Kenapa Resesi 2023 Menyeramkan? Potensi Bahayanya Mirip Perang Dunia II

Rifan Aditya

Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:29 WIB
Kenapa Resesi 2023 Menyeramkan? Potensi Bahayanya Mirip Perang Dunia II
Ilustrasi Resesi - Apa Itu Resesi? (Pexels)

Suara.com - Mendung resesi global 2023 terus membayangi masyarakat dunia, tak terkecuali rakyat Indonesia. Namun belum banyak yang tahu kenapa resesi 2023 menyeramkan.

Polemik seputar resesi 2023 pun dibahas oleh Deddy Corbuzier dan CEO Ternak Uang Raymond Chin. Dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (13/10/2022), pengusaha muda itu menjelaskan kenapa resesi 2023 menyeramkan.

Awalnya Deddy Corbuzier bertanya, "Apa yang terjadi ketika resesi 2023? Kenapa 2023 ini menyeramkan".

Menurut penjelasan Raymond, resesi 2023 bisa lebih parah dari pada dampak Perang Dunia 2.

"Kalau dari IMF, dia bilang ini mungkin separah atau lebih parah dibanding World War II (Perang Dunia 2)" kata Raymond.

Penjelasan ini juga diperkuat dengan pendapat beberapa tokoh, termasuk Presiden Joko Widodo. Jokowi dalam pernyataannya menyebut tahun depan ekonomi dunia akan gelap.

"Jadi kalau pak Jokowi bilang 2023 itu gelap, itu sebenarnya dunia, semua negara enggak bisa perputaran uang, kirim-kirim apa, ngadet," ujar Raymond menjelaskan.

Tidak Ada Ekonom yang Tahu

Selain beberapa faktor ekonomi yang menyebabkan resesi, kekhawatiran bertambah lantaran tidak ada ekonom dunia yang dapat prediksi terjadinya resesi ini.

baca juga

"Reason kenapa Pak Jokowi bilang enggak ada ekonom dunia yang bisa prediksi apa yang bakal terjadi, karena rentetannya sampai ke titik terkecil orang itu (individual)," kata Raymond.

Beberapa negara di benua Eropa telah merasakan resesi. Hal ini terlihat dari harga barang dan energi melonjak di sana.

Bahkan Amerika Serikat pun telah mengalami kondisi serupa. Meskipun krisis ekonomi ini terjadi dalam level global.

Namun dampaknya akan dirasakan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Mulai masyarakat kelas bawah hingga atas. Baik orang miskin maupun yang kaya akan kena.

"Kalau perputaran uang, bisnis-bisnis misal profitnya berkurang, tiba-tiba perputaran ekonominya menurun, profitnya kecil, mau enggak mau lay off, pegawai dikurangi, pegawai enggak make money, itu kayak lingkaran setan," ujar Raymond menjelaskan.

Apalagi perang Rusia-Ukraina tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan berakhir. Efek perang dua negara ini sangat jelas terasa bagi negara-negara di Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resesi Global Jadi Tantangan, Ini Strategi Meningkatkan Penjualan di Tengah Kemerosotan Ekonomi

Resesi Global Jadi Tantangan, Ini Strategi Meningkatkan Penjualan di Tengah Kemerosotan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Tentang Resesi dan Cara yang Bisa Kita Lakukan untuk Menghadapinya

Tentang Resesi dan Cara yang Bisa Kita Lakukan untuk Menghadapinya

Your Say | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Inflasi Kota Bandung per September 0,91%, Resesi?

Inflasi Kota Bandung per September 0,91%, Resesi?

Tantrum | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:35 WIB

Tanpa Pasangan, Begini Cara Aura Kasih Lepaskan Hasratnya

Tanpa Pasangan, Begini Cara Aura Kasih Lepaskan Hasratnya

Denpasar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:11 WIB

Indonesia akan Dihantam Badai Ekonomi, Menko Luhut: Today Its a Perfect Storm

Indonesia akan Dihantam Badai Ekonomi, Menko Luhut: Today Its a Perfect Storm

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:45 WIB

Hadapi Resesi Global 2023, Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

Hadapi Resesi Global 2023, Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

Sumedang | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:36 WIB

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:22 WIB

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:16 WIB

×