Indosiar Trending, Warganet Kecam Aksi Saling Lempar Tanggung Jawab

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:24 WIB
Indosiar Trending, Warganet Kecam Aksi Saling Lempar Tanggung Jawab
Ilustrasi tragedi Kanjuruhan (Unsplash)

Suara.com - Indosiar saat ini bertengger di jajaran trending topic Twitter menyusul hasil investigasi tentang tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu (1/10/2022) lalu.

Lika liku kasus insiden Kanjuruhan saat ini masih terus menjadi pembahasan yang panas di kalangan publik. Aksi lempar tanggung jawab terjadi dari adanya kasus yang menewaskan sebanyak 132 nyawa ini.

Diketahui, saat ini pihak-pihak yang memiliki keterlibatan dengan pelaksanaan liga yang mempertemukan Arema FC dengan Persebaya Surabaya saling melempar tanggung jawabnya masing-masing.

Di antaranya kepolisian sebagai pihak yang melakukan keamanan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), PT Liga Indonesia Baru (LIB), panitia pelaksana (panpel), hingga Indosiar sebagai pemegang hak siar pertandingan tersebut.

Pihak-pihak tersebut saling menghindar atas tragedi Kanjuruhan yang menjadi luka dan tragedi paling kelam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia.

Mengutip dari berbagai sumber, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menjelaskan bahwa dalam konteks kebenaran yang formal, masing-masing pihak tersebut memiliki alasan berdasarkan pasal hukum, maupun aturan kontak.

Namun, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bertugas untuk menggali fakta, sehingga nantinya bisa menjelaskan penyebab tragedi secara lebih substansial.

Di sisi lain, aksi saling lempar tanggung jawab antar pihak-pihak yang bersangkutan tersebut menyita perhatian publik. Tak sedikit masyarakat yang geram dengan aksi-aksi para penanggung jawab yang saling melempar dan menyalahkan seolah memperlihatkan ada yang tidak benar dalam pelaksanaan liga tersebut.

Dari aksi saling lempar tanggung jawab tersebut, Indosiar sebagai pemegang hak siar pertandingan saat ini juga turut menduduki trending topic Twitter.

baca juga

Hal tersebut dikarenakan PT LIB memberikan keterangan bahwa penyelenggaraan pertandingan malam hari merupakan permintaan dari pemegang hak siar.

Dari adanya hal tersebut, disebutkan dugaan adanya faktor kontrak bernilai besar yang menjadikan PT LIB memenuhi permintaan tersebut.

Namun, hal tersebut dibantah dan dilempar kembali oleh Direktur Program dan Produksi Indosiar dan SCTV, Harsiwi Achmad. Pihaknya membantah telah mengatur jam tayang laga Arema melawan Persebaya agar tetap digelar pada malam hari.

Bahkan, pihak Indosiar menyebut bahwa jam tayang Liga 1 termasuk laga antara Arema dan Persebaya ini telah ditentukan oleh PT LIB, yang sebelumnya sudah dikoordinasikan bersama dengan Indosiar.

Aksi saling lempar tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan ini dikecam oleh warganet. Warganet menilai bahwa aksi saling lempar tanggung jawab ini tidak mencerminkan perilaku baik.

Tak sedikit warganet yang geram dengan aksi saling lempar tanggung jawab tersebut.

“Polisi: semua sudah sesuai SOP yang ada. PSSI: semua tanggung jawab Panpel kami cuma regulator. Panpel: kami tidak ada memerintahkan pintu dikunci dan gas air mata. PT LIB: jadwal malam sesuai permintaan Indosiar. Indosiar: PT LIB yang atur jadwalnya. *Rajin betul kalian cuci tangan*,” komentar warganet.

“Sekarang saling tuding. PT LIB melempar bola panas ke Indosiar. Indosiar mengoper balik. Padahal, sejak awal musim klub dan suporter udah menyuarakan penolakan main terlalu malam. Saat itu, kalian abai dan pongah, Kini, ratusan korban berjatuhan, kalian mau cuci tangan? Enak aja,” kritik warganet.

“Padahal para korban meninggal bukan karena gas air mata apalagi cuma karena jam malam. Mereka meninggal karena kekurangan oksigen dan berdesak-desakan, tukang oksigen yang salah. Dipikir lagi coba, jangan terlihat bodoh malam lempar-lemparan masalah jam tayang,” ujar warganet.

“Kalau Indosiar minta main malam ya wajar karena ngejar rating tv, tapi kan keputusan ada di PT LIB dan diteruskan ke panpel, kocak bet ni PT LIB wkwk,” tulis warganet.

“Kontrak tertulis antara LIB dan Indosiar kayanya perlu dibuka secara gamblang gak sih persoalan jam tayang? Kan darisana bisa keliatan, siapa yang nuntut pertama kali untuk jam tayang,” tambah warganet.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Liga 1 Bergulir Lagi? PSSI Tunggu Persetujuan dari FIFA

Kapan Liga 1 Bergulir Lagi? PSSI Tunggu Persetujuan dari FIFA

Surabaya | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:18 WIB

Kehilangan Tiga Teman, Seorang Remaja Tidak Mau Tinggalkan Stadion Stadion Kanjuruhan

Kehilangan Tiga Teman, Seorang Remaja Tidak Mau Tinggalkan Stadion Stadion Kanjuruhan

Surakarta | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:17 WIB

Tragedi Kanjuruhan Buka Borok Karut Marut Liga Indonesia, Saling Lempar Tanggung Jawab PSSI, PT LIB Hingga Broadcaster

Tragedi Kanjuruhan Buka Borok Karut Marut Liga Indonesia, Saling Lempar Tanggung Jawab PSSI, PT LIB Hingga Broadcaster

Malang | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:14 WIB

Pemerintah Tak Bisa Turut Campur, Tapi Menpora Tak Ingin Liga 1 Terhenti Terlalu Lama

Pemerintah Tak Bisa Turut Campur, Tapi Menpora Tak Ingin Liga 1 Terhenti Terlalu Lama

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:13 WIB

Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Prof Made Gelgel Pernah Buat Arak Obat Covid-19, Ahli Kasus Munir-Kopi Sianida

Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Prof Made Gelgel Pernah Buat Arak Obat Covid-19, Ahli Kasus Munir-Kopi Sianida

Denpasar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:07 WIB

Tragedi Kanjuruhan: Polri Segera Periksa PSSI hingga Indosiar

Tragedi Kanjuruhan: Polri Segera Periksa PSSI hingga Indosiar

Riau | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×