Pandemi Covid-19 Disebut-sebut akan Berakhir Sebentar Lagi, Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:23 WIB
Pandemi Covid-19 Disebut-sebut akan Berakhir Sebentar Lagi, Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO
Presiden Jokowi meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin berkonsultasi dengan WHO terkait kemungkinan berakhirnya pandemi. [Dok.Antara]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkonsultasi dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus terkait status Pandemi Covid-19.

Konsultasi tersebut dimaksud untuk membicarakan pengurangan pengetatan protokol kesehatan.

"Pak presiden meminta saya untuk berkonsultasi dengan Dirjen WHO, (Presiden bilang) kalau ada kebijakan-lokal mengenai pengurangan pengetatan dari protokol kesehatan bisa dilakukan," kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/10/2022).

Menurutnya, WHO yang bakal memutuskan kapan status Pandemi Covid-19 akan berakhir. Sebab, Pandemi Covid-19 terjadi secara global, sehingga nasibnya berada di tangan WHO.

"Itu kan pandemi itu di WHO ada namanya public health emergency of international concern. Itu nanti biasanya kapan dicabutnya dia akan resmikan, dipublish resmi," ucapnya.

Jokowi Sebut Sebentar Lagi Mungkin Pandemi Berakhir

Presiden Jokowi mengatakan, kemungkinan besar dalam waktu dekat ini Pandemi Covid-19 akan berakhir. Tetapi kata Jokowi ada tantangan lagi yang harus siap dihadapi negara-negara dunia.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas di Jakarta, Senin (3/10/2022).

"Pandemi memang mulai mereda, mungkin sebentar lagi akan kita nyatakan pandemi sudah berakhir. Tetapi yang kita lihat ini dunia pemulihan ekonomi pasca pandemi memang belum pada kembali normal tapi justru semakin tidak baik," kata Jokowi.

baca juga

Orang nomor satu di Indonesia ini memang menyampaikan bahwa situasi ekonomi dunia saat ini betul-betul pada posisi yang tidak baik.

"Ketidakpastiannya sangat tinggi, semua negara pada posisi yang sangat sulit sekarang ini bahkan negara-negara maju pun berada pada posisi sangat sulit," ungkapnya.

Menurut Jokowi saat ini dunia dihadapkan pada krisis pangan, energi, hingga krisis finansial yang berpotensi membuat ekonomi dunia mengalami resesi.

Untungnya kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, kondisi ini belumlah terjadi di Indonesia, menurut dia ketahanan ekonomi Indonesia saat ini sangat cukup baik.

"Alhamdulilah negara kita Indonesia di kuartal II 2022 tadi sudah disampaikan Pak ketua Kadin masih bisa tumbuh 5,44 persen, saya masih meyakini di Kuartal II kita masih bisa tumbuh di atas angka tadi," ucapnya.

Akhir Pandemi Menurut WHO

Sebelumnya, WHO menyatakan, akhir dari Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dalam dua tahun lebih sudah di depan mata. Meski begitu, masyarakat diminta untuk terus meningkatkan pencegahannya lebih lanjut. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (14/9/2022).

"Kita belum sampai di sana (akhir pandemi). Tetapi ujungnya sudah terlihat," katanya seperti dikutip Antara.

Saat konferensi pers, ia mengemukakan, ada tren penurunan angka kematian yang disebabkan Covid-19 pada pekan lalu yang tercatat pada Maret 2020.

Masih menurutnya, jumlah kematian akibat Covid-19 pada 5-11 September mencapai 10.935 jiwa di seluruh dunia, atau turun 22 persen dari angka kematian selama sepekan sebelumnya. Selain itu, jumlah kasus baru untuk pekan ini turun tajam sebanyak 28 persen menjadi 3,13 juta kasus.

"Kita bisa melihat garis akhirnya. Kita sekarang dalam posisi unggul," ujar Tedros.

Tedros mengumpamakan, situasi menuju akhir pandemi yang terjadi saat ini, seperti halnya pelari maraton yang 'berlari lebih kencang' ketika garis finis mulai terlihat.

Jika dunia tak mengambil kesempatan mengakhiri pandemi saat ini, ia memastikan, masih ada risiko lebih banyak varian virus akan berkembang dan mengarah pada peningkatan angka kematian serta gangguan dan ketidakpastian yang berkelanjutan.

Lantaran itu, ia meminta agar aturan pelaksanaan tes Covid-19 dan analisis gen saat ini tetap dipertahankan. Selain itu vaksinasi anti-Covid-19 dipercepat di daerah-daerah yang tingkat vaksinasinya masih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Konsultasi ke WHO Soal Status Pandemi COVID-19

Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Konsultasi ke WHO Soal Status Pandemi COVID-19

Lampung | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:55 WIB

WHO: Akhir Pandemi Semakin Dekat

WHO: Akhir Pandemi Semakin Dekat

Sulsel | Kamis, 15 September 2022 | 16:44 WIB

Kabar Baik, WHO Ungkap Akhir Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

Kabar Baik, WHO Ungkap Akhir Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

Sumbar | Kamis, 15 September 2022 | 16:15 WIB

Soroti Berkurangnya Kasus Covid-19, WHO Sebut Akhir Pandemi di Depan Mata

Soroti Berkurangnya Kasus Covid-19, WHO Sebut Akhir Pandemi di Depan Mata

Malang | Kamis, 15 September 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×