Pertamina Siapkan Strategi Seimbangkan Ketahanan Iklim dan Keamanan Energi

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 10 November 2022 | 16:29 WIB
Pertamina Siapkan Strategi Seimbangkan Ketahanan Iklim dan Keamanan Energi
Senior Vice President Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Pertamina (Persero) menyiapkan strategi untuk menyeimbangkan antara ketahanan iklim dan keamanan energi, salah satunya dengan pengembangan natural based solutions (solusi berbasis alam).

Senior Vice President Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza dalam diskusi di Paviliun Indonesia COP-27 di Sharm el-Sheikh di Mesir pada Rabu, 9 November 2022, menjelaskan bahwa Pertamina telah mendeklarasikan komitmen untuk mencapai nol emisi karbon (net zero emission) pada 2060. Langkah itu sejalan dengan kebijakan pengurangan emisi yang diusung pemerintah.

Untuk mencapainya, Pertamina menjalankan dua strategi yaitu dekarbonisasi dari usahanya saat ini dan membangun bisnis baru yang berprinsip hijau dan berkelanjutan.

Langkah yang dilakukan untuk dekarbonisasi melibatkan efisiensi energi, kegiatan migas tanpa gas suar bakar (zero flare), penangkapan karbon dan utilisasi.

"Langkah kedua termasuk meningkatkan listrik hijau di Indonesia, ekosistem EV dan solusi berbasis alam," jelasnya.

Kebijakan solusi berbasis alam sendiri bukanlah hal yang asing. Namun, dibutuhkan sinergi antara solusi berbasis alam dengan sektor energi, bukan sebagai entitas yang terpisah.

Solusi berbasis alam merupakan salah satu kebijakan jangka pendek dan menengah yang dapat menopang akselerasi implementasi teknologi iklim yang merupakan kebijakan jangka panjang.

Solusi-solusi tersebut perlu menjadi pertimbangan untuk merancang strategi untuk mencapai mitigasi karbon.

"Jadi kita tidak hanya harus mampu menangkap karbon dioksida dengan daun tapi juga memproduksi sesuatu termasuk karet dan hidrokarbon terbarukan (minyak nabati) dan lain sebagainya. Pada akhirnya kita mengharapkan akan memiliki produk lain dari solusi berbasis alam," kata Oki.

baca juga

Dia menyoroti ada tiga pilar yang perlu diperhatikan dalam pengembangan solusi berbasis alam untuk mewujudkan ketahanan bisnis menghadapi tantangan perubahan iklim seperti keterlibatan komunitas, biodiversitas dan konservasi serta ekonomi yang berkelanjutan.

Beberapa vegetasi yang memiliki potensi dikembangkan dalam solusi berbasis alam termasuk nyamplung (Calophyllum inophyllum), malapari (Pongamia pinnata) untuk pengembangan biofuel serta ekosistem mangrove yang memiliki kemampuan penyerapan karbon 264 ton CO2 per hektare.

"Kami melakukan beberapa studi dengan universitas dan institusi pemerintah bagaimana mempromosikan tanaman yang dapat memberi stok bahan baku untuk kilang hijau," tuturnya.

Dia juga menyoroti beberapa inisiatif seperti penangkapan gas metana yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik dan tujuan lain seperti compressed natural gas. Inisiatif lain seperti limbah cair menjadi biometana dan sampah padatan biomassa menjadi etanol.

Inisiatif berikutnya seperti pusat Carbon Capture and Storage (CCS) di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan serta pengembangan pemanfaatan panas bumi atau geothermal yang dilakukan Pertamina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Iman untuk Keadilan, Pegiat Literasi Bacakan Sumpah Penjaga Bumi

Kampanye Iman untuk Keadilan, Pegiat Literasi Bacakan Sumpah Penjaga Bumi

Your Say | Kamis, 10 November 2022 | 15:38 WIB

Saham Batu Bara Longsor Jelang Pertemuan G20

Saham Batu Bara Longsor Jelang Pertemuan G20

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 15:04 WIB

Kini Tempe Bukan Sekadar Tempe, di Kampung Tempe Tertua Palembang

Kini Tempe Bukan Sekadar Tempe, di Kampung Tempe Tertua Palembang

Sumsel | Kamis, 10 November 2022 | 13:51 WIB

Di Hari Pahlawan, Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Lebat

Di Hari Pahlawan, Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Lebat

Sumsel | Kamis, 10 November 2022 | 10:30 WIB

Dukung Agenda G20, MIND ID Komitmen Menekan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Atasi Perubahan Iklim

Dukung Agenda G20, MIND ID Komitmen Menekan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Atasi Perubahan Iklim

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 09:07 WIB

UPTD Makin Aneh, Sebut Dokumen Tahura Terkait Rahasia Dagang: Itu Kan Hutan Konservasi

UPTD Makin Aneh, Sebut Dokumen Tahura Terkait Rahasia Dagang: Itu Kan Hutan Konservasi

Denpasar | Kamis, 10 November 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×