Budaya Malu di Korsel dan Ancaman Shin Tae-Yong Ikut Mundur Kalau Iwan Bule Out

Farah Nabilla

Kamis, 13 Oktober 2022 | 12:09 WIB
Budaya Malu di Korsel dan Ancaman Shin Tae-Yong Ikut Mundur Kalau Iwan Bule Out
Ilustrasi Shin Tae-yong dan Iwan Bule. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ancam mundur jika Ketum PSSI Mochammad Iriawan alias Iwan Bule mundur sebagai Ketum PSSI. [ANTARA]

Suara.com - Tradisi mengundurkan diri di Korea Selatan menjadi salah satu mebahasan yang ramai dibicarakan seiring munculnya klarifikasi Shin Tae-Yong. Pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong siap mundur ini tentu membuat publik geger.

Ia belakangan mengancam akan ikut mundur apabila Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, meletakkan jabatannya untuk bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.

Shin dalam unggahan di akun Instagramnya, @shintaeyong7777, merasa harus mengundurkan diri karena Mochamad Iriawan merupakan rekan kerja satu tim.

"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," tulis Shin dalam unggahan Instragram pribadinya, Rabu (12/10/2022) dikutip dari ANTARA.

Adapun ancaman pengunduran diri Shin Tae-yong itu berkaitan dengan tradisi di negara asalnya yang disebut Changpi. Ini di Korea Selatan sendiri mengarah ke dunia politik.

Tradisi Changpi Pengunduran Diri di Korea Selatan

Secara harfiah, Changpi sendiri punya arti malu. Changpi adalah pengunduran diri karena rasa malu yang menjadi bagian dalam ajaran Konfusianisme. Tradisi ini  sangat erat hubungannya dengan tingkah laku serta pemikiran masyarakat Korea Selatan, tak terkecuali para pejabat dan politisi. 

Orang-orang di Korea Selatan menilai siapapun yang melanggar kode etik, wajib merasa malu dan menghukum dirinya sendiri. Hukuman itu bahkan dilakukan tanpa perlu bukti terlampir. Intinya, ada kesadaran dari diri masing-masing.

Penghukuman tersebut rupanya bukan sekadar untuk penyesalan dan tanggung jawab, tetapi juga sebagai bentuk integritas. Ini dipertahankan oleh para politisi Korsel lantaran menyangkut nama baik.

baca juga

Mereka lebih suka dipandang baik di mata masyarakat, meski harus merelakan jabatan yang mungkin diperoleh dengan susah payah. Mempertahankan posisi, namun dikenal buruk, justru membuat mereka merasa tidak nyaman dan aman.

Salah satu contoh, sekretaris senior Presiden Korea Selatan, Kim Jin-kook, memilih mundur dari jabatannya pada akhir tahun 2021. Ia merasa malu dengan tingkah laku anaknya.

Anaknya itu diketahui melampirkan nama Kim Jin-kook ke dalam curriculum vitae untuk melamar pekerjaan. Sang anak memanfaatkan jabatan ayahnya agar bisa diterima.

Tradisi pengunduran diri di Korea Selatan juga kerap dilakukan oleh sejumlah idol K-Pop. Mereka memilih mundur demi kesehatan mental dan nama baik di mata publik.

Misalnya saja, Soo-jin yang memutuskan hengkang dari G-IDLE usai dituding melakukan bullying. Beberapa waktu setelahnya, ia dikonfirmasi tidak bersalah.

Lalu, yang paling ramai dibicarakan di tahun 2022 ini adalah Kim Ga-ram. Ia memutuskan keluar dari grup LE SSERAFIM dengan tuduhan kasus seperti Soo-jin. Padahal, ia baru saja melakukan debut bersama Sakura dan yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Tragedi Kanjuruhan, Najwa Shihab Sebut PSSI Sudah Hilang Rasa Malu dan Miskin Empati

Bahas Tragedi Kanjuruhan, Najwa Shihab Sebut PSSI Sudah Hilang Rasa Malu dan Miskin Empati

Soreang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:47 WIB

Pasang Badan Shin Tae-yong untuk Ketua Federasi, Hal yang Tak Pernah Ia Lakukan di Korsel

Pasang Badan Shin Tae-yong untuk Ketua Federasi, Hal yang Tak Pernah Ia Lakukan di Korsel

Bekaci | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:47 WIB

STY Dikecam Pasca Dukung Ketum PSSI, Warganet Sarankan Pelatih Baru: Fakhri Husaini hingga Luis Milla

STY Dikecam Pasca Dukung Ketum PSSI, Warganet Sarankan Pelatih Baru: Fakhri Husaini hingga Luis Milla

Depok | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:43 WIB

DPR Segera Panggil PT LIB dan PSSI, Buntut Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan

DPR Segera Panggil PT LIB dan PSSI, Buntut Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:33 WIB

3 Pelatih Lokal Cocok Gantikan Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia

3 Pelatih Lokal Cocok Gantikan Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:23 WIB

Jadi Sorotan Pernyataan Shin Tae Yong Mengundurkan Diri dari Kursi Kepelatihan Timnas

Jadi Sorotan Pernyataan Shin Tae Yong Mengundurkan Diri dari Kursi Kepelatihan Timnas

Bandung | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:06 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×