Pilpres 2024: Demokrat Ogah Usung Capres-Cawapres Elektabilitas Rendah

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 24 Oktober 2022 | 10:31 WIB
Pilpres 2024: Demokrat Ogah Usung Capres-Cawapres Elektabilitas Rendah
Pilpres 2024: Demokrat Ogah Usung Capres-Cawapres Elektabilitas Rendah. [Dok.Antara]

Suara.com - Partai Demokrat menegaskan ogah mengusung figur calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang memiliki elektabilitas rendah.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyampaikan kriteria pasangan calon yang ingin diusung Demokrat, di antaranya mereka mesti punya integritas, kapabilitas, elektabilitas.

Paslon diharapkan juga punya kontribusi pada pembentukan dan stabilitas koalisi, bisa diandalkan di pemerintahan sebagai dwitunggal atau punya chemistry satu sama lain, dan tentu memiliki semangat mengusung perubahan dan perbaikan.

"Jadi, kalau elektabilitas rendah, lalu tidak bisa punya kontribusi dalam membentuk dan stabilitas koalisi, jangan berharaplah jadi capres-cawapres yang akan kami usung," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).

Sementara itu, kata Herzaky, bicara pengalaman memimpin atau kapabilitas, semua ketua umum parpol di parlemen, menteri, kepala daerah, sudah punya pengalaman memimpin luar biasa. Tetapi untuk nama yang tepat, Demokrat belum menyampaikan.

"Untuk nama, pada waktunya akan kami ungkap," ujar Herzaky.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Belum Temukan Figur 

Demokrat sebelumnya, menegaskan pembahasan capres dan cawapres dalam tim kecil penjajakan koalisi dengan NasDem dan Demokrat belum menjurus kepada nama-nama.

Tim kecil ketiga partai yang memang salah satu tugasnya membahas ihwal cawapres, kekinian baru menyentuh bahasan kriteria.

baca juga

"Pembahasan terkait capres-cawapres baru pada kriteria. Belum pada nama," kata Herzaky.

Herzaky mengatakan kriteria cawapres itu mendekati yang disampaikan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Rapimnas. Ia berujar mengenai pembahasan kriteria cawapres sudah makin intens dan makin mendekati kata sepakat.

"Makin intens dan makin mendekati kata sepakat," kata Herzaky.

Tim Kecil

Diketahui, elite Demokrat, Nasdem dan PKS sudah membentuk tim kecil. Tim tersebut bertemu setiap pekan untuk terus mematangkan rencana koalisi untuk Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Herzaky yang juga Juru Bicara Partai Demokrat saat diskusi "Utak Atik Tiket Capres" sebagaimana dipantau dari YouTube Survei KedaiKopi, Minggu (23/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KIB Akan Diskusi Soal Capres-Cawapres Ke Presiden, Golkar: Bukan Berarti Disetir Jokowi

KIB Akan Diskusi Soal Capres-Cawapres Ke Presiden, Golkar: Bukan Berarti Disetir Jokowi

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 09:50 WIB

PDIP Panggil Ganjar Pranowo, Buntut Pernyataan Siap Maju Jadi Capres

PDIP Panggil Ganjar Pranowo, Buntut Pernyataan Siap Maju Jadi Capres

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:21 WIB

Pengamat: Iman Politik Ganjar Bisa Goyang Kalau PDIP Tak Kunjung Mengusungnya Jadi Capres

Pengamat: Iman Politik Ganjar Bisa Goyang Kalau PDIP Tak Kunjung Mengusungnya Jadi Capres

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:24 WIB

Didepak dari Kepengurusan, Zulfan Lindan Sebelumnya Dikirimi Pesan Sosok Menteri NasDem Ini: Ada yang Ketakutan

Didepak dari Kepengurusan, Zulfan Lindan Sebelumnya Dikirimi Pesan Sosok Menteri NasDem Ini: Ada yang Ketakutan

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:19 WIB

Terkini

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×