UPTD Makin Aneh, Sebut Dokumen Tahura Terkait Rahasia Dagang: Itu Kan Hutan Konservasi

Suara Denpasar

Kamis, 10 November 2022 | 08:50 WIB
UPTD Makin Aneh, Sebut Dokumen Tahura Terkait Rahasia Dagang: Itu Kan Hutan Konservasi
UPTD Makin Aneh, Sebut Dokumen Tahura Terkait Rahasia Dagang (Istimewa)

Suara Denpasar - Sudah bisa ditebak jauh hari sebelumnya. UPTD Ngurah Rai akan "menyembunyikan" dokumen terkait Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai terkait risalah Umum Kondisi Tahura Ngurah Rai Proposal Kerjasama PT. Dewata Energi Bersih Tahun 2021 yang akan membangun terminal LNG yang akan membabat hutan mangrove yang bertujuan untuk konversi alam tersebut.

Alasan dari pihak UPTD Ngurah Rai juga terbilang aneh karena mengatakan dokumen itu  berkaitan dengan rahasia dagang. Mendengar keterangan tersebut, pihak WALHI Bali menilai UPTD Ngurah Rai kelanggar kesepakatan yang dibuat sendiri.

Untuk diketahui dalam mediasi antara WALHI dan UPTD. Tahura Ngurah Rai terkait sengketa informasi kembali berlangsung dengan hasil mediasi gagal.

Pihak WALHI datang diwakili oleh tim hukum WALHI dari divisi Advokasi KEKAL (Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup) Bali I Made Juli Untung Pratama, SH. M.Kn, dan Direktur WALHIbBali Made Krisna Dinata, S.pd.

Mediasi menjadi gagal karena UPTD Tahura melanggar kesepatakan mediasi yangbsebelumnya, dimana kesepakatan mediasi sebelumnya pihak UPTD Tahura berkomitmen akan menyerahkannRisalah Umum Kondisi Tahura Ngurah Rai Proposal Kerjasama PT. Dewata Energi Bersih Tahun 2021 kepada WALHI Balim

Saat pihak dari WALHI Bali datang ke Kantor Komisi Informasi, Mediator Komisi Informasi Bali I Made AgusbWirajaya menyatakan bahwa paginya, Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai datang membawa surat lalu pergi.

Setelahnsurat tersebut dibuka ternyata isi surat tersebut adalah pada intinya UPTD Tahura tidak bisa memberikanbdokumen Risalah Umum Kondisi Tahura Ngurah Rai Proposal Kerjasama PT. Dewata Energi Bersih Tahun 2021ndengan alasan dokumen berkaitan dengan rahasia dagang. 

"UPTD Tahura langgar kesepakatan yang dia buat sendiri", terang Untung Pratama. "Kami merasabkeberatan atas tindakan tersebut padahal kesepakatan sudah disusun dan ditanda tangani bersama" tlimbuhnya.

Tambah Made Krisna "Bokis";Dinata juga menjelaskan jika, pada mediasi sebelumnya pihak UPTD. Tahura mengaku jika pihaknya memiliki dokumen tersebut.

baca juga

Bahkan dalam mediasi pihak UPTD. Tahura sendiri yang menentukan waktu, kapanbdokumen tersebut akan diberikan kepada WALHI.

"Pihak UPTD Tahura yang mengatakan demikian, dan ada dalambberita acara mediasi yang kami tandatangani bersama," terangnya.

Pernyataan tersebut juga dibenarkan Mediator Komisi Informasi Bali I Made Agus Wirajaya.  "Nanti akan kita uji pada persidangan," tukas dia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulau Dewata Dilanda Bencana Alam, WALHI Bali Ungkap Penyebab Utamanya

Pulau Dewata Dilanda Bencana Alam, WALHI Bali Ungkap Penyebab Utamanya

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:27 WIB

WALHI Bali: Proyek Tol Terabas 480,54 Hektar Persawahan, Produksi Beras Berkurang 2.883 Ton

WALHI Bali: Proyek Tol Terabas 480,54 Hektar Persawahan, Produksi Beras Berkurang 2.883 Ton

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:06 WIB

WALHI Bali Tuding Efek Domino Proyek Rusak Alam dan Tata Kelola Lingkungan yang Buruk

WALHI Bali Tuding Efek Domino Proyek Rusak Alam dan Tata Kelola Lingkungan yang Buruk

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×