Pasukan Ukraina Balik Menyerang, Rusia Evakuasi Puluhan Ribu Warganya dari Kherson

Diana Mariska

Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:53 WIB
Pasukan Ukraina Balik Menyerang, Rusia Evakuasi Puluhan Ribu Warganya dari Kherson
Foto satelit pasukan Rusia di daerah perbatasan dengan Ukraina. (Foto: AFP)

Suara.com - Rusia akan mengevakuasi hingga 60.000 warganya yang berada di Kherson dalam beberapa hari ke depan, di tengah semakin intensnya serangan balik pasukan Ukraina.

Gubernur Kherson (salah satu wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia), Vladimir Saldo, mengatakan pihaknya berencana mengevakuasi 50.000 sampai 60.000 orang selama enam hari ke depan untuk mengantisipasi aksi balasan yang dilancarkan Ukraina.

Dalam siaran Soloviev Live, Saldo mengatakan pihak berwenang akan memindahkan warga sipil ke daerah di sisi kiri Sungai Dnipro untuk menjaga mereka tetap aman dan memungkinkan militer untuk mengambil tindakan tegas.

"Saya berkendara melalui pusat daerah pagi ini. Di luar, tidak ada yang menunjukkan banyak tekanan," kata Saldo pada Rabu (19/10). "Tetapi ketika saya tiba di pelabuhan sungai, saya melihat perahu-perahu sudah menunggu dan sudah penuh dengan orang-orang yang siap untuk pergi ke sisi kiri Dnipro.”

Ia mengatakan bahwa situasi saat ini semakin tegang dan bahwa sekitar 10.000 orang per hari akan dipindahkan selama enam hari ke depan.

Lebih lanjut, Saldo juga mengemukakan bahwa beberapa daerah di Rusia tengah bersiap untuk menerima para warga yang dievakuasi.

Lebih dari 5.000 orang telah meninggalkan Kherson dalam dua hari terakhir, kata Saldo kepada televisi pemerintah.

Sementara itu, pasukan Rusia di wilayah Kherson telah dipukul mundur sejauh 20-30 km dalam beberapa minggu terakhir dan berisiko terjepit di tepi barat Sungai Dnipro sepanjang 2.200 km yang melintasi Ukraina.

Wakil kepala daerah Kherson, Kirill Stremousov, juga telah mengeluarkan imbauan agar warga kota itu segera mengungsi

Stremousov mengatakan warga diminta mengungsi karena "pasukan Ukraina sebentar lagi akan menyerang Kota Kherson”.

"Saya meminta kalian untuk memperhatikan kata-kata saya dengan serius dan mengartikannya sebagai evakuasi secepat mungkin," katanya di Telegram.

Dalam unggahan berikutnya, Stremousov mengatakan bahwa hingga Rabu, situasi di medan pertempuran stabil, tetapi warga sipil masih harus mengungsi ke daerah di sebelah kiri sungai.

"Pergilah sesegera mungkin, saya mohon, ke sisi kiri," katanya.

Kantor berita RIA mengabarkan bahwa warga sipil di Kherson telah menerima pesan dari pemerintah kota bentukan Rusia yang meminta mereka untuk meninggalkan kota itu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eropa Ramai-ramai Pesan Batu Bara dari Indonesia Jelang Musim Dingin

Eropa Ramai-ramai Pesan Batu Bara dari Indonesia Jelang Musim Dingin

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:53 WIB

Terus Dibombardir Rusia, Presiden Ukraina: Kami Digempur Penjajah!

Terus Dibombardir Rusia, Presiden Ukraina: Kami Digempur Penjajah!

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:25 WIB

Ukraina-Rusia Saling Tukar Tahanan, 108 Perempuan Dibebaskan

Ukraina-Rusia Saling Tukar Tahanan, 108 Perempuan Dibebaskan

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:15 WIB

Pesawat Militer Rusia Jatuh, 4 Tewas dan 25 Orang Cidera

Pesawat Militer Rusia Jatuh, 4 Tewas dan 25 Orang Cidera

Sumbar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:02 WIB

Jalani Latihan Terbang, Pesawat Tempur Rusia Jatuh dan Tewaskan 13 Orang

Jalani Latihan Terbang, Pesawat Tempur Rusia Jatuh dan Tewaskan 13 Orang

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:06 WIB

Ketika Sekutu Pasok Senjata ke Ukraina PBB Diam, Tapi Saat Iran Pasok Drone ke Rusia Jadi Berang

Ketika Sekutu Pasok Senjata ke Ukraina PBB Diam, Tapi Saat Iran Pasok Drone ke Rusia Jadi Berang

Jatim | Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:33 WIB

×