Merah Putih Institute Berupaya Jaga Stabilitas Nasional

Iwan Supriyatna

Jum'at, 11 November 2022 | 06:46 WIB
Merah Putih Institute Berupaya Jaga Stabilitas Nasional
Merah Putih Institute (MPI).

Suara.com - Bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi gangguan domestik maupun internasional. Banyak kelompok yang tidak mampu memahami kondisi sebenarnya. Beberapa kelompok bersifat reaktif dan melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah, yang pada akhirnya menggangu konsentrasi pemerintah dalam melanjutkan pembangunan nasional, juga berujung pada instabilitas kondisi ekonomi, sosial, budaya dan keamanan.

Dalam rangka meminimalisir hal tersebut, Merah Putih Institute (MPI) hadir dan mendeklarasikan diri sebagai organisasi yang turut aktif menjaga stabilitas nasional dan gerakan pencerdasan dengan target mahasiswa, aktivis organisasi kepemudaan, buruh, seniman dan budayawan.

Deklarasi yang dipadukan dengan panggung kebudayaan tersebut bertepatan dengan Hari Pahlawan yang diselenggarakan pada Kamis (10/11/2022) di Rumah Merah Putih, Bukit Duri, Jakarta Selatan. Sekitar 100 peserta hadir dari berbagai kalangan seperti serikat buruh, komunitas ojol dan aktivis kepemudaan.

"MPI ini hadir sebagai wadah alternatif bagi pemuda untuk bersama-sama melakukan akselerasi menjadi katalisator, mempersatukan bangsa dan mencerdaskan masyarakat," ujar Safruddin Abas, Ketua Umum Merah Putih Institute.

MPI saat ini tengah menyusun berbagai program untuk melakukan konsolidasi maupun mengajak pemuda turut serta aktif menjadi bagian dari organisasi MPI.

"Banyak hal yang akan kami lakukan, seperti dialog, seminar dan pendekatan kepada grassroot untuk mencerdaskan kehidupan sosial. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memproteksi generasi selanjutnya untuk merawat jiwa nasionalisme dan semangat kebangsaan," jelas Abas.

Abas mengaku senang dengan dilahirkannya MPI, dirinya didukung baik oleh berbagai pihak dan siap mendorong berbagai pihak untuk menjaga keutuhan bangsa.

"Respon alhamdullilah dari semua kalangan disambut baik. Karena kami datang dengan niat yang baik, kita membawa semangat perubahan yang baru sehingga mereka memyambut dengan baik," tambahnya.

Senada dengan Abas, Resporatori Saddam Al-Jihad selaku Dewan Pembina MPI mengungkapkan visi MPI sebagai katalisator dan menjaga stabilitas nasional.

baca juga

"Visi besar itu yang kita dorong dan kami tentunya membutuhkan banyak orang dan elemen masyarakat, seperti buruh ojol, seniman dan lain sebagainya," ungkap Saddam.

"2023 akan ada kondisi resesi ekonomi dan kemungkinan ada pragmentasi antara politik identitas. Dengan hadirnya MPI, diharapkan membawa solusi untuk menjaga stabilisasi nasional untuk mengurangi konflik di lapisan sosial," tambahnya.

Lebih lanjut, Saddam mengungkapkan sudah ada 34 provinsi hang akan di deklarasikan untuk memperkuat jaringan. Pulau Jawa menjadi sentrum pergerakan sebagai prototypenya.

Saddam mengaku sudah mengantongi beberapa gagasan untuk berkolaborask antar komunitas untuk memperkuat dan melancarkan pergerakan dari MPI.

"Contohnya kolaborasi dengan ojol yang memiliki program namanya Unit Reaksi Cepat (URC). Semetara, MPI kan punya jaringan aktivisnya. Kolaborasi seperti ini yang kita gabungkan untuk bertindak ketika ada bencana maupun konflik sosial yang terjadi di lapangan misalnya," pungkas Saddam.

Sementara itu, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Mayjen TNI (Purn) Nono Sukarno mengaku senang dan bangga dengan hadirnya MPI sebagai pergerakan kepemudaan yang turut aktif dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Semakin banyak generasi penerus seperti MPI ini, maka masa depan bangsa ini akan cerah. Pemuda harus bergerak sebagai agen perubahan," tutup Nono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersyukur Bentang Bendera Hari Pahlawan Catatkan Rekor Terpanjang, Khofifah Minta Maaf

Bersyukur Bentang Bendera Hari Pahlawan Catatkan Rekor Terpanjang, Khofifah Minta Maaf

Jatim | Kamis, 10 November 2022 | 20:49 WIB

9 Artis Keturunan Pahlawan, Kakek buyut Celine Evangelista Tokoh yang Menyatukan Umat Islam di Sulawesi Selatan

9 Artis Keturunan Pahlawan, Kakek buyut Celine Evangelista Tokoh yang Menyatukan Umat Islam di Sulawesi Selatan

Entertainment | Kamis, 10 November 2022 | 19:59 WIB

Kisah Pilu Rusli Mais Tinggal Bersama Dua Anaknya di Gubuk Berdinding Plastik

Kisah Pilu Rusli Mais Tinggal Bersama Dua Anaknya di Gubuk Berdinding Plastik

Sumut | Kamis, 10 November 2022 | 19:08 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:10 WIB

×