Tolong Dicatat! Janji Sangar Surya Paloh Kalau NasDem Tak Lolos Parlemen 2024

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 13 November 2022 | 12:39 WIB
Tolong Dicatat! Janji Sangar Surya Paloh Kalau NasDem Tak Lolos Parlemen 2024
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan pidato politiknya dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). [NTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan janji yang sangat berani jika sampai partainya tidak lolos tahapan parlementary threshold. Khususnya jika sampai elektabilitas NasDemi jeblok hingga tidak bisa meraih tambahan kursi di parlemen 2024.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Surya Paloh berjanji bahwa dirinya akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Partai NasDem jika hal tersebut sampai terjadi.

Apalagi NasDem gagal lolos parlemen, maka Paloh menegaskan hal tersebut berarti menjadi bukti jika dirinya telah gagal sebagai nahkoda kapal, yakni membawa partainya dalam dinamika politik di Tanah Air.

Karena itu, Surya Paloh menilai dirinya tidak lagi layak menjadi seorang pemimpin NasDem seandainya partai yang dibangunnya tersebut sampai tidak lolos ke Senayan.

"Ini tolong dicatat! Jangankan (elektabilitas) menurun atau tidak lolos parlementary threshold, tidak ada tambahan angka kursi parlemen satu pun itu artinya nahkoda yang berbicara ini sudah tidak layak lagi memimpin NasDem," tegas Paloh pada wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Sebelumnya, sejumlah lembaga survei telah merilis hasil elektabilitas Partai NasDem sejak mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden atau capres. Hasilnya, elektabilitas NasDem justru mengalami penurunan, alih-alih angin segar.

Mengenai hasil tersebut, Surya Paloh sendiri tidak menyangkal hasil survei tersebut. Walau begitu ia tetap mempertanyakan hasil survei tersebut, mengingat partainya memang diketahui memiliki elektabilitas kecil.

Menurutnya, tidak ada gunanya menghitung elektabilitas suatu partai yang sudah diketahui memiliki elektabilitas kecil. Ia justru meminta agar partainya dianggap sebagai main-main.

"Kalau sudah tahu elektabilitas kecil, ngapain harus dihitung? Anggap saja ini partai main-main. Nggak akan dapat apa-apa, parlementary threshold juga nggak dapat," ucapnya.

baca juga

Tak sampai di situ, Paloh juga mengaku jika NasDem memiliki strategi untuk menaikkan elektabilitas yang menurun pasca mengusung Anies sebagai capres partai. Namun, ia enggan membeberkan dengan rinci strateginya.

Paloh juga berlapang dada dengan hasil survei yang merilis kecilnya elektabilitas NasDem. Bagaimanapun juga, ia menilai hasil survei tersebut sudah memiliki pendekatan yang scientific.

Sebagai pemimpin NasDem, Paloh berjanji akan mengoptimalkan kepemimpinannya untuk mencapai satu lompatan besar di Pemilu 2024. Seandainya itu gagal tercapai, ia menegaskan siap mundur sebagai Ketua Umum Partai NasDem.

"Saya katakan, tidak ada tambahan kursi, itu artinya nahkodanya out," tegas Surya Paloh.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan PKS Kenapa Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal di Tanggal 10 November, Katanya Lagi Lawan Oligarki

Alasan PKS Kenapa Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal di Tanggal 10 November, Katanya Lagi Lawan Oligarki

Cianjur | Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB

Jokowi Tak Beri Ucapan Di HUT Partai NasDem, PKB: Berprasangka Baik Saja, Presiden Super Sibuk

Jokowi Tak Beri Ucapan Di HUT Partai NasDem, PKB: Berprasangka Baik Saja, Presiden Super Sibuk

News | Minggu, 13 November 2022 | 11:49 WIB

Pengamat: Justru dengan Pencapresan Anies, NasDem Tidak Dapat Berkah Tapi Musibah

Pengamat: Justru dengan Pencapresan Anies, NasDem Tidak Dapat Berkah Tapi Musibah

News | Minggu, 13 November 2022 | 11:24 WIB

NasDem Dapat Musibah Bukan Berkah? Nasib Anies Kasihan, Surya Paloh Frustasi

NasDem Dapat Musibah Bukan Berkah? Nasib Anies Kasihan, Surya Paloh Frustasi

News | Minggu, 13 November 2022 | 11:05 WIB

Tepis Isu Miring, Surya Paloh Yakin Anies Baswedan Mampu Melanjutkan Pembangunan Jokowi

Tepis Isu Miring, Surya Paloh Yakin Anies Baswedan Mampu Melanjutkan Pembangunan Jokowi

News | Minggu, 13 November 2022 | 10:56 WIB

Hasto PDIP Tak Terima Anies dkk Dibandingkan dengan Soekarno-Hatta-Sjahrir, Ini Semprotan Demokrat

Hasto PDIP Tak Terima Anies dkk Dibandingkan dengan Soekarno-Hatta-Sjahrir, Ini Semprotan Demokrat

News | Minggu, 13 November 2022 | 10:36 WIB

Terkini

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB