Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Prof Made Gelgel Pernah Buat Arak Obat Covid-19, Ahli Kasus Munir-Kopi Sianida

Suara Denpasar

Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Prof Made Gelgel Pernah Buat Arak Obat Covid-19, Ahli Kasus Munir-Kopi Sianida
Prof Made Agus Gelgel yang dikutip pernyataannya bahwa gas air mata tak mematikan. Dia pernah buat arak obat Covid-19. (Youtube Udayana TV/ Instagram @divisihumaspolri)

Suara Denpasar – Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap bahwa gas air mata tidak mematikan. Pernyatannya ini mengutip pendapat Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta, guru besar dari Fakultas MIPA Universitas Udayana (Unud), Bali.

Selain berkarier di kampus Udayana, Prof Made Agus Gelgel dikenal sebagaii ahli toksikologi forensik. Dia juga pernah dilibatkan sebagai ahli dalam penanganan sejumlah perkara besar yang menyita perhatian publik.

Kasus pertama yang pernah ditangani Made Agus Gelgel adalah terkait pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib pada 2004. Saat itu Made Gelgel baru menyelesaikan program doktoral dari Universiteit Hamburg. Saat itu dia dilibatkan dan dikenal sebagai ahli toksikologi forensik.

Saat dilibatkan dalam kasus pembunuhan Munir, Made Gelgel mengaku dilibatkan dari penyidikan, kemudian menginterpretasi temuan analisis yang dikerjakan di Den Haag (Belanda), lalu analisis lanjutan di AS. Yakni menginterpretasi kapan racun masuk ke tubuh Munir.

“Syukur alhamdulillah, astungkara Betara Sueca, saya bisa menyelesaikan tugas berat yang dihadapi negara saat itu, sehingga negara terlepas dari ancaman resolusi DK PBB yang ada saat itu,” paparnya.

Dari kasus Munir, namanya makin dikenal sebagai ahli toksikologi forensik tingkat nasional. Selain kasus Munir, dia juga menjadi ahli dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin akibat racun sianida dengan terpidana Jessica Kumala Wongso. 

Berikutnya, dia juga menjadi ahli dalam kasus penyiraman air keras terhadap pegawai KPK, Novel Baswedan. Setiap melibatkan analisis toksikologi forensik, maka Prof Gelgel banyak dilibatkan.

Yang paling menggegerkan adalah ketika dia pernah membuat ramuan dari arah sebagai obat Covid-19. Temuannya ini membuat geger perguruan tinggi. Sebab banyak yang menganggap temuannya ini tidak melalui uji klinis.

“Arak digunakan sebagai uapnya untuk menghilangkan infeksi saluran pernapasan, lalu diformalisasikan dengan minyak kayu putih dan daun jeruk purut (lemo), di sana memiliki efek melegakan saluran pernapasan,” katanya dilansir dari Youtube Udayana TV.

baca juga

I Made Agus Gelgel Wirasuta yang sudah menjadi guru besar Unud sejak 2020 ini mengaku produk usadha barak itu sudah beredar sampai AS, Finlandia, dan Jerman.

“Dijual sebagai produk aromateraphi yang melegakan pernapasan,” katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Prof Made Agus Gelgel, Guru Besar Unud yang Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan Pasca-Tragedi Kanjuruhan

Sosok Prof Made Agus Gelgel, Guru Besar Unud yang Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan Pasca-Tragedi Kanjuruhan

Denpasar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:31 WIB

31 Polisi Diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri: Betul-betul Didalami

31 Polisi Diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri: Betul-betul Didalami

Denpasar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 11:07 WIB

Gas Air Mata Bikin Panik, Suporter Arema FC: Banyak Wanita dan Anak-anak Sesak tak Berdaya

Gas Air Mata Bikin Panik, Suporter Arema FC: Banyak Wanita dan Anak-anak Sesak tak Berdaya

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:53 WIB

Tidak Hanya Tembak Gas Air Mata, Aparat Disebut Lakukan Ini ke Suporter Arema FC

Tidak Hanya Tembak Gas Air Mata, Aparat Disebut Lakukan Ini ke Suporter Arema FC

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

×