'PDIP Vs The Rest', Survei: PDIP Jadi Partai Peraih Suara Non Muslim Terbanyak

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:59 WIB
'PDIP Vs The Rest', Survei: PDIP Jadi Partai Peraih Suara Non Muslim Terbanyak
Logo PDI Perjuangan. [dok]

Suara.com - Hasil survei terbaru mengungkap bagaimana faktor agama turut berperan dalam menentukan calon presiden atau capres dalam Pemilu. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, hingga kini, berbagai lembaga survei sudah mulai melakukan penelitian ataupun hitung-hitungan terkait elektabilitas tokoh-tokoh yang berpotensi maju sebagai capres 2024.

Salah satunya adalah SMRC yang dalam dua tahun terakhir telah melakukan serangkaian observasi melalui survei nasional. Hasil survei tersebut kemudian digabungkan sehingga memiliki sample yang sangat besar, yakni 8319.

SMRC pun menjelaskan hasil survei yang dilihat dari faktor agama. Contohnya dalam pemilihan legislatif (Pileg), SMRC mengungkap secara umum pemilih beragama Islam dan non Muslim memiliki perbedaan yang signifikan dalam menentukan pilihan partai politik.

Berdasarkan hasil survei SMRC, hampir semua pemilih PKB beragama Islam. Rinciannya adalah sebanyak 10 persen warga beragama Islam mendukung PKB, sedangkan yang non Muslim hanya 1 persen.

Pemilih PKB hampir semuanya beragama Islam. 10 persen pemilih Muslim mendukung PKB, yang non-Muslim hanya 1 persen," demikian bunyi rilis SMRC yang diterima pada Kamis (13/10/22).

Hasil itu berbanding terbalik dengan PDIP yang mendapatkan banyak dukungan dari kalangan non Muslim. Partai berlogo banteng tersebut meraih 48 suara dari non Muslim dan 22 persen dari pemilih Muslim.

"Komposisi dukungan suara PKB yang hampir semuanya dari kalangan Islam berbanding terbalik dengan PDIP. PDIP didukung 22 persen dari pemilih Muslim, yang non-Muslim 48 persen,” lanjut keterangan tersebut.

Saiful Mujani menjelaskan meski porporsi dukungan kalangan non-Islam terhadap PDIP lebih besar, namun dukungan dari kalangan Islam juga sangat besar, dengan 22 persen dari total pemilih yang beragama Islam.

baca juga

Dari hasil tersebut, Saiful menyimpulkan bahwa PDIP memang mendapatkan proporsi dukungan yang jauh lebih besar dibanding dengan partai-partai lain dari pemilih non Muslim. Ibaratnya 'PDIP Vs the rest'.

PDIP versus the rest. Kalau PDIP tidak ada di sana, kemungkinan suara pemilih non Muslim akan terdistribusi atau menyebar pada semua partai lain,” kata Saiful.

Dalam kesempatan ini, Saiful turut menjelaskan alasan mengapa PDIP bisa menjadi yang terbesar dalam meraup suara dari pemilih non Muslim. Ini karena PDIP dinilai memiliki nilai khusus.

Salah satu kemungkinannya karena alasan historis yang membuat partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri tersebut bisa mendapatkan banyak dukungan dari pemilih non-Muslim.

Dalam Pemilu legislatif, dalam hal PDIP versus lainnya, perbedaan agama sangat penting dan tidak bisa diabaikan,” tandas penulis buku Muslim Demokrat tersebut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Sebut Hasto PDIP Mirip DN Aidit: Seolah-olah Berkuasa Padahal Tidak, Adu Domba dan Kriminalisasi Lawan Politik

Demokrat Sebut Hasto PDIP Mirip DN Aidit: Seolah-olah Berkuasa Padahal Tidak, Adu Domba dan Kriminalisasi Lawan Politik

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:44 WIB

Telak! Andi Arief Sebut Hasto PDIP Mirip Pentolan PKI DN Aidit: Adu Domba, Kemudian Cari Muka...

Telak! Andi Arief Sebut Hasto PDIP Mirip Pentolan PKI DN Aidit: Adu Domba, Kemudian Cari Muka...

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:37 WIB

Terus Bertransformasi, Kementerian BUMN Gandeng Sucofindo Pastikan Program TJSL Bermanfaat Bagi Masyarakat

Terus Bertransformasi, Kementerian BUMN Gandeng Sucofindo Pastikan Program TJSL Bermanfaat Bagi Masyarakat

Surakarta | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:19 WIB

Dukung Rencana Jokowi untuk Reshuffle, PDIP: Presiden Butuh Menteri Loyal

Dukung Rencana Jokowi untuk Reshuffle, PDIP: Presiden Butuh Menteri Loyal

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:18 WIB

Dukung Reshuffle, Sekjen PDIP: Pak Jokowi Perlu Menteri yang Loyal dan Solid

Dukung Reshuffle, Sekjen PDIP: Pak Jokowi Perlu Menteri yang Loyal dan Solid

Bekaci | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:16 WIB

PDIP - Demokrat Panas Lagi! Andi Arief Sebut Politik Hasto Kristiyanto Mirip DN Aidit

PDIP - Demokrat Panas Lagi! Andi Arief Sebut Politik Hasto Kristiyanto Mirip DN Aidit

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×