Backingan Ganjar Pranowo Disebut Lebih Kuat dari Jokowi, Megawati Biasanya Kuat Jadi Terkesan Lemah

Dany Garjito, Elvariza Opita

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 11:03 WIB
Backingan Ganjar Pranowo Disebut Lebih Kuat dari Jokowi, Megawati Biasanya Kuat Jadi Terkesan Lemah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat teguran dari DPP PDI Perjuangan setelah mengaku siap menjadi calon presiden. Namun sanksi yang lebih berat diberikan kepada eks Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang mendukung kesiapannya.

Bukan hanya Rudy, DPP PDIP juga memberikan sanksi keras kepada Dewan Kolonel yang notabene loyalis Puan Maharani.

Ketimpangan hukuman ini yang menjadi sorotan publik, termasuk dari pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga.

Jamiluddin menilai teguran ini adalah bentuk kelemahan PDIP. "Ganjar terkesan lebih kuat dari PDIP karena peringatan itu," kata Jamiluddin, dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Jumat (28/10/2022).

Megawati Soekarnoputri berbicara dalam Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Jakarta, Kamis (11/8/2022). [Tangkapan layar YouTube]
Megawati Soekarnoputri berbicara dalam Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Jakarta, Kamis (11/8/2022). [Tangkapan layar YouTube]

Secara spesifik, Jamiluddin menilai sanksi ringan untuk Ganjar adalah bentuk anomali perilaku Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sebab Megawati yang biasanya sangat kuat dan tegas justru begitu lemah di hadapan Ganjar.

"Untuk itu, sanksi yang diberikan kepada Ganjar itu terkesan sangat ringan," tutur Jamiluddin.

Hal inilah yang memicu spekulasi soal adanya orang yang sangat kuat di belakang Ganjar. Bahkan bisa jadi backingan Ganjar ini punya pengaruh yang sangat kuat dalam kancah perpolitikan nasional.

"Orang di belakang Ganjar diperkirakan lebih kuat dari Joko Widodo," terang Jamiluddin.

"Ada kemungkinan mereka itu memilih kapital luar biasa besar sehingga begitu berpengaruh dalam perpolitikan nasional," imbuhnya.

baca juga

Meski begitu Jamiluddin tidak mengungkap petunjuk apapun soal sosok backingan yang dimaksudnya. Bahkan ia menyebut akan sangat menarik apabila ada pihak-pihak yang dapat mengungkap orang kuat di balik Ganjar tersebut.

'Drama' Sanksi PDIP buat Ganjar Disebut Tiru Narasi SBY

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). [Dok.Antara]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). [Dok.Antara]

Pengamat politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Agus Riwanto, menilai ada niat terselubung di balik dijatuhkannya sanksi dari PDIP untuk Ganjar serta kader-kader lain.

Malah Agus menilai pemberian sanksi ini membawa dampak positif, baik bagi partai maupun kader yang bersangkutan.

"Kalau dilihat dari budaya pop, sebenarnya saya lihat ini upaya PDIP justru ingin membuat simpati publik kepada tokoh-tokoh PDIP yang diduga menyatakan diri mencalonkan presiden dan mendukung capres, yang menyatakan kesiapan capres kan Pak Ganjar, yang mendukung kan Pak Rudy," ujar Agus, dikutip dari ANTARA, Jumat (28/10/2022).

Ia kemudian mengaitkannya dengan strategi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pemilihan Umum 2004. Kala itu SBY meraih simpati publik yang begitu besar lewat perselisihannya dengan Megawati Soekarnoputri.

"Saat itu SBY dapat simpati publik yang tinggi, rating SBY naik. Kira-kira PDIP ingin memainkan narasi itu, jadi itu untuk PDIP lagi," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanksi ke Ganjar Disebut untuk Cari Simpati, Pengamat Nilai PDIP Sedang Mainkan Strategi SBY saat Pilpres 2004

Sanksi ke Ganjar Disebut untuk Cari Simpati, Pengamat Nilai PDIP Sedang Mainkan Strategi SBY saat Pilpres 2004

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:35 WIB

Sanksi PDI Perjuangan Tak Jadi Halangan! Pendukung Bikin 'Hajatan' Buat Doakan Ganjar Maju 2024

Sanksi PDI Perjuangan Tak Jadi Halangan! Pendukung Bikin 'Hajatan' Buat Doakan Ganjar Maju 2024

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:35 WIB

'Saya Digebuki Partai Sendiri' Cerita Lama Ganjar Dilawan PDIP Awal Periode Kedua di Jateng

'Saya Digebuki Partai Sendiri' Cerita Lama Ganjar Dilawan PDIP Awal Periode Kedua di Jateng

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:53 WIB

Jokowi Diminta Kudeta Ketum PDIP, Helmi Felis: Masa Banteng Kalah...

Jokowi Diminta Kudeta Ketum PDIP, Helmi Felis: Masa Banteng Kalah...

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:36 WIB

PDIP Harus Tahu, Ganjar Pranowo Bakal Menang Jika Head to Head Lawan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto

PDIP Harus Tahu, Ganjar Pranowo Bakal Menang Jika Head to Head Lawan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×