Hasto PDIP Tak Terima Anies dkk Dibandingkan dengan Soekarno-Hatta-Sjahrir, Ini Semprotan Demokrat

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 10:36 WIB
Hasto PDIP Tak Terima Anies dkk Dibandingkan dengan Soekarno-Hatta-Sjahrir, Ini Semprotan Demokrat
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak terima jika Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ahmad Heryawan atau Aher disamakan dengan tiga serangkai.

Adapun tiga serangkai yang dimaksud Hasto adalah Soekarno, Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir. Menurutnya, perbandingan itu agak berlebihan.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, pernyataan Hasto itupun mendapatkan tanggapan menohok dari Demokrat. Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyemprot Hasto minim daya imajinasi.

Kamhar mengatakan bahwa tiga serangai tersebut perlu dimaknai dengan semangat secara kontekstual. Apalagi, tiga serangkai tersebut berhasil mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia kala itu, yaitu memperoleh kemerdekaan dari tangan penjajah.

"Tanggapan Bung Hasto menunjukkan minim atau kurangnya daya imajinasi yang dimiliki. Tiga serangkai ini mesti dimaknai sebagai ‘semangat’ secara kontekstual," kata Kamhar melalui pesan singkat, Jakarta, Sabtu (12/11/2022).

Kamhar pun menyindir kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat ini. Menurutnya, kinerja pemerintah saat ini tidak mencerminkan perjuangan yang dilakukan tiga serangkai Soekarno-Hatta-Sjahrir di era kemerdekaan.

"Situasi yang hampir serupa meski tak sama saat ini tengah dihadapi sebagai bangsa. Negara kita kaya raya namun masih banyak kemiskinan, pengangguran naik dan banyak PHK tapi tenaga kerja asing di pertambangan terus meningkat," kritik Kamhar.

Kamhar juga mengkritisi bagaimana proses pemilihan pemimpin yang dilakukan secara demokratis di Indonesia, tetapi nyatanya sistem demokrasi dinilainya tidak dijalankan dengan baik. 

Di samping itu, lanjutnya, banyak janji pemerintahan saat ini yang tidak kunjung ditepati. Ditambah utang negara yang terus menumpuk sepanjang sejarah bangsa ini berdiri.

"Ironisnya lagi tanpa malu menakut-nakuti rakyat yang belum juga usai keresahan dan kesusahannya akibat terpaan pandemi Covid-19 dengan resesi ekonomi 2023 yang terbungkus kepentingan penundaan Pemilu," sentilnya.

"Praktik pembodohan dan ‘penjajahan’ ini yang mesti dilawan," tegas Kamhar.

Oleh sebab itu, Kamhar menyampaikan bahwa Koalisi Perubahan yang berisikan Partai Demokrat, Partai NasDem, dan PKS tidak hanya menawarkan soal calon presiden (capres) dan calon Wakil Presiden (cawapres).

"Tetapi tatanan baru pasca rezim Presiden Jokowi untuk merapikan ulang republik, menjemput keadilan sosial yang menjadi khidmat kita bernegara," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Politik Gaspol Mendeklarasikan Bacapres 2024, Najwa Shihab Beri Pujian: Bagus Dong

Partai Politik Gaspol Mendeklarasikan Bacapres 2024, Najwa Shihab Beri Pujian: Bagus Dong

News | Minggu, 13 November 2022 | 10:31 WIB

Anies Biang Kerok Hubungan Jokowi dengan Surya Paloh Renggang, Andi Sinulingga: Masa Presiden Sekerdil itu Jiwanya

Anies Biang Kerok Hubungan Jokowi dengan Surya Paloh Renggang, Andi Sinulingga: Masa Presiden Sekerdil itu Jiwanya

News | Minggu, 13 November 2022 | 09:42 WIB

Bantah Koalisi Bubar Sebelum Deklarasi, Anies Baswedan Sebut PKS dan Demokrat Sudah Bersiap: Insya Allah Dua Partai Ikut

Bantah Koalisi Bubar Sebelum Deklarasi, Anies Baswedan Sebut PKS dan Demokrat Sudah Bersiap: Insya Allah Dua Partai Ikut

| Minggu, 13 November 2022 | 08:57 WIB

Sebut Nama Jokowi, Surya Paloh Bocorkan Alasan Calonkan Anies Baswedan: Untuk Lanjutkan Keberhasilan yang Sudah Dicapai Saat Ini

Sebut Nama Jokowi, Surya Paloh Bocorkan Alasan Calonkan Anies Baswedan: Untuk Lanjutkan Keberhasilan yang Sudah Dicapai Saat Ini

| Minggu, 13 November 2022 | 08:25 WIB

Ahok Dikirim Tuhan Untuk Selamatkan Jakarta, Andi Sinulingga: Faktanya Mitologi Itu Ambruk!

Ahok Dikirim Tuhan Untuk Selamatkan Jakarta, Andi Sinulingga: Faktanya Mitologi Itu Ambruk!

News | Minggu, 13 November 2022 | 09:32 WIB

Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal Digelar 10 November, Mardani Ali Sera: Kami Lagi Lawan Oligarki

Deklarasi Koalisi Perubahan Gagal Digelar 10 November, Mardani Ali Sera: Kami Lagi Lawan Oligarki

News | Minggu, 13 November 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB