Sering Dibilang Antitesis Jokowi, Anies Baswedan Malah Sudah Siap Lanjutkan Pembangunan IKN

Ruth Meliana Dwi Indriani | Elvariza Opita
Sering Dibilang Antitesis Jokowi, Anies Baswedan Malah Sudah Siap Lanjutkan Pembangunan IKN
Anies Rasyid Baswedan menyampaikan orasi politik di depan massa Forum Ka'bah Membangun dan Forum Ulama Membangun di Grand Pacific Restaurant & Convention Hall, Yogyakarta, Rabu (16/11/2022). [Suarajogja.id / Hiskia Andika Weadcaksana]

Anies Baswedan memastikan akan melanjutkan program pembangunan IKN bila menjabat sebagai presiden 2024. Padahal program IKN banyak dikecam oposisi Jokowi saat ini.

Suara.com - Wacana pencapresan Anies Baswedan terus menimbulkan pro dan kontra. Salah satunya karena Anies yang dinilai sebagai sosok antitesis Presiden Joko Widodo yang memerintah saat ini.

Penilaian ini sudah dibantah oleh Partai NasDem selaku pengusung Anies, yang kini kembali ditegaskan oleh Anies.

Hal ini disampaikan Anies saat diwawancara Asyari Usman di kanal YouTube FNN TV. Anies saat itu ditanya soal pendapatnya terkait program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Awalnya Asyari menilai Jokowi saat ini sedang gelisah dengan kelanjutan proyek pembangunan IKN, karena itulah terkesan berusaha mengatur calon penerusnya nanti.

Baca Juga: Shin Tae-yong Dapat Pesan Khusus dari Jokowi

Diskusi Anies Baswedan dan jurnalis Asyari Usman soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digulirkan Presiden Joko Widodo di program Suhu Politik FNN. (YouTube/FNN TV)
Diskusi Anies Baswedan dan jurnalis Asyari Usman soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digulirkan Presiden Joko Widodo di program Suhu Politik FNN. (YouTube/FNN TV)

"Presiden Anies Baswedan akan melanjutkan itu apa tidak?" tanya Asyari di program Suhu Politik FNN, dikutip Suara.com, Jumat (18/11/2022).

"Sebuah program pemerintah itu bukan selera, tapi pelaksanaan konstitusi, melaksanakan undang-undang. Jadi segala hal yang sudah ada di konstitusi, undang-undang, maka siapapun yang disumpah untuk menjalankan program pemerintah harus melaksanakan selama itu di dalam undang-undang," jelas Anies.

Jawaban Anies ini kembali dikonfirmasi Asyari. Namun seperti sebelumnya, Anies tidak langsung melempar jawaban lugas.

"Saya akan melaksanakan undang-undang yang di dalamnya ada tentang IKN," tegasnya menambahkan.

Anies sendiri enggan memberikan pendapatnya mengenai program IKN karena telah diputuskan di pemerintahan Jokowi saat ini. Karena itulah sudah menjadi tugas lembaga eksekutif untuk menindaklanjutinya.

Baca Juga: Dikritik Thomas Doll, Shin Tae-yong Bawa-bawa Jokowi

"Itu adalah keputusan politik yang sudah dibuat sekarang dan bahkan sudah menjadi undang-undang sekarang. Selama undang-undang itu berlaku, maka siapapun presidennya, siapapun gubernurnya, dia harus melaksanakan undang-undang itu," kata Anies.

Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.

Partai NasDem Pernah Minta Anies Lanjutkan Proyek IKN

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Zulfan Lindan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Zulfan Lindan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Politikus Partai NasDem yang juga pernah mengungkit perihal "Anies antitesa Jokowi", Zulfan Lindan, ternyata juga pernah membahas soal kelanjutan pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

Zulfan menyebut pihaknya telah meminta Anies untuk berkomitmen melanjutkan pembangunan IKN. "Boleh dalam perjalanannya direvisi atau dikoreksi, tapi realisasikan pembangunan IKN tidak boleh gagal," terang Zulfan kepada KOMPASTV.

Zulfan menilai kepemimpinan baru tahun 2024 mendatang bisa jadi diiringi dengan situasi ekonomi yang semakin baik.

"Nanti kan ketika presiden baru kan ada refresh, kalau ada refresh kan situasi lebih stabil, ekonomi lebih baik, kecil lah itu bangun IKN, berapa triliun sih, enggak ada yang sulit," tutur Zulfan.