Berkolaborasi Hadirkan Jakarta yang Nyaman bagi Warganya

Fabiola Febrinastri

Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:34 WIB
Berkolaborasi Hadirkan Jakarta yang Nyaman bagi Warganya
Peluncuran Kolaborasi untuk Jakarta, menghadirkan ibu kota yang nyaman bagi warganya. (Dok: Pemprov DKI)

Suara.com - Berbagai pembenahan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, agar kota Jakarta semakin maju dan warganya bahagia. Dalam lima tahun terakhir, misalnya, pembangunan di berbagai bidang dilakukan dengan berkolaborasi bersama warga, komunitas, ataupun swasta.

Beragam fasilitas terus ditingkatkan, antara lain sektor transportasi publik agar semakin diminati, ramah lingkungan, dan terintegrasi. Seorang warga pengguna transportasi umum di Jakarta, Tia, mengapresiasi upaya Pemprov DKI untuk memudahkan mobilitas masyarakat dengan menggunakan kendaraan umum.

“Sekarang lebih gampang ke mana-mana, sebab ada MRT, KRL, ada bus TransJakarta juga,” katanya.

“Saya inget banget, sebelumnya itu transportasi umum di Jakarta itu lebih ramai, lebih berpolusi. Saat ini sudah jauh lebih baik, sudah terintegrasi, gampang diakses, dan harganya relatif lebih terjangkau dibanding naik kendaraan pribadi,” timpal Nariswari, pengguna transportasi umum lainnya.

Keseriusan Pemprov DKI untuk mewujudkan kenyamanan warga Jakarta juga hadir melalui moda transportasi bertenaga listrik. Selain meningkatkan kenyamanan, upaya ini pun sebagai mitigasi iklim, karena kendaraan listrik ramah lingkungan, Sepanjang 2022, terdapat seratus armada bus listrik Transjakarta yang siap melayani mobilitas warga Jakarta di sejumlah rute.

Gandeng Kolaborator

Dalam upaya mewujudkan Jakarta yang nyaman, Pemprov DKI Jakarta mengundang berbagai pihak untuk bekerja sama. Ide ini tercetus dari fakta bahwa Pemprov DKI bertugas membangun kota, namun tak boleh mengesampingkan berbagai sumber daya yang dimiliki.

“Kami sebagai pemerintah daerah memang bertugas membangun Jakarta, namun kita memiliki banyak sumber daya yang bisa dilibatkan. Kita tidak boleh bekerja sendirian, mereka pun harus dilibatkan bersama-sama membangun kota ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu.

Jakarta memiliki sumber daya kolaborator yang amat besar, karena merupakan kota yang menjadi ruang bagi banyak pakar, universitas, sektor privat, international think-tank, serta NGO. Menurutnya, akan sangat disayangkan, jika membangun ibu kota tanpa melibatkan mereka.

baca juga

Ketika menghadiri Puncak Festival Kolaborasi Jakarta 2022 di Taman Fatahillah, Batavia Kota Tua, pada Minggu (2/10/2022), Gubernur Anies mengatakan, tempat ini merupakan salah satu hasil kolaborasi Pemrov DKI dengan berbagai pihak.

“Seluruh warga Jakarta yang berada di Taman Fatahillah ini adalah pribadi-pribadi yang bekerja bersama Pemprov DKI Jakarta. Di balik capaian, terobosan, dan perubahan, di situ ada pribadi-pribadi yang membuat, menyusun ide serta gagasan, sehingga itu bisa terwujud dan mereka berkumpul di sini,” ucap Anies dalam sambutannya.

Kontribusi para kolaborator begitu besar bagi kemajuan kota Jakarta. Bukan hanya pada pembangunan yang signifikan, tetapi juga saat penanganan pandemi Covid-19 ketika berada pada titik terendahnya. Melalui Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB), kolaborator dapat berdonasi untuk mereka yang membutuhkan. Dampaknya telah tersalurkan ke lembaga sosial dan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Pelaksanaan KSBB selama 2020-2021 telah melibatkan 500 kolaborator, menghadirkan 2.000 kegiatan kolaborasi, dan diterima oleh 500.000 penerima manfaat atau 10% dari 4,7 juta warga rentan di Jakarta.

Kolaborasi Atasi Pandemi

Taman Fatahillah Batavia Kota Tua bukanlah satu-satunya hasil kolaborasi Pemprov DKI dengan berbagai pihak. Kolaborasi yang digagas Anies juga diwujudkan dalam berbagai hal, salah satunya dalam penanganan Covid-19 lalu.

Ketika Covid-19 mendera pada 2020, kegiatan warga Jakarta tiba-tiba terhenti. Seluruh aktivitas dibatasi, karena kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan pembatasan aktivitas untuk penanganan pandemi ini melumpuhkan kegiatan ekonomi.

Akibatnya banyak usaha yang kolaps. Pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga pendapatan masyarakat berkurang. Namun, kehidupan manusia harus tetap berjalan, minimal kebutuhan pangannya dapat terpenuhi. Karena itulah, Pemprov DKI berkolaborasi bersama dengan berbagai pihak dalam menangani pandemi.

Dhamra Diani, Ketua Koordinator Warga Kampung Akuarium yang merupakan salah seorang kolaborator menyatakan, pandemi telah mengubah segalanya, namun kehidupan manusia tetap harus berjalan.

“Kita punya kangkung dan cabe depan rumah, itu sudah sangat membantu. Prinsipnya, tak boleh ada tetangga yang kesulitan. Jika mereka kesulitan, kita bantu bersama,” ujarnya.

Kemudian, ada pula kolaborator lain yang mengupayakan agar pandemi Covid-19 bisa segera diatasi melalui vaksin. Inilah yang diupayakan Anne Patricia Sutanto, Vice CEO PT Pan Brothers Tbk.

“Kami berupaya menunjang pengiriman vaksin. Selain itu, kami juga mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak untuk memasukkan data masyarakat ke PeduliLindungi. Akhirnya. setelah bekerja sama, vaksinasi pertama berjalan cepat, demikian juga vaksinasi kedua,” tuturnya.

Menanggapi gerak cepat penanganan Covid-19, Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, mengungkapkan, level masyarakat pun bergerak. Ketika pemerintah memasifkan pemakaian masker melalui Gerakan Pakai Masker atau GPM, masyarakat mulai banyak membuat masker untuk didistribusikan secara luas.

Di bidang percepatan vaksin pun demikian. Saat pemerintah meminta masyarakat untuk vaksinasi Covid-19, kegiatan ini dilakukan mulai dari tenaga medis, kemudian masyarakat rentan seperti lansia, dan akhirnya kepada masyarakat luas.

“Penanganan Covid-19 di Jakarta menjadi contoh. Karena kalau pemerintah sukses mengatasi Covid-19 di Jakarta, maka penanganannya pun akan sukses di daerah-daerah lain,” jelas Pandu.

Bentuk kolaborasi penanganan pandemi pun dilakukan bersama dengan elemen masyarakat lain dalam penyediaan gerai vaksinasi. Tak hanya fasilitas kesehatannya, tapi berkolaborasi pula dengan fasilitas umum lainnya, dari pusat perbelanjaan, sekolah, sampai gerai vaksinasi mobile.

Berbagai kolaborasi yang telah berjalan ini tidak hanya memberikan solusi atas permasalahan Jakarta, tetapi juga membentuk Jakarta menjadi kota yang lebih maju dan membahagiakan warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong

Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong

Foto | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:28 WIB

Para Buzzer Dengar Ini, Anies Berterima Kasih Berkat Kalian Jakarta Punya Publikasi Gratis

Para Buzzer Dengar Ini, Anies Berterima Kasih Berkat Kalian Jakarta Punya Publikasi Gratis

Hits | Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:44 WIB

Anies Baswedan soal Riza Patria: Ketika Bertemu Segala Kerumitan, Dia Maju Duluan

Anies Baswedan soal Riza Patria: Ketika Bertemu Segala Kerumitan, Dia Maju Duluan

Riau | Kamis, 06 Oktober 2022 | 06:16 WIB

Permudah Bayar PKB, Pemprov DKI Jakarta Grand Launching Gerai Samsat ITC Roxy Mas

Permudah Bayar PKB, Pemprov DKI Jakarta Grand Launching Gerai Samsat ITC Roxy Mas

News | Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:52 WIB

Pemprov DKI Mau Akuisisi Commuter Line Demi Integrasi Transportasi, Kadishub: Ini Amanat Presiden

Pemprov DKI Mau Akuisisi Commuter Line Demi Integrasi Transportasi, Kadishub: Ini Amanat Presiden

Jakarta | Kamis, 29 September 2022 | 17:10 WIB

Diklaim Ramah Lingkungan, Empat Sekolah di Jakarta Disulap Berkonsep Net Zero Carbon

Diklaim Ramah Lingkungan, Empat Sekolah di Jakarta Disulap Berkonsep Net Zero Carbon

Jakarta | Selasa, 27 September 2022 | 17:26 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×