeroyokan oleh pihak tak dikenal selepas menyaksikan pertandingan timnya di Solo. Korban meninggal dunia karena luka di wajah dan luka tusukan yang mengenai ulu hati. Pada bulan yang sama juga terjadi tragedi lain yang memakan satu korban jiwa. Korban meninggal dunia akibat tusukan yang mengenai paru-parunya setelah menyaksikan laga antara Persis Solo dan Martapura FC.
  4. November 2016, bentrokan justru terjadi antara warga sekitar dengan pendukung Persija Jakarta. Hal ini terjadi saat 6 bus suporter Persija melintasi jalan tol Palimanan, Cirebon, dalam perjalanan pulang dari Solo. Bentrokan berawal dari pelemparan batu oleh orang tidak dikenal. Suporter Persija kemudian tersulut, dan memutuskan turun untuk melakukan aksi balasan. Akibatnya 1 orang meninggal dunia akibat lemparan batu. Korban berasal dari pihak suporter Persija.
  5. Juli 2017, selepas pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta terjadi kericuhan. Korban meninggal berasal dari suporter Persib, dan akibat pengeroyokan yang dilakukan kelompoknya sendiri. Hal ini bermula saat korban mencoba menyelamatkan seorang suporter Persija Jakarta yang tengah dikeroyok oleh suporter Persib.
  6. April 2018, akibat pengeroyokan yang dilakukan orang tidak dikenal, seorang suporter Persebaya Surabaya meninggal dunia.
  7. Juli 2018, selepas laga PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, terjadi bentrokan dan aksi pengeroyokan. Satu korban meninggal dalam kejadian ini.
  8. September 2018, selepas laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung, korban meninggal dari sisi suporter Persib Bandung akibat sabetan benda tajam.
  9. Juni 2022, selepas pertandingan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung dalam rangka Piala Presiden, dua suporter Persib Bandung menjadi korban jiwa akibat terjatuh saat berdesakan masuk ke area stadion.
  10. Oktober 2022, stadion Kanjuruhan tempat laga Persebaya Surabaya dan Arema FC menjadi saksi atas hilangnya sekitar 129 nyawa suporter akibat kerusuhan dan berdesakan karena panik ada tembakan gas air mata di dalam stadion. Hingga saat ini tragedi kanjuruhan masih diusut oleh pihak berwajib, dan mendapatkan perhatian dari dunia sepakbola internasional.

Itu tadi, sederet daftar tragedi sepak bola di Indonesia yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. Semoga hal ini menjadi yang terakhir, agar tak lagi ada korban jiwa karena sepak bola.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Gilang Juragan 99 Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi Larangan Bermain di Kandang

Respons Gilang Juragan 99 Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi Larangan Bermain di Kandang

Indotnesia | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:05 WIB

Ikut Berduka, Baim Wong Diingatkan Tak Bikin Konten Soal Tragedi Kanjuruhan

Ikut Berduka, Baim Wong Diingatkan Tak Bikin Konten Soal Tragedi Kanjuruhan

Entertainment | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:55 WIB

'Mana Empatinya?' Masih Ada Saja Pejabat yang Kepleset Lidah soal Tragedi Kanjuruhan

'Mana Empatinya?' Masih Ada Saja Pejabat yang Kepleset Lidah soal Tragedi Kanjuruhan

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:36 WIB

Kecewa Konser Westlife di Prambanan Tak Maksimal Akibat Lighting Mati, Netizen: Tak Profesional

Kecewa Konser Westlife di Prambanan Tak Maksimal Akibat Lighting Mati, Netizen: Tak Profesional

Jogja | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:32 WIB

Forum Arema Kampus Tolak Pernyataan Kapolda Jatim Sebut Penembakan Gas Air Mata Sesuai Prosedur

Forum Arema Kampus Tolak Pernyataan Kapolda Jatim Sebut Penembakan Gas Air Mata Sesuai Prosedur

Malang | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:19 WIB

Tragedi Kanjuruhan: Jumlah Korban Terbaru, Instruksi Jokowi, dan Pernyataan Kontroversial Iwan Bule

Tragedi Kanjuruhan: Jumlah Korban Terbaru, Instruksi Jokowi, dan Pernyataan Kontroversial Iwan Bule

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:02 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:00 WIB

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 10:51 WIB

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:50 WIB

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:48 WIB

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

×