Momen Hakim Tanya ke Adik dan Kekasih Brigadir J Soal Pelecehan Seksual: Maaf Ini Soalnya Harus Dibuka

Chandra Iswinarno, Rakha Arlyanto

Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:21 WIB
Momen Hakim Tanya ke Adik dan Kekasih Brigadir J Soal Pelecehan Seksual: Maaf Ini Soalnya Harus Dibuka
Adik Brigadir J, Mahareza Rizky menyampaikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jaksel pada Selasa (25/10/2022). [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Adik dan kekasih Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Mahareza Rizky dan Vera Maretha Simanjuntak, hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan atas terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer. Keduanya sempat ditanya majelis hakim terkait tanggapan soal pelecehan seksual.

Mula-mula, pertanyaan itu menyasar Vera. Kepada majelis hakim, Vera menyebut Yosua sebagai sosok yang baik dan sopan.

"Maaf ini soalnya harus dibuka, menurut tanggapan saksi soal pelecehan seksual itu bagaimana?" tanya majelis hakim di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).

"Dia baik, sopan, juga hormat," jawab Vera.

"Jarang macam-macam?" lanjut majelis hakim.

"Tidak ada yang mulia," lanjut Vera.

"Normal-normal saja," beber majelis hakim.

"Iya," ucap Vera.

Kepada adik Yosua, majelis hakim juga melayangkan pertanyaan serupa.

baca juga

"Terus kesanmu terhadap abangmu itu?" tanya majelis hakim.

"Orangnya baik," jawab Reza.

"Terkait dengan seks?" lanjut majelis hakim.

"Tidak ada yang mulia," beber Reza.

Vera dan Reza Sempat Menangis

Sebelumnya dari pantauan Suara.com, Vera bersama Mahareza Rizky dihadirkan bersamaan sebagai saksi untuk terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer. Reza dalam hal ini lebih dulu memberikan ketetangan terkait kematian sang kakak.

Semua bermula dari pesan singkat Yosua kepada Vera tanggal 19 Juni 2021. Dalam pesan itu, Yosua meminta maaf kepada Vera apabila ada salah.

"Tapi tanggal 19 Juni, dia chat lebih ke minta maaf," kata Vera dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Abang minta maaf ya dek kalau abamg punya salah," lanjut Vera menirukan ucapan Yosua.

Vera mengaku merespons pesan sang kekasih dengan sebuah pertanyaan. Namun, pesan itu hanya dibaca oleh Yosua dan tak berbalas.

"Apa sih yang belum saudara ceritakan?" tanya Majelis Hakim.

Tepat pada tanggal 21 Juni 2022, Vera mengaku mendapat panggilan video dari Yosua. Dalam percakapan pukul 23.30 WIB, Yosua mengaku tidak bisa menceritakan masalah kepada Vera -- bahkan ke orang tuanya.

Seketika, tangis Vera pecah ketika dia menirukan ucapannya saat itu kepada Yosua. Setelah menyeka air mata, Vera melanjutkan ceritanya.

"Saya bertanya: Ceritalah Bang, jangan dipendam sendiri.' Terus dia cuma bilang: 'nggak lah dek biar lah abang yang nanggung ini,'" kata Vera.

"Saudara tidak mengejar kepada korban apa masalahnya?" cecar Hakim.

"Ya saya tanya: masalah apa bang? 'Ceritalah jangan dipendam sendiri.' Dia bilang: 'nggak lah biar abang yang pendam sendiri," lanjut Vera.

Vera melanjutkan, Yosua sampai meminta dirinya untuk membuka hati untuk pria lain. Dalam hal ini, Yosua ingin Vera bisa hidup bahagia.

"Dia tanya lagi: 'Kenapa kamu masih nunggu abang dek?', 'Abang kenapa nanya begitu?' Saya bilang, 'Buka lah dek hati mu buat laki laki lain.' dia bilang. 'Nanti kau punya anak kalian bahagia kalau abang biar lah sendiri,'" kata Vera.

Adik Yosua Menangis

Momen serupa juga terjadi pada adik Yosua, Mahareza Rizky. Dia menangis saat bercerita detik-detik untuk melihat jenazah Yosua untuk kali terakhir.

Saat itu, 9 Juli 2022, Reza hendak melihat jenazah kakaknya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia menyebut ketika itu ada anggota Polri berpangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes yang melarangnya melihat.

Hal ini disampaikan Reza saat bersaksi untuk terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Reza menyebut sampai memohon-mohon namun tetap tidak diperkenankan oleh anggota berpangkat Kombes tersebut.

"Izin Komandan saya izin ingin melihat abang saya terakhir kalinya," tutur Reza sambil menangis.

Menurut Rizky, dirinya baru diperkenankan melihat jenazah Yosua setelah rapih dan dimasukan ke dalam peti. Saat melihat dan berdoa dia kemudian mendengar ada anggota Polri yang mendesak untuk cepat menutup peti jenazah.

"Saat saya berdoa pun saya masih mendengar ada yg ngomong 'aduh sudah belum sih?' Saya mendengar jelas itu Yang Mulia," beber Rizky sambil menangis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vera Simanjuntak Sebut Brigadir J Pernah Cerita Punya Masalah dengan Ajudan Ferdy Sambo

Vera Simanjuntak Sebut Brigadir J Pernah Cerita Punya Masalah dengan Ajudan Ferdy Sambo

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Tangis Adik Brigadir J Ceritakan Momen Sempat Dilarang Lihat Jenazah Yosua oleh Anggota Berpangkat Kombes

Tangis Adik Brigadir J Ceritakan Momen Sempat Dilarang Lihat Jenazah Yosua oleh Anggota Berpangkat Kombes

Jakarta | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:49 WIB

Vera Simanjuntak Ungkap Ucapan Terakhir dari Brigadir Yosua: Maaf Ya Dek Nanti Abang Kabari Lagi

Vera Simanjuntak Ungkap Ucapan Terakhir dari Brigadir Yosua: Maaf Ya Dek Nanti Abang Kabari Lagi

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×