Profil Lula da Silva: Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil, Pernah Jadi Tukang Semir Sepatu

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 18:40 WIB
Profil Lula da Silva: Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil, Pernah Jadi Tukang Semir Sepatu
Kandidat presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva. (Miguel Schincariol / AFP)

Suara.com - Lula da Silva kembali menjadi Presiden Brasil usai dipenjara selama 18 bulan dan bebas pada 2019 lalu karena kasus korupsi. Ia memenangkan pemilihan presiden Brazil dengan selisih angka yang tipis dan mengalahkan petahana Jair Bolsonaro.

Otoritas terkait di Brazil mengumumkan bahwa Lula mendapatkan 50,8 persen suara, sementara Bolsonaro hanya berhasil mengamankan 49,2 persen suara dalam pemilihan yang dilangsungkan Minggu (30/10).

"Hari ini, satu-satunya pemenang adalah orang-orang Brazil," ujar Lula kepada para pendukungnya yang berkumpul di sebuah hotel di kota Sao Paul, dikutip dari Al Jazeera.

Saat ia divonis penjara, karier politiknya diperkirakan telah berakhir. Namun, siapa sangka bahwa Lula da Silva ini kembali menjadi presiden di usianya yang sudah tidak muda lagi.

Profil Lula da Silva

Pria yang memiliki nama lengkap Luiz Inacio Lula da Silva merupakan seorang warga dari negara bagian Pernambucco. Ia lahir pada 1945 dan saat itu keluarganya termasuk keluarga kurang mampu.

Pada usia 7 tahun, Lula da Silva dan keluarga pindah ke bagian selatan agar nasib mereka menjadi lebih baik. Namun mereka berhenti di dekat kota pelabuhan Santos di Pantai Sao Paulo.

Setelah menetap selama 3 tahun, kemudian Lula da Silva pindah ke ibu kota negara bagian. Kehidupannya tak kunjung membaik. Bahkan untuk beberapa waktu, ia harus tinggal di tempat yang mirip kandang babi.

Di tengah segala kesulitan yang terjadi, Lula da Silva harus membantu perekonomian keluarga. Ia pun bekerja sebagai tukang semir sepatu dan penjual kacang. Tak berhenti di situ, ia mencoba menjadi office boy.

Lula da Silva juga mengikuti pelatihan operator mesin bubut pada awal 1960-an. Saat itu, Brasil dalam kediktatoran militer.

Pada suatu ketika, seorang agen partai Komunis bawah tanah Brasil mencoba merekrut Lula da Silva. Namun ia tak tertarik dengan ajakan tersebut.

Selang beberapa waktu yakni hingga pada 1964-1985, Lula da Silva berubah pikiran karena menyaksikan sendiri adanya penindasan terhadap buruh dari rezim militer Brasil. Ia melihat gaji rendah buruh, kondisi kerja yang sangat buruh, Lula da Silva pun berubah.

Tahun 1975 menjadi masa titik baliknya. Lula da Silva juga semakin marah ketika saudara laki-lakinya diculik dan disiksa oleh pasukan keamanan.

Ia pun melanjutkan perjuangannya dan semakin aktif dalam gerakan buruh. Lula da Silva pun hadir sebagai pemimpin serangkaian pemogokan bekerja. Ia pun semakin dikenal di Brasil.

Aksinya tersebut pun membuatnya membentuk Partai Buruh (PT). Partai itu pun berdiri hingga sekarang dan Lula da Silva menjadi pemimpinnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamati Lula, Xi Jinping Berharap Persahabatan China-Brazil Semakin Erat

Selamati Lula, Xi Jinping Berharap Persahabatan China-Brazil Semakin Erat

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:14 WIB

Kandidat Sayap Kiri Lula da Silva Menang Tipis dalam Pemilihan Presiden Brazil

Kandidat Sayap Kiri Lula da Silva Menang Tipis dalam Pemilihan Presiden Brazil

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 11:02 WIB

Pemilu Brazil: Pesaing Bolsonaro Harapkan Petahana Berbesar Hati Terima Hasil

Pemilu Brazil: Pesaing Bolsonaro Harapkan Petahana Berbesar Hati Terima Hasil

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:15 WIB

Politikus di Brazil Lempar Granat ketika Hendak Diringkus Polisi

Politikus di Brazil Lempar Granat ketika Hendak Diringkus Polisi

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 15:40 WIB

3 Liga Futsal Terbaik Dunia, Netizen: Liga Futsal Indonesia Masuk Rank Berapa?

3 Liga Futsal Terbaik Dunia, Netizen: Liga Futsal Indonesia Masuk Rank Berapa?

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:27 WIB

Terkini

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB